Anda di halaman 1dari 9

PROSES INDUSTRI KIMIA II

SULFATASI
Oleh :
Arfien Rifiardi Hakim (1141420015)
Ayu Amalia
(1141420016)

DEFINISI SULFATASI

Sulfatasi merupakan reaksi pemasukan


gugus sulfat ke dalam suatu senyawa
(OSO3H) (Groggins, 1958).
Gugus OSO3H

Senyawa yang digunakan dalam sulfatasi :


1. Belerang trioksida (SO3) dapat dipakai pada fasa cair/gas
2. Larutan asam sulfat pekat (93-98%)
3. Asam kloro sulfat (larutan SO3 dalam HCl)
Senyawa yang dikenakan dalam sulfatasi :
1. Hidrokarbon ikatan tak jenuh
2. Minyak tumbuh-tumbuhan atau hewani (terutama minyak
ikan)

Contoh reaksi sulfatasi :


Bahan dasar alkohol :
R-OH+HO-SO3H
ROSO3H + H2O
atau :
RH + HOSO3H
R-OSO3H+H2O+Q kal

SULFATASI

Sulfatasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :


1. Proses tinggi
Proses tinggi dijalankan pada suhu maksimal 35C dengan
waktu 5-6 jam, dan kadar asam sulfat 93-94%.
2. Proses cepat
Proses cepat dijalankan pada suhu antara 26-52C dengan
waktu 2-3 jam dan kadar asam sulfat 93%
(Groggins, 1958).

Hasil proses sulfatasi tidak dapat dimanfaatkan untuk


proses lain, seperti dalam pembuatan minyak sulfat ,
dengan proses berikut :
1. Penambahan senyawa sulfat pekat ke dalam minyak
Penambahan ini dilakukan dengan
pengadukan, dan reaksi yang terjadi
bersifat eksotermis sehingga perlu
dilakukan pendinginan.

2. Pencucian dengan garam dapur

Minyak yang sudah disulfatasi


didiamkan beberapa malam
untuk menyempurnakan reaksi.
Kemudian dicuci dengan air
garam jenuh.

3. Netralisasi dengan alkali


Penetralan lebih lanjut dilakukan dengan
penambahan basa alkali seperti NaOH,
tujuannya agar minyak sulfat tersebut
tidak mempengaruhi pH pada proses
lanjutan pemakaian minyak sulfat.

Faktor- faktor yang berpengaruh pada proses sulfatasi