Anda di halaman 1dari 43

Risiko Perubahan

Tingkat Suku Bunga


Rosalia Octaviani
Bulan Rahma Nindita
Putri Maulida

Sub Bab Pembahasan


1

Karakteristik Risiko Perubahan Tingkat


Suku Bunga
Pengukuran Risiko Perubahan Tingkat
Bunga: Metode Repricng
Pengukuran Risiko Perubahan Tingkat
Bunga: Metode Maturity Model
Pengukuran Risiko Perubahan Tingkat
Bunga: Metode Duration

Karakteristik Perubahan Tingkat


Bunga
Perubahan tingkat bunga dapat menyebabkan
perusahan menghadapi dua tipe risiko
Risiko Perubahan Pendapatan

Risiko Perubahan Nilai Pasar

Risiko Perubahan
Pendapatan
Perubahan tingkat bunga bisa
menyebabkan perubahan pendapatan

Risiko Penginvestasian kembali

Risiko Pendanaan Kembalu

Risiko Penginvestasian
Kembali
Aset

Pasiva

Obligasi: jangka waktu 1 tahun,


bunga: 12% per tahun

Obligasi jangka waktuu 2 tahun


dengan bunga 10% per tahun
selama dua tahun.

Untuk tahun ke 1:
Perusahaan memperoleh penghasilan bunga
sebesar 12% dan membayar bunga (pendanaan)
10%. Oleh karena itu perusahaan ini
mendapatkan keuntungan sebesar 2% (12%-10%)

Lalu bagaimana dengan tahun kedua?

12%

Kurang dari
10%

Maka
perusahaan
akan tetap
mendapatkan
keuntungan

maka
perusahaan
akan
mendapatkan
kerugian

Risiko Pendanaan Kembali


Aset

Pasiva

Obligasi: jangka waktu 2tahun,


bunga: 12% per tahun

Obligasi jangka waktuu 1 tahun


dengan bunga 10% per tahun
selama.

Untuk tahun 1:
perusahaan memperoleh pengahasilan bunga
sebesar 12% dan membayar kewajiban sebesar
10%. Maka demikian perusahaan dapat
memperoleh keuntungan sebesar 2% (12%-10%)

Lalu bagaimana dengan tahun kedua?

10%

Perusahaan
akan tetap
mendapat
keuntungan

Diatas 12%

Maka
perusahaan
akan
mengalami
kerugian

Harga Pasar
Aset

Pasiva

Obligasi jangk waktu 10 tahun


Nilai Nominal Rp 1 juta, Kupon
Bunga 10%
Nilai pasar: 1 juta

Obligasi jangka waktuu 2 tahun


Nilai Nominal: Rp 1 juta
Kupon bunga 10%
Nilai Pasar: 1 juta

Misal, tingkat bunga pasar yang berlaku 10%. Maka


nilai obligasi yang menjadi aset dan obligasi kewajiban
adalah

Misal, tingkat bunga pasar yang berlaku naik menjadi


12%. Maka nilai obligasi yang menjadi aset dan
obligasi kewajiban adalah

Pengukuran Risiko perubahan


tingkat Bunga:

Metode
Penilaian
Kembali

Metode Jangka
Waktu

Metode Durasi

Metode Penilaian Kembali


Metode penilaian kembali (repricing model) mencoba
mengukur risiko perubahan tingkat bunga terhadap
pendekatan pendapatan
Untuk melihat bagaimana perubahan tingkat bunga
terhadap perubahan pendapatan tersebut. Langkahlangkahnya adalah:
1. Mengidentidikasi dan mengelompokan aset dan
kewajiban yang sensitif terhadap perubahan
tingkat bunga
2. Menghitung Gap antara aset dan kewajiban yang
sensitif terhadap perubahan tingkat bunga dan
menghitung perubahan pendapatan

Langkah 1: mengidentifikasi dan


mengelompokkan aset dan
kewajiban yang sensitif terhadap
perubahan tingkat bunga
RSA (Rate Sensitive Aset) = Aset yang sensitif terhadap
perubahan bunga

RSL (Rate Sensitive Liabilities) = kewajiban yang sensitif


terhadap perubahan bunga

Langkah 2: Menghitung Gap


antara aset dan kewajiban yang
sensitif terhadap perubahan
tingkat bunga dan menghitung
perubahan pendapatan
GAP = RSA - RSL

Perubahan Pendapatan = (GAP) x (Bunga)

Gap sebagai Indikantor Risiko


Tingkat Bunga
GAP = RSA - RSL

Jika gap suatu bank negatif, jika bunga naik maka


kenaikan bunga akan merugikan bank tersebut.

