Anda di halaman 1dari 36

Achmad Fathi

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Holistic caring process


Self-assessments: Facilitating healing in self and
others
Cognitive therapy
Self-reflection: Consulting the truth within
Nutrition
Exercise and movement
Humor, laughter, and play: Maintaining balance in a
serious world
Relaxation: the first step to restore, renew, and selfheal
Imagery: Awakening the inner healer
Music therapy: Hearing the melody of the soul
Touch: Connecting with the healing power

12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.

Relationship
Dying in peace
Weight management counseling
Smoking cessation: freedom from risk
Addiction and recovery counseling
Incest and child sexual abuse counseling
Aromatherapy
Relationship-centered care and healing
initiative in a community hospital
Exploring integrative medicine and the
healing environment: the story of a large
urban acute care hospital

Proses holistic-caring merupakan proses


sirkuler yang terdiri dari enam tahap yang
terjadi secara simultan.

Enam tahap tersebut adalah:


1. Assessment
2. Patterns/challenges/needs
3. Outcomes
4. Therapeutic care plan
5. Implementation
6. Evaluation

Perawat holistik mengkaji setiap individu


secara holistik dengan menggunakan
metode holistik yang tepat dan menghargai
keunikan individu tersebut.

Intuitive thinking naluri

Perawat holistik mengidentifikasi dan


memprioritaskan masing-masing pola /
masalah / kebutuhan aktual dan potensial
individu dan proses kehidupan yang
berhubungan dengan kesehatan, kondisi
sehat (wellness), penyakit, rasa sakit
(illness), yang mungkin dapat atau tidak
dapat memfasilitasi kesejahteraan individu
tersebut.

Menggunakan bahasa diagnosa


keperawatan standar sesuai NANDA.

Perawat holistik menspesifikasikan hasil


yang diharapkan secara tepat untuk tiap
pola / masalah / kebutuhan baik aktual
maupun potensial dari individu tersebut.
Mengikuti standar the Nursing Outcomes
Classification (NOC).

Perawat holistik mengikutsertakan setiap


individu untuk menyusun rencana
perawatan yang tepat dan saling
menguntungkan yang berfokus pada health
promotion, recovery, restoration, atau
peaceful dying sehingga individu tersebut
dapat seminimal mungkin mengalami
ketergantungan dengan orang lain.

Perencaanan disesuaikan dengan standar


the Nursing Interventions Classification
(NIC).

Perawat holistik memprioritaskan masingmasing perencanaan keperawatan holistik


dan intervensi keperawatan holistik untuk
diimplementasikan.

1.
2.

3.

Individu adalah seorang partisipan aktif


Tindakan keperawatan harus dilaksanakan
dengan fokus dan bermanfaat
Mempertimbangkan unsur-unsur
kemanusiaan individu.

Perawat holistik mengevaluasi respon


masing-masing individu terhadap asuhan
keperawatan holistik dengan teratur,
sistematis dan karakter holistik yang
berkelanjutan dari proses healing dikenali
dan dinilai.

Agar dapat memaksimalkan potensial


manusia/self kita, maka penting untuk
mengkaji setiap aspek dari status diri kita,
yang terdiri dari:
1. Status fisik
2. Status mental
3. Emosi
4. Hubungan
5. Pilihan, dan
6. Spiritual

Terapi kognitif merupakan suatu bentuk


intervensi penting untuk mengoptimalkan
hubungan positif antara mind, body, dan
spirit dan meminimalkan konsekuensi
negatif dari interaksi yang merugikan.

Terapi kognitif membantu individu untuk


menilai kembali pikirannya.

Our thoughts, not external events, create our


moods.
The thought that create stress are usually
unrealistic, distorted, and negative.
Distorted, illogical thoughts, and self-defeating
beliefs lead to physiologic changes and painful
feelings, such as depression, anxiety, and
anger.
By changing maladaptive, unrealistic, distorted
thoughts, individuals can change how they feel
(both physically and emotionally).

Step
Step
Step
Step

1:
2:
3:
4:

awareness
automatic thoughts
cognitive distortions
choosing effective coping

Refleksi diri merupakan suatu intervensi


yang bertujuan untuk membantu klien
memahami kejadian/fenomena
kehidupannya yang membingungkan dan
membuatnya tak nyaman, dengan cara
membuat koneksi baru dan
memenginterpretasikan kembali
pengalamannya dengan menggunakan
kekuatan dari dalam diri dan kearifan.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Keeping diaries or journals


Creating works of art: menggambar,
melukis/cat, memahat, menjahit, dll.
Writing letters
Beginning an intuition log
Using metaphors/perumpamaan
Learning from dreams
Mind maps and clustering
Using the Mandala and focusing
Sharing stories
Reminiscing (mengenang) dan embarking
(menyusun) on a life review.

