Anda di halaman 1dari 98

PENGENALAN DASAR TEKNIK

ELEKTRO
FITRIA SURYATINI
0808589

Pengenalan komponen elektronika


(aktif dan pasif)
Pengenalan alat-alat elektronika

Apa yang dimaksud dengan


elektronika?

ELEKTRONIKA
Elektronika merupakan ilmu yang
mempelajari alat listrik arus
lemah yang dioperasikan dengan
cara mengontrol aliran elektron
atau partikel bermuatan listrik
dalam suatu alat seperti
komputer, peralatan elektronik,
termokopel, semikonduktor, dan
lain sebagainya.

Sumber Energi Listrik


Terdapat dua sumber energi listrik yang terdiri
dari:
1. Sumber arus searah (DC), dapat dihasilkan
oleh sel listrik yang biasanya dikenal dengan
nama baterai
2. Sumber arus bolak balik (AC), dihasilkan dari
generator bolak-balik

SATUAN DASAR ELEKTRONIK


ARUS LISTRIK
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik
yang mengalir tiap satuan waktu. Satuannya
adalah Ampere (A)

Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau


penghantar listrik lainnya.

SATUAN DASAR ELEKTRONIK


TEGANGAN LISTRIK
Tegangan listrik adalah beda potensial
antara ujung-ujung penghantar. Satuannya
adalah Volt (V)
V=P/I
dimana :
P adalah daya (watt atau W)
I adalah arus (ampere atau A)
V adalah perbedaan potensial (volt atau V)

SATUAN DASAR ELEKTRONIK


DAYA/POWER LISTRIK
Daya listrik didefinisikan sebagai laju
hantaran energi listrik dalam rangkaian
listrik. Satuan SI daya listrik adalah watt.

HAMBATAN/ RESISTANSI
Hambatan atau resistansi satuannya adalah
ohm

LISTRIK
HUKUM OHM
Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar
sebanding dengan beda potensial
antara ujung-ujung penghantar itu jika suhu
penghantar tetap.
Dari pernyataan Ohm diatas dapat dirumuskan
bahwa,

Keterangan :
V = Beda Potensial (volt)
I = Kuat arus (ampere)
R = Hambatan (Ohm)

LISTRIK
HUKUM KIRCHOFF
1. Hukum Kirchoff I
Jumlah arus yang menuju (masuk) titik percabangan
sama dengan arus yang meninggalkan (keluar) dari titik
percabangan
sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut,

I1 + I2 + I3 = I4 + I5

LISTRIK
2. Hukum Kirchoff II
Dalam sebuah rangkaian tertutup jumlah
gaya gerak listrik (E) sama dengan jumlah
penurunan potensial (i.R)
sehingga dapat dirumuskan,

1.
2.
3.
4.

Apa yang dimaksud dengan elektronika?


Apa itu arus listrik?
Bagaimanakah rumus hukum ohm?
Sebutkan satuan tegangan, arus, dan
daya?
5. Jika diketahui tegangan sebesar 12 V
dan arus sebesar 2 A, berapakah daya
listriknya?

KOMPONEN ELEKTRONIKA

Elektronika mempunyai 2
komponen diantaranya yaitu :
1. Komponen Pasif
2. Komponen Aktif

KOMPONEN PASIF
Komponen pasif merupakan komponen
yang dapat bekerja tanpa sumber
tegangan. Komponen pasif terdiri
dari :
1. Resistor atau tahanan,
2. kapasitor atau kondensator,
3. induktor atau kumparan.

KOMPONEN AKTIF
Komponen aktif merupakan komponen
yang tidak dapat bekerja tanpa
adanya sumber tegangan.
Komponen aktif terdiri dari dioda dan
transistor.

RESISTOR

RESISTOR
Resistor adalah komponen elektronika yang
terbuat dari carbon yang bersifat sebagai
tahanan / penghambat arus.
Hambatan disingkat dengan huruf R. Satuan
Resistor adalah Ohm ().
Penemunya adalah George Simon Ohm (17871854), seorang ahli fisika bangsa Jerman.
Simbol

RESISTOR
Resistor berfungsi sebagai pengatur atau untuk
membatasi jumlah arus yang mengalir dalam
suatu rangkaian. Juga dapat berfungsi sebagai
pembagi arus dan pembagi tegangan.
Resistor terbagi menjadi :
a. Fixed resistor ( resistor tetap ) adalah resistor
yang ukurannya tetap.
b. Variable resistor adalah resistor yang ukurannya
dapat dirubah.

