Anda di halaman 1dari 14

NAMA

: AMILIAH
NPM
: A1F014002
DOSEN : RITA SINTHIA,S.Psi.,M.Psi
MATKUL : PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN PADA REMAJA

Pengertian Pertumbuhan dan


Perkembangan
Pertumbuhan

: Perubahan secara
fisiologis
sebagai hasil dari
proses
pematangan fungsifungsi fisik
yang berlangsung
secara
normal dan dalam
waktu
tertentu.
Perkembangan:Perubahan aspek
psikologis
dan aspek sosial.

4 Kategori Perubahan

Perubahan dalam Ukuran


Pertumbuhan dapat berbentuk pertambahan
ukuran panjang atau tinggi maupun berat
badan.Organtubuh yang mengalami perubahan
ukuran antara lain: volume otak yang membawa
akibat terjadinya perubahan kemampuan.
Perubahan dalam Perbandingan
Dilihat dari sudut fisik terjadi perubahan
proporsional antara kepala,anggota badan,dan
anggota antara besarnya kepala dengan anggota
badan,semakin bertambah umur maka semakin
bertambah besar.
Berubah untuk Mengganti Hal-Hal yang
Lama
Misal,bahasa bayi yang tidak jelas dan
kadang-kadang berbicara cadel semakin

Berubah untuk Memperoleh Hal-Hal yang


Baru

Banyak hal-hal baru diperloh selama


perkembangan sesuai dengan keadaan
dan
tingkatan perkembangannya.Dilihat dari
segi
mental,akan bertambah perbendaharaan
kata dan kekayaan bahasa seorang
anak.Nilai dan norma moral semakin
meningkat,serta berbagai
pengetahuan akan diperoleh terutama di
lingkungan pendidikan formal.

Tugas-Tugas Perkembangan
Havighurst mengemukaan 10 jenis tugas perkembanagn
remaja,yaitu:
Mencapai hubungan dengan teman lawan jenisnya secara
lebih memuaskan dan matang.
Mencapai perasaan seks dewasa yang diterima secara
sosial.
Menerima keadaan badannya dan menggunakannya
secara efektif.
Mencapai kebebasan emosional dari orang dewasa.
Mencapai kebebasan ekonomi.
Memilih dan menyiapkan suatu pekerjaan.
Menyiapkan perkawinan dan kehidupan berkeluarga.
Mengembangkan keterampilan dan konsep intelektual
yang perlu bagi warga negara yang kompeten.
Menginginkan dan mencapai tingkah laku yang
bertanggung jawab secara sosial.
Menggapai suatu perangkat nilai yang digunakan sebagai

Hukum-Hukum Pertumbuhan dan


Perkembangan

Hukum

Chepalocoudal
Hukum ini berlaku pada pertumbuhan fisik yang
menyatakan bahwa pertumbuhan fisik dimulai dari
kepala ke arah kaki.

Hukum Proximodistal
Hukum yang berlaku pada pertumbuhan fisik yang
berpusat pada sumbu dan mengarah ketepi.

Perkembangan Terjadi dari Umum ke Khusus


Misal,anak
akan
lebih
mampu
lebih
dahulu
menggerakkan
tubuhya sebelum ia bisa menggunakan kedua
tungkainya untuk
menyanggabatang tubuhnya,melangkah dan berjalan

Lanjutan
Perkembangan

Berlangsung dalam TahapanTahapan Perkembangan


Penahapan dalam perkembangan manusia
meliputi: masa pra-lahir,masa jabang bayi(0-2
minggu),masa bayi(2 minggu-1 tahun),masa anak
pra-sekolah (1-5 tahun),masa sekolah (6-12
tahun),masa remaja (13-21 tahun),masa dewasa
(21-65 tahun),dan masa tua(65 tahun ke atas).
Hukum Tempo dan Ritme Perkembangan
Ritme atau irama perkembangan akan semakin
jelas tampak pada saat kematangan fungsifungsi.Pada saat itulah adanya selingan di antara
cepat dan lambatnya perkembangan,yang kurang
lebih tetap sifatnya.