Meningkatkan kesadaran seseorang bahwa


dietnya dapat mempengaruhi kesehatan
dan kesejahteraannya merupakan hal
penting ketika kita melakukan pendidikan
kesehatan tentang nutrisi.

Sebagai contoh, dibawah ini merupakan


rekomendasi dari the American Institute for Cancer
Research untuk diet pada pasien kanker:
1. Choose a predominantly plant-based diet rich in a
variety of vegetables and fruits.
2. Avoid being underweight or overweight, and limit
weight gain in adulthood to less than 11 pounds.
3. Eat 8 or more servings per day of cereals and
grains (e.g. Brown rice, whole-grain breads), soy,
potatoes, roots.
4. Eat five or more servings per day of other fruits and
vegetables.
5. Limit consumption of white sugar.

6.

7.
8.

9.
10.

Limit intake of red meat to less than 3


ounces a day, if it is eaten at all. In place
of red meat, eat fish, poultry, or soy
products.
Limit consumption of fatty foods,
particularly those of animal origin.
Limit consumption of salted foods. Use
herbs and spices to season foods.
Do not eat charred foods.
Do not smoke or chew tobacco.

Penyakit-penyakit yang memerlukan intervensi


exercise:
1. Penyakit kardiovaskuler
2. Diabetes
3. Gangguan neuromuskular
4. Low back pain
5. Osteoporosis
6. Asthma
7. Cystic fibrosis
8. Fibromyalgia
9. Rheumathoid arthritis
10.Gangguan psikiatrik.

Aerobic exercise, termasuk: bicycling,


swimming, walking, etc
Dance
Yoga
Tai chi

Humor tidak tepat dilakukan jika:


1. Pasien membutuhkan waktu untuk
menangis
2. Pasien membutuhkan waktu untuk istirahat,
atau berdoa
3. Pasien mencoba untuk mengkomunikasikan
sesuatu yang penting
4. Pasien lain disamping tempat tidur pasien
dalam kondisi sangat nyeri atau kegawatan.

Hindari humor yang bersifat:


1. Ethnic, sarcastic, mocking.
2. At the expense of another person (laugh
with, not at).
3. Joking about any client or that clients
condition.

The findings of Berk and Tan during more than 10


years of research, mirthful laughter has been shown
to:
1. Increase the number and activity of natural killer cells,
which attack viral-infected cells and some types of
cancer cells.
2. Increase the number of activated T cells, these cells
are turn on and ready to go.
3. Increase the level of the antibody IgA, which fights
upper respiratory tract infections.
4. Increase the levels of gamma interferon, a lymphokine
that activates many immune components.
5. Increase levels of complement 3, which helps
antibodies to pierce infected cells.

When we become more playful, we


automatically become more spontaneous
and enjoy whatever we are doing more than
we otherwise would.
When we truly play, we seek to impress no
one, and we produce no product we just
enjoy being in the moment.

Relaxation has the following benefits to self:


1. Decreasing pain
2. Decreasing anxiety
3. Improving immune system function
4. Quieting the fight or flight sympathetic
response
5. Facilitating sleep
6. Providing rest
7. Increasing efficacy of pain medication
8. Reducing muscle tension, increasing blood flow
9. Improving sense of well-being
10.Offering insight and creativity

Mindfullnes meditation
Yoga
Qi gong
Therapeutic touch
Progressive muscle relaxation
Biofeedback
Hypnosis

Guided imagery
Correct biologic imagery teaching sheets
and scripts:
1. Bone healing imagery
2. Burn graft healing imagery
3. Wound healing imagery
4. Immune system Odyssey imagery

Category:
1. Classical music
2. Baroque music
3. Romantic music
4. Impressionist music
5. Big band music
6. Jazz
7. Blues
8. Country western
9. Nontraditional, new age music

General touch
Therapeutic massage
Therapeutic touch
Healing touch (plus energy)
Acupressure and Shiatzu
Reflexology

Counseling (psychotherapy)
Storytelling
Development of spiritual understanding
Facing fears
Improved communication.

..............