Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN KASUS

KATARAK SENILIS IMATUR


OLEH :
DERA YUNIARTI PUTRI
14710096

Pembimbing:
dr. Bagas Kumoro, Sp.M
dr. Iwan Dewanto, Sp.M
LAB/ SMF ILMU KESEHATAN MATA
RSD dr. Soebandi Jember
2016

ANAMNESIS
IDENTITAS PASIEN

Nama
Umur
Jenis Kelamin
Tanggal lahir
Agama
Suku
Alamat
Pekerjaan
No. RM
Ruang
Tgl Pemeriksaan

: Tn.M
: 65 tahun
: Laki laki
: 01-10-1951
: Islam
: Jawa
: Balung lor 4/10 Balung
: Petani
: 139864
: Tulip
: 3 oktober 2016

Keluhan Utama

Penglihatan mata kiri kabur


Riwayat Penyakit Sekarang:
OD : Pasien merasa padangannya lebih jelas dari sebelumnya, tidak ada keluhan
pada mata kanan. pada mata kanan hanya masih terlihat merah dan sedikit berair.
OS : Pasien merasa pandangan matanya mulai kabur sejak 3 bulan yang lalu,
pandangan kabur secara perlahan dan semakin lama semakin kabur. Pasien
merasa penglihatannya seperti berkabut. Awalnya pandangan kabur terutama saat
melihat jauh dan lebih nyaman jika melihat dekat. Pasien juga merasa sulit
melihat pada malam hari dan silau jika melihat cahaya. Mata tidak merah, tidak
gatal, tidak berair, tidak keluar banyak kotoran. Trauma (-). Pasien tidak melihat
bayangan seperti pelangi saat melihat cahaya lampu atau terkena matahari.

Riwayat Penyakit Dahulu


Hipertensi
: (-)
Diabetes Mellitus
: (-)
Trauma Mata
: (-)
Riwayat sakit mata sebelumnya
: (-)
Penggunaan kaca mata
: Pasien tidak memakai kacamata
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada keluarga yang mempunyai keluhan yang serupa
Riwayat Penggunaan Obat
Pasien tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang
( kortikosteroid )

STATUS GENERALIS
Keadaan Umum
Kesadaran

: Cukup
: Kompos Mentis

Vital Sign

Tekanan Darah
Nadi
Pernapasan
Suhu Axila

: 130/80 mmHg
: 84 x/menit
: 18x/menit
: 36.6 C

STATUS OFTALMOLOGI
OD

OS

VISUS

6/60

2/60

PALPEBRA

Edema (-), Ptosis (-)

Edema (-), Ptosis (-)

KONJUNGTIVA

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

SKLERA

Hiperemi (+), ikterik (-)

Putih , ikterik (-)

KORNEA

Jernih, bentukan cincin putih di tepi


kornea

Jernih, bentukan cincin putih di tepi


kornea

BMD

kesan Dalam

kesan Dalam

IRIS

Coklat, Radier, Iris shadow (-)

Coklat, Radier, Iris shadow (+)

PUPIL

Reguler, Bulat, 3 mm, Isokor,


Refleks Cahaya (+),

Reguler, Bulat, 3 mm, Isokor,


Refleks Cahaya (+), Leukokorea
(+)

LENSA

Pseudofakia (+)

Agak Keruh

PEMERIKSAAN TAMBAHAN
TONOMETRI
TOD
: 8/5.5 : 10.2 mmHg
TOS : 6/5.5 : 14.6 mmHg

OD POST ECCE +
IOL

OS

STATUS OFTALMOLOGI
Post Midriasil
OD

OS

VISUS

6/60

2/60

PUPIL

Reguler, Bulat, 8 mm, Isokor,

Reguler, Bulat, 8 mm, Isokor,


Leukokorea (+)

LENSA

Pseudofakia (+)

Agak Keruh

IRIS SHADOW

(-)

(+)

FUNDUS REFLEK

(+)

(+)

RESUME
Pasien Laki-laki 65 tahun
Pandangan mata kiri kabur 3 bulan ( perlahan )
Pandangan seperti berkabut
Silau jika melihat cahaya
Sulit melihat pada malam hari
Lebih nyaman melihat dekat ( artificial myopia )
Pemeriksaan mata didapatkan :
OD : Visus 6/60, Leukokorea (-), Iris Shadow (-), Pseudofakia (+), Refleks Fundus (+).
OS : Visus 2/60, Leukokorea (+), Iris Shadow (+), Lensa agak keruh, Refleks Fundus
(+).
TOD

: 10.2 mmHg

TOS

: 14.6 mmHg

DIAGNOSIS BANDING
OS Katarak Komplikata
OS Reflek Senil
OS Kekeruhan Badan kaca
OS Ablasi Retina
DIAGNOSIS KERJA
OD Pseudofakia
OS Katarak Senilis Imatur
ODS Arcus Senilis

PLANNING OF ACTION (POA)


Diagnostik
Slit lamp OS untuk melihat keadaan segmen anterior dan kekeruhan lensa sesuai
dengan penurunan visus OS.
Oftalmoskop

Terapi
Bralifex plus ( Tobramycin + Dexamethasone ) S dd gtt 1 OD
Ciprofloxacin 2x500 mg
Methilprednisolon 1x 4 mg
Asam Mefenamat 3x 500 mg
Pro OS ECCE dan IOL

POA Edukasi
Menjelaskan kepada pasien bahwa gangguan penglihatan pada kedua mata
disebabkan adanya lensa yang keruh. Kekeruhan pada lensa merupakan proses
degeneratif yang umumnya terjadi pada usia lanjut.
Pengobatan katarak satu-satunya adalah operasi.
Dalam waktu 6-8 minggu perlu diperhatikan agar pasien tidak membungkuk
terlalu dalam atau memposisikan kepala terlalu ke bawah dan hendaknya
menjaga mata dari kemungkinan trauma.
Pasien juga diharapkan kontrol sesuai jadwal yang diberikan untuk hasil yang
maksimal.

POA Rehabilitasi
Penggunaan kacamata baca dengan addisi +3.00 dioptri dapat
dilakukan setelah 2-3 bulan post operasi.

TERIMA KASIH