FIXED RESISTOR

VARIABLE RESISTOR

Variable resistor ada 5 jenis yaitu :


a. Potensiometer
b. Trimmer Potensio (Trimpot)
c. NTC (Negative Temperatur Coefficient)
d. PTC (Positive Temperatur Coefficient)
e. LDR (Light Dependence Resistor)

Potensiometer dan Trimpot

Tahanan dalam potensiometer dapat dibuat dari bahan


carbon dan ada juga dibuat dari
gulungan kawat yang disebut potensiometer wirewound.
Untuk digunakan pada voltage yang
tinggi biasanya lebih disukai jenis wirewound.

Resistor Peka Suhu

Nilai resistansi thermistor tergantung dari suhu.


Ada dua jenis yaitu :
1. NTC (negative temperature coefficient), resistansinya kecil
bila panas dan makin dingin makin besar.
2. PTC (positive temperature coefficient), resistensi kecil bila
dingin dan membesar bila panas.

LDR (Light Dependent Resistor)

LDR (Light Dependent Resistor) adalah suatu


komponen elektronik yang resistansinya tergantung
pada intensitas cahaya.
Jika intensitas cahaya semakin besar maka
resistansi LDR semakin kecil, jika intensitas cahaya
semakin kecil maka resistansi LDR semakin besar.

DAFTAR KODE WARNA RESISTOR

CONTOH PEMBACAAN KODE WARNA RESISTOR

Resistor dengan gelang warna :


I. Coklat : 1
II. Hitam : 0
III. Merah : 00
IV. Emas : 5%
Jadi nilai resistor tersebut adalah 1000 Ohm atau 1 K Ohm
dengan toleransi 5% artinya nilai aslinya bisa berkisar
antara 950 Ohm 1050 Ohm. Angka 950 didapat dari
1000 (1000 x 5%) dan 1050 Ohm dari 1000 + (1000 x
5%).

GABUNGAN RESISTOR
Resistor Hubung Seri
Resistor yang dihubungkan seri nilai hambatannya adalah Rt
= R1 + R2 + R
Misal : 1K Ohm + 1K Ohm = 2K Ohm

Resistor Hubung Paralel


Resistor yang dihubungkan paralel hasilnya adalah 1/Rt =
1/R1 + 1/R2 + 1/R ..
Misal : 1K Ohm diparalel dengan 1K Ohm hasilnya adalah 0,5
K Ohm.

KAPASITOR

KAPASITOR/ KONDENSATOR

Adalah komponen yang terdiri dari 2 pelat


logam yang dipisahkan dengan isolator.
Sifat kapasitor adalah dapat menerima
arus listrik dan menyimpannya dalam
waktu yang relatif.
Satuan kapasitor adalah Farad (F).
Ditemukan oleh Michael Faraday (17911867)

KAPASITOR
Kapositor Polar (Kondensator)
mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif
serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung

Kapasitor Non Polar (Kapasitor)


kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak
mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya

KAPASITOR

Fungsi Kapasitor
1. Sebagai kopling antara rangkaian yang satu
dengan rangkaian yang lain (pada PS)
2. Sebagai filter dalam rangkaian PS
3. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian
antenna
4. Untuk menghemat daya listrik pada lampu
neon
5. Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila
dipasang pada saklar

KAPASITOR

Jenis-Jenis Kapasitor
1. Kapasitor tetap: Kondensator
keramik, polyster, kertas, dan elco.
2. Kapasitor Variabel

KONDENSATOR

Jenis-Jenis Kondensator:
1. Kapasitor tetap ialah suatu kondensator
yang nilainya konstan dan tidak
berubahubah. Contohnya Kondensator
keramik, polyster, kertas, dan elco.
2. Kapasitor Variabel ialah jenis
kondensator yang kapasitasnya bisa
diubah-ubah

KONDENSATOR KERAMIK

Mempunyai kapasitas mulai dari beberapa piko


Farad sampai dengan ratusan Kilopiko Farad
(KpF). Dengan tegangan kerja maksimal 25 volt
sampai 100 volt, tetapi ada juga yang sampai
ribuan volt.