GAP RATIO =

Gap ratio bermanfaat karena memberikan


informasi besarnya gap relatif terhadap total aset

Perubahan Tingkat Bunga yang


berbeda untuk aset dan kewajiban
pendapatan bersih = pendapatan bunga - biaya
bunga

Contoh: RSA sebesar Rp 23 Miliar, RSL sebesar Rp


26Miliar. Misalkan tingkat Bunga aset berubah
2%, sementara untuk kewajiban meningkat 1%
pendapatan bersih = (Rp 23 Milyar)(0,02) (Rp 26
Milyar)(0,01)
= Rp 460 juta Rp 260 juta
= Rp 200 juta

PENGUKURAN RISIKO PERUBAHAN TINGKAT


BUNGA: METODE JANGKA WAKTU (MATURITY
MODEL)
Obligasi untuk Investasi
Dipegang hingga jatuh tempo mencatat
nilai historis Pendapatan dari kupon
bunga

Metode Repricing
Tidak memperhatikan efek perubahan nilai pasar
dari perubahan tingkat bunga

PENGUKURAN RISIKO PERUBAHAN TINGKAT


BUNGA: METODE JANGKA WAKTU (MATURITY
MODEL)
Obligasi untuk Trading
Jual beli sekuritas mencatat nilai pasar
obligasi Pendapatan dari selisih NB
dengan NP

Metode Repricing
Mengukur perubahan harga pasar aset akibar
perubahan tingkat bunga

Aktiva

Pasiva

1. Obligasi jangka waktu 10


tahun
Nilai nominal Rp 10 juta,
kupon bunga= 15%

Kewajiban
Pinjaman jangka pendek, bunga
15% jangka waktu 2 tahun, nilai
nominal = Rp 180 juta

2. Obligasi jangka waktu 20


tahun
Nilai nominal Rp 10 juta,
kupon bunga= 15%

Ekuiitas
Modal saham Rp 2 juta

Total aset
20 juta
Yield =
15%

Rp

Total Pasiva
Rp 20juta

Harga Pasar = Nilai


Nominal

Yield =
17%

Obligasi Aset 1 =
Pv Nominal
= Rp 10jt x 0.20804
=
Rp 2.080.400
Pv Bunga
= Rp 10jt x 15% x 4.65860 =
Rp 6.987.900
Nilai Obligasi
= Rp 9.068.300
Obligasi Aset 2 =
Pv Nominal
= Rp 10jt x 0.04328
= Rp
433.800
Pv Bunga
= Rp 10jt x 15% x 5.65860= Rp
8.441.655
Nilai Obligasi
=
Rp 8.874.455

Pinjaman =
Aktiva
Pasiva
Pv Nominal
= Rp 18jt x 0.73051
= Rp
1. Obligasi Aset13.149.244
1
Rp
Kewajiban
9.068.300 Pv Bunga
= RPPinjaman
18jt x 15% x 1.58521 = RpRp
2. Obligasii Aser4.280.079
2
Rp
17.429.423
8.874.455 Nilai Pinjaman
= Rp
Ekuiitas
17.429.423
Modal saham
Rp
559.677

Maturity Mismatch
Ketidaksesuaian jangka waktu aset dengan
kewajiban risiko perubahan tingkat bunga
semakin besar

Maturity of Asset (MA)


= (10 juta / 20 juta) (10 tahun) + = (10 juta / 20 juta)
(10 tahun) = 15 tahun

Maturity of Liability (ML)


= (18 juta / 18 juta) x 2 tahun = 2 tahun

GAP jangka waktu = MA ML = 15 tahun -2


tahun = 13 tahun
Semakin besar GAP jangka waktu, semakin besar risiko
perubahan tingkat bunga

IMUNISASI DENGAN METODE JANGKA WAKTU

MA = ML
Aktiva

Pasiva

1. Obligasi jangka waktu 10


tahun
Nilai nominal Rp 10 juta,
kupon bunga= 15%

Kewajiban
Pinjaman jangka pendek, bunga
15% jangka waktu 15 tahun, nilai
nominal = Rp 180 juta