Karakteristik Pertumbuhan
dan Perkembangan pada
Remaja
1.Remaja Menurut Hukum
Dalam hubungannya dengan
hukum,tampaknya hanya undang-undang
perkawinan saja yang mengenal konsep
remaja walaupun tidak secara terbuka.Usia
minimal untuk menikah menurut undangundang perkawinan disebutkan 16 tahun
untuk wanita dan 19 tahun untuk pria.Waktu
antara 16 dan 19 sampai 22 tahun ini
disejajarkan dengan pengertian remaja
dalam ilmu-ilmu sosial lain.

2.Remaja ditinjau dari Sudut


Perkembangan Fisik
Dalam ilmu kedokteran dan ilmuilmu lain yang terkait,remaja
dikenal sebagai suatu tahap
perkembangan fisik dimana alatalat kelamin manusia mencapai
kematangannya.Masa
pematangan fisik ini berjalan
kurang lebih 2 tahun dan
dinamakan dengan masa
pubertas.

3.Batasan remaja menurut WHO


Remaja adalah suatu masa pertumbuhan dan
perkembangan di mana:
a) Individu berkembang dari saat pertama kali
ia menunjukkan tanda-tanda seksual
sekunder sampai saat mencapai
kematangan
seksual.
b) Individu mengalami perkembangan psikologi
& pola identifikasi dari kanak-kanak menjadi
dewasa.
c) Terjadi peralihan dari ketergantungan sosialekonomi yang penuh kepada keadaan yang
relatif lebih mandiri.

4. Remaja ditinjau dari faktor sosial


psikologis
Puncak perkembangan jiwa itu ditandai dengan
adanya proses perubahan dari kondisientropyke
kondisinegen-tropy.
Entropy : keadaan dimana kesadaran manusia
masih
belum tersusun rapi.
Negentropy: keadaan dimana isi kesadaran tersusun
dengan baik, pengetahuan yang satu
terkait
dengan perasaan atau sikap.
5. Definisi remaja untuk masyarakat Indonesia
Sebagai pedoman umum untuk remaja Indonesia
dapat digunakan batasan usia 11-24 tahun dan
belum menikah.

Jenis-Jenis Kebutuhan dan


Pemenuhannya
Pada umumnya kebutuhan terbagi menjadi 2,yaitu:
1. Kebutuhan Primer:kebutuhan pokok
2. Kebutuhan Sekunder:kebutuhan tambahan
Berikut jenis-jenis kebutuhan remaja,antara lain:
.Kebutuhan organik,yaitu makan,minum,berrnafas,dan
seks;
.Kebutuhan emosional,yaitu kebutuhan untuk
mendapatkan simpati dan pengakuan dari pihak
lain,dikenal dengan nAfff;
.Kebutuhan berprestasi need of achievement (yang
dikenal dengan nAch),yang berkembang karena
didorong untuk mengembangkan potensi yang dimiliki
dan sekaligus menunjukkan kemampuan psikofisis
.Kebutuhan untuk mempertahankan diri dan
mengembangkan jenis.

Masalah dan Konsekuensi


yang di Hadapi Remaja
1. Upaya untuk dapat mengubah sikap dan
perilaku kekanak-kanakan menjadi sikap dan
perilaku dewasa,tidak semuanya dapat dengan
mudah dicapai baik oleh remaja laki-laki maupun
perempuan.Kegagalan dalam mengatasi hal
tersebut dapat membuat remaja menjadi keras
atau sebaliknya bersikap tidak percaya diri.
2. Seringkali para remaja mengalami kesulitan
menerima perubahan-perubahan fisiknya.Hal ini
Disebabkan tubuhnya dirasa kurang serasi.
Ketidakserasian ini sering menimbulkan kejengkelan
pada remaja.

3.Dalam memasuki kehidupan


bermasyarakat,remaja yang terlalu
mendambakan kemandirian,dalam
arti menilai dirinya cukup mampu
mengatasi problema
kehidupan,kebanyakan akan
menghadapi berbagai
masalah,terutama masalah
penyesuaian emosional,seperti
perilaku yang over
acting,lancangdan semacamnya.