Cara Membaca Kapasitor Keramik / Mika / Mylar


Misalnya di badan kapasitor tersebut tertera tulisan 103 artinya :
Angka I : melambangkan angka
Angka II : melambangkan angka
Angka III : melambangkan jumlah nol & ukurannya dalam piko
Farad.
Jadi nilai kapasitor tersebut adalah 10.000 pF = 10 nF = 0,01uF.

KAPASITOR POLYESTER

Pada dasarnya sama saja dengan kondensator


keramik begitu juga cara menghitung
nilainya.
Bentuknya persegi empat seperti permen.
Biasanya mempunyai warna merah, hijau,
coklat dan sebagainya

Kondensator elektrolit atau Electrolytic


Condenser (Elco)
Adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung,
mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif ditandai
oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek
negatif atau yang dekat tanda minus ( - ) adalah kaki
negatif.

Cara Membaca Elektrolit Kondensator (Elco)

Cara Membaca Elektrolit


Kondensator (Elco)

Misalnya dibadan Kapasitor tertera tulisan 10uF/16v


berarti Kapasitor tersebut memiliki kapasitansi10
mikro farad dan tegangan kerjanya maksimal 16v.

KONDENSATOR VARIABEL

Kondensator variabel dan trimmer adalah


jenis kondensator yang kapasitasnya bisa diubahubah

INDUKTOR

INDUKTOR

Induktor adalah komponen elektronik pasif yang


dapat menghasilkan tegangan listrik berbanding
lurus dengan perubahan sesaat dari arus listrik
yang mengalir melaluinya. Induktor dapat
menimbulkan medan magnet sesuai dengan
kebutuhan.
Satuannya adalah Henry (H)
Simbol dan bentuk

INDUKTOR

Fungsi induktor :
1.Menghasilkan medan magnetik apabila ada
perubahan frekuensi/tegangan (AC) dan
tegangan atau arus (DC)
2.Berfungsi sebagai rangkaian penapis
frekuensi bersama-sama kapasitor.

KODE WARNA INDUKTOR

Relay
Relay

Simbol

Adalah sejenis sakelar automatik yang


dikendalikan oleh arus listrik yang diubah
menjadi medan magnet

DIODA

DIODA
Dioda adalah komponen elektronik yang
terbuat dari unsur semikonduktor.
Bahan ini adalah silikon atau germanium.
Dioda silikon bekerja pada tegangan 0.7 VDC
dan dioda germanium bekerja pada tegangan
0,3 VDC.
Contoh dioda : IN 4148, IN4002, IN 4003, dll.
Simbol

DIODA
Fungsi Dioda
1.Sebagai penyearah
2.Sebagai pengaman rangkaian dari
kemungkinan terbaliknya polaritas

Sifat dioda
1.

Jika diberi arah maju/ FORWARD BIAS


(tegangan positif => anoda dan tegangan negatif
=> katoda), dioda akan menghantarkan arus.

Sifat dioda
2.Jika diberi arah mundur (tegangan positif =>
katoda dan tegangan negatif => anoda) tidak
akan menghantarkan arus.

Jenis-jenis dioda

DIODA ZENER
Terbuat dari bahan silikon. Biasanya digunakan pada
rangkaian power supply dimana fungsinya adalah
sebagai penstabil arus. Meskipun arus AC yang dirubah
ke DC berubah-ubah, tidak akan berpengaruh jika
terdapat dioda zener ini.
Sifat Dioda Zener
1.Tegangan yang dicapai maksimal rata-rata 0,7 s/d 12 volt
2.Hanya tahan terhadap arus kecil, maksimal 1 s/d 50 mA
3.Hampir tidak ada tegangan yang hilang jika sudah
melewati dioda zener.
Contoh dioda zener : zener 6 volt, zener 12 volt, dll

DIODA ZENER
Simbol dan Bentuk Fisik

Aplikasi dalam Rangkaian

LED (LIGHT EMITTING DIODE)


LED adalah dioda yang dapat mengeluarkan
cahaya. Di dalam LED terdapat sejumlah zat
kimia yang akan mengeluarkan cahaya jika
elektron-elektron melewatinya.
LED lebih sering dipakai sebagai indikator
dalam suatu alat.
Simbol dan Bentuk

FOTODIODA
Fotodioda adalah jenis dioda yang berfungsi
mendeteksi cahaya. Fotodioda merupakan sensor
cahaya semikonduktor yang dapat mengubah
besaran cahaya menjadi besaran listrik.
Simbol dan bentuk

Prinsip kerjanya semakin besar intensitas cahaya


tahanannya semakin kecil dan sebaliknya.