2. Obligasi jangka waktu 20


tahun
Nilai nominal Rp 10 juta,
kupon bunga= 15%

Ekuiitas
Modal saham Rp 2 juta

Total aset
MA = 15
20 juta
TH

Rp

ML = 15
Total Pasiva
TH
Rp 20juta

Yield =
15%

Yield =
17%

Harga Pasar = Nilai


Nominal

Aktiva

1. Obligasi Aset 1
9.068.300
2. Obligasii Aser 2
8.874.455

Pasiva
Rp
Rp

Kewajiban
Pinjaman
16.083.294
Ekuiitas
Modal saham
1.859.461

Total aset
17.842.755

Rp

Total Pasiva
17.842.755

Rp

Rp
Rp

PENGUKURAN RISIKO PERUBAHAN TINGKAT


BUNGA: METODE DURASI (DURATION
MODEL)
Obligasi

Perincian

Nilai nominal Rp 1 juta, jangka waktu


satu tahun, kupon bunga= 10%, dibayarkan
setiap semester

Nilai nominal Rp 1 juta, jangka waktu


satu tahun, kupon bunga= 10%, dibayarkan
setiap tahun

Durasi : Rata-rata tertimbang jangka waktu aliran


kas dengan pembobot proporsi PV dari tiap
aliran kas..
Memperhitungkan timing dari setiap aliran kas

MENGHITUNG DURASI OBLIGASI


Waktu

Obligasi
A

df (5%)

PV Kas

(1)

(2)

(3)

(4) = (2)
x(3)

Rata-rata
tertimba
ng
(5)

0,95238

50.000
47.619 0,0238
1
1.050.0 0,90702
147.619
952.381 Rata-rata
0,9524
0,0238
00
9

Obligasi
Waktu
df (5%)
PV Kas
tertimba
1.000.0
1.000.000 B
ng
0,9762
00
(1)
(2)
(3)
(4) = (2)
(5)
x(3)

1.100.000 0,909091 1.000.000


1
Durasi Obligasi A lebih pendek karena
aliran kas1 yang
1.000.000
diterima lebih awal

Obligasi
Tanpa
Kupon

Obligasi
Consol

Obligasi yang ridak mempunyai jatuh


tempo.
Dc = 1 + (1/R)

Karakteristik Durasi
Meningkat jika jangka waktu aset
semakin panjang
Menurun jikayieldmeningkat
Menurun jika kupon bunga meningkat

Jangka waktu aset semakin


panjang
Jangka waktu menjadi 2 tahun:
Tahun

(1)
0,5
1
1,5
2

Aliran
Kas

(2)
50.000
50.000
50.000
1.050.00
0

PVIF (5%)

(3)
0,952381
0,907029
0,863838
0,822702

Present
ValueAlir
an Kas

Proporsi Rata-rata
PV Aliran tertimba
Kas
ng
jangka
waktu

(4)=(2)x(
3)

(5)

(6)=(5)x(
1)

47.619,05
45.351,47
43.191,88
863.9837,
6
1.000.000

0,047619
0,045351
0,043192
0,863838

0,02381
0,045351
0,064788
1,727675
1,861624

Yield meningkat
Meningkat menjadi 12%:
Tahun

(1)
0,5
1

Aliran
Kas

PVIF (6%) Present


Proporsi Rata-rata
ValueAlira PV Aliran tertimba
n Kas
Kas
ng
jangka
waktu
(2)
(3)
(4)=(2)x(3
(5)
(6)=(5)x(
)
1)
50.000
0,943396 47.169,81 0,04805 0,0240
1.050.00 0,889996 93.4490,3 1
0,9519
981.666,1 0,95294 0,9759
9
1

Kupon bunga meningkat


Meningkat menjadi 15%
Tahun

(1)
0,5
1

Aliran
Kas

PVIF (5%) Present


Proporsi Rata-rata
ValueAlira PV Aliran tertimba
n Kas
Kas
ng
jangka
waktu
(2)
(3)
(4)=(2)x(3
(5)
(6)=(5)x(
)
1)
75.000
0,952381 71.428,57 0,06825 0,0341
1.075.00 0,907029 975.056,7 6
0,9318
0
1,046485 0,93174 0,9659
4
1

Interpretasi Ekonomi
Durasi

Hubungan antara durasi dengan


perubahan harga

dP/P = - D [ dR/(1+R)]
dP/P = - MD . dR

Contoh:
Ada obligasi dengan nilai nominal Rp1 juta,
kupon bunga 10%, jangka waktu 5 tahun.
Tingkat bunga yang berlaku sama dengan
kupon, yaitu 10%. Misalkan tingkat bunga
naik menjadi 10,1%, berapa perubahan harga
obligasi tersebut? Dengan durasi obligasi
adalah 4,1699

dP/P = - D [ dR/(1+R)]
dP/P = -4,1699 (0,001/(1+0,1))
dP/P = -0,003791 atau -0,3791%

Imunisasi dengan
Metode Durasi
Ketidaksesuaian Durasi Aset dengan
Kewajiban
Imunisasi Modal Saham
Imunisasi Rasio Modal

Ketidaksesuaian Durasi Aset


dengan Kewajiban

Diketahui:

Aktiva

Pasiva

Obligasi jangka waktu 10 Pinjaman


jangka
pendek,
tahun
bunga 15%
Nominal minimal Rp 10 Jangka waktu 2 tahun
juta
Nilai nominal Rp 18 juta
Kupon bunga 15%
Obligasi jangka waktu 20
tahun
Modal saham Rp 2 juta
Nilai nominal Rp 10 juta
Kuponbunga
bunga 15%
Tingkat
yang berlaku 15%, durasi
Total asetRp Total pasivaRp
obligasi
20 jutaaset pertama adalah
20 juta 5,77 tahun ;

durasi obligasi aset kedua 7,189 tahun,


durasi untuk kewajiban 1,87 tahun

Durasi Aset:
DA =10juta/20juta)(5,77) + (10juta/20juta)
(7,198)
DA = 6,48 tahun
Durasi Kewajiban:
DL = 1,87 tahun
Gap Durasi = DA-DL = 6,48-1,87 = 4,61 tahun
Gap (+) : Apabila tingkat bunga naik, bank
rugi
Gap (-) : Apabila tingkat bunga naik, bank
untung

Imunisasi Modal Saham


Imunisasi dengan menyamakan durasi aset
dengan durasi kewajiban dikali faktor
hutang
E = - ( DA DL.k ) x A x (R/(1+R)
K = L/A (Liabilitas dibagi Aset)
Apabila DA=DL.k , maka E = 0 , artinya
perubahan tingkat bunga tidak akan
memengaruhi modal saham

Berdasarkan ilustasi sebelumnya:


Durasi aset adalah 6,48 tahun ; Liabilitas
sebesar Rp20 juta ; Aset sejumlah Rp18 juta.
Berapakah durasi liabilitas agar perubahan
tingkat suku bunga tidak memengaruhi
modal saham?
K= L/A = 18 juta/20 juta = 0,9
DA = DL.k
DL = DA/k
= 6,48/0,9
= 7,1 tahun

Misal:
Bank menerbitkan obligasi tanpa kupon
(zeroes) dengan jangka waktu 7,1 tahun.
Supaya nilai pasar obligasi adalah Rp18
juta, dan dengan bunga (implicit) sebesar
15%. Berapakah nilai nominal obligasi
tersebut?
Nilai pasar zeroes = nilai nominal/(1+r) t
Nilai nominal = 18 juta x (1+0,15) 7,1
= Rp48.554.241

Misal:
Tingkat bunga yang berlaku naik
menjadi 17%. Nilai pasar obligasi aset
total berubah menjadi Rp17.924.726.
Maka berapa nilai obligasi zeroes?
Nilai pasar zeroes = 48.554.241/
(1+0,17)7,1
= Rp15.926.031

Struktur Neraca yang baru ketika


bunga meningkat menjadi 17%
Aktiva

Pasiva

Obligasi jangka waktu 10 tahun


Nominal minimal Rp 10 juta
Kupon bunga 15%
Rp9.068.279
Obligasi jangka waktu 20 tahun
Nilai nominal Rp 10 juta
Kupon bunga 15%
Rp8.874.447
Total aset
Rp
17.942.726

Obligasi tanpa kupon


Nilai nominal Rp48.554.241
Jangka waktu 7,1 tahun
Rp15.926.031
Modal saham
Rp2.016.695
Total pasiva
17.942.726

Rp

Imunisasi Rasio Modal


DA = DL
Pada contoh sebelumnya DA adalah 6,48
tahun. Maka bank juga perlu membuat
durasi kewajiban 6,48 tahun.
Misal, bank menerbitkan obligasi zeroes
dengan tingkat bunga implisit 15%, maka
nilai nominal yang diperlukan adalah:
Nilai nominal = 18juta x (1+0,15) 6,48
= Rp43.967.493

Misal:
Tingkat bunga meningkat menjadi 17%.
Total nilai aset turun menjadi
Rp17.942.726. Maka nilai pasar
kewajiban:
Nilai pasar zeroes = 43.967.493/
(1+0,17)6,48
= Rp16.122.191
Nilai modal saham = nilai aset nilai
kewajiban
= Rp17.942.726 -

Rasio modal terhadap total aset yang


baru yaitu = (1.820.535)/
(17.942.726)
= 0,10146
= 10,15%
Sama dengan rasio sebelumnya yaitu
sebesar 10% (didapat dari
2juta/20juta)
Dengan kata lain, rasio modal bisa
diimunisasi dari perubahan tingkat
bunga

TERIMA KASIH