TRANSISTOR

TRANSISTOR
Merupakan komponen elektronika
yang terdiri dari tiga lapisan
semikonduktor sebagai contoh NPN
dan PNP.
Transistor mempunyai tiga kaki yang
disebut dengan Emitor (E), Basis/Base
(B) dan Kolektor/collector (C).

Simbol Transistor

TRANSISTOR

Fungsi Transistor :
1.Sebagai penguat arus, tegangan dan
daya (AC dan DC)
2.Sebagai Saklar/ Switch Elektronik

Silicon Controlled Rectifier(SCR)

Simbol

SCR berfungsi sebagai sakelar dan mengalirkan


arus listrik mengalir seperti dioda.
Ia mempunyai 3 kaki, iaitu :
Gate (G)
Anode (A)
Cathode (K)

INTEGRATED CIRCUIT (IC)


IC adalah gabungan dari beberapa komponen yang disatukan. Untuk
menetukan baik tidaknya IC tidak bisa diukur dengan multitester
tapi langsung dicoba ke rangkaian.
IC memiliki seri-seri tertentu. IC ada yang memiliki 3 pin, 8 pin, 16
pin, dan sebagainya. Pin no 1 biasanya ditandai dengan lingkaran
kecil dekat pin tersebut. Contoh IC : LM741, LM 7812, 74LS14, dll.

Komponen SMD

Saklar

Saklar
Saklar adalah sebuah perangkat yang
digunakan untuk memutuskan jaringan listrik,
atau untuk menghubungkannya. Jadi saklar
pada dasarnya adalah alat penyambung atau
pemutus aliran listrik. Selain untuk jaringan
listrik arus kuat, saklar berbentuk kecil juga
dipakai untuk alat komponen elektronika arus
lemah.

PERKAKAS ELEKTRONIKA

Gergaji

Obeng

Bor

Tang

SOLDERING
soldering adalah proses penyambungan
antara komponen elektronika dengan cirkuit
pada pada PCB (Printed Circuit Board).
Baik buruknya koneksi antar komponen dalam
cirkuit (sistem) sangat dipengaruhi dari baikburuknya soldering yang dilakukan.

JENIS-JENIS SOLDER
1. Solder biasa

JENIS-JENIS SOLDER
2. Solder dengan kontrol suhu

JENIS-JENIS SOLDER
3. Solder Uap / blower / Hot air

ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN


1. Solder

2. Mata Solder

3. Timah

4. Spons

ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN


5. Penyedot Timah

Proses Penyolderan

HASIL PENYOLDERAN YANG BURUK

HASIL PENYOLDERAN YANG BAIK

PAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA

printed circuit board atau PCB

Papan sirkuit cetak (printed circuit board atau


PCB) adalah sebuah papan yang penuh dengan
sirkuit dari logam yang menghubungkan
komponen elektronik satu sama lain tanpa
kabel.

Project Board/Bread Board/Wish Board

Dengan menggunakan Project board kita dapat


memasang komponen elektronika secara tidak
permanen. Pada project board, untuk
menghubungkan antar komponen tidak perlu di
solder karena pada papan ini sistem hubungnya
(interkoneksi) yang dapat menjepit komponen.

Alat ukur listrik

ALAT UKUR LISTRIK

Cara Memasang

MULTIMETER / AVOMETER
Multimeter adalah suatu alat yang dipakai
untuk menguji atau mengukur komponen
disebut juga Avometer, dapat dipakai
untuk mengukur ampere, volt dan ohm
meter.
Jenis multimeter :
1. Multimeter Analog
2. Multimeter Digital

MULTIMETER ANALOG

1. Papan skala

7. Batas ukur AC volt (acv)

2. Jarum penunjuk skala

8. Batas ukur ampere meter DC

3. Pengatur jarum skala

9. Saklar pemilih

4. Knop pengatur nol ohm

10. Test pin positif (+)

5. Batas ukur ohm meter

11. Test pin negatif (-)

6. Batas ukur DC volt (dcv)

MULTIMETER DIGITAL

MENGUKUR AMPERE (ARUS LISTRIK)

Mengukur Tegangan (Volt)

Mengukur Tegangan

Mengukur Hambatan

Osciloscope

LCR Meter

SEMOGA BERMANFAAT

TERIMAKASIH