Anda di halaman 1dari 16

Studi Kasus

Diabetes Mellitus Selulitis

Nadia Saptarina
1458045024

Subyektif
Nama Pasien
Jenis Kelamin
No.RM
Ruang
Umur/BB/TB
48Kg/143cm
Tanggal MRS
Tanggal KRS
Jaminan
Diagnosa

: Ibu S.H
:Perempuan
: 01.78.4xxx
: Dahlia 2
: 78 tahun/
: 30 -09-2016
:
: JKN PBI
: DM Selulitis

Keluhan Utama : pasien adalah penderita DM 2 tahun


yang lalu dengan kontrol rutin di dokter umum, dan
diberikan terapi metformin 3x 500mg, dengan keluhan,
polidipsi, poli urea, polifagi, kesemutan, KU sedang
Luka sudah 2 hari yang lalu sebelum masuk rumah sakit
(tanggal 28) pasien mengeluh luka dikaki kanan awalnya
luka muncul kemerahan kemudian muncul luka dan nyeri,
dan pasien tidak berobat. Makin lama luka tersebut
mengeluarkan cairan, kaki kanan bengkak dan hangat,
pasien dibawa ke RS ini dan dirawat di IGD
Pusing (-), mual (-), muntah (-)

Assesment Penyakit : -Sellulitis pedis


Dextra, Ulkus DM pedis dextra vasmer II
eritema, udema, dan nyeri luka positif,
ulkus positif ukuran 0,5cmx0.5cm, pus
positif
Diabetes mellitus tipe II non abses
dengan hemoragi surgery PAD, defisien
besi dd on cronic disease

Obyektif
30

31

Tekanan
darah

140/70 130/70 110/70

120/70

130/70

160/100 110/70

Nadi

98

98

92

90

92

86

86

Suhu
badan

36,7

36, 4

36,5

36,5

36,5

36,7

36,5

18

20

18

18

16

18

Pernafasan 20
Spo 2

99

BBi

48

Lmt

171>

lp

29

97

Parameter

Hasil

Labolatorium

30.09.2016 31.09.2016 01.10.16

Hb

9,5

9,5

4,1

AL

9,47

9,47

7,35

AT

350

356

332

AE

4,15

73

73

19,3

19,3

6,1

6,1

1,3

0,3

0,3

0,9

Mcv
mch
Alb
Os
pt
BUN
Creatinin

19
1,07

795
263
3,85
16
14
19
1,07

AID

3,83

3,83

Na
K

140
4,85

140
4,85

Cl
gbt

100

100
191

ppt
kppt
Aptt
Inr
anc
Hbsag
Iron
Tibc
Uibcc
Urinalisa
PH
BJ
Ninit
Lf
bakteri
Yeast

12,4
13,1
33,6
0,8
69,0
Non reaktif
160g/dl
185mg/dl
169mg/dl

7dl
<1,005
20,8
0,0

Rongent Thorax :
Pulmo sub kompl kanan
Cardiomegali

Rongent pedex Ap/VEF:


Fraktur komunitif dios pholag media dan distal
disisi 2 dextra.
Calcareus spor dextra
osteoporosis

Kepala : conjungtiva pucat -/Gk lera icteric -/Wajah pucat -/Cholisitis aurigularis -/Edema palfebra -/Atrofi papil lidah -/Bibir kering -/Leher :limfonody tak teraba

Thorax : I= simetris kanan : kiri


P= sistem premitus kanan=kiri
P= sonor
A =negikuler + 4, RBK-/-

Abdomen : I = probuberant
A = bunyi usus normal +
A= Iampani
P= hepar dan lien tidak teraba
Lingkar perut 79

Obat

Profil
Pengobatan
Rute
30
31 1
2

Infus nacl 0,9 %

20 tpm

Injeksi ceftazidim

1 gram/8 jam, jam


8,16,22

Injeksi metronidazol

500mg/8 jam
Jam 8,16,22

Injeksi mecobalamin

500mcq/8 jam
8,20

Asam folat

1x1 mg/24jam
Jam 20

Irbesartan

1x150mg

Obat yang dibawa pulang


Mecobalamin cap 500 mcg
Folic acid tab 1mg
Irbesartan tab 500mg
Metronidazol tab 500 mg
Co Amoxyclav tab 625mg

2x
1x
1x
3x
3x

10 cap
5 tab
5 tab
15tab
15 tab

Analisis Farmasi Klinik


1.
2.
3.
4.

Kritieria Beers : Kriteria Stopp : Kriteria Start : Kriteria DRP


a. Indikasi tanpa obat : b. Obat tanpa indikasi : c. Efek samping : d. Interaksi obat : - ada
e. Dosis rendah : f. Dosis berlebih : g. Reaksi obat tidak diinginkan : h. Tidak menerima obat : -

Obat

makanan

Level

interaksi

monitoring

irbesartan

Garam / o

moderate

Dapat
menyebabkan
kalium darah
darah
meningkat
(tinngi),
efekmya,
dapat
menyebakan
kelemahan,
detak jantung
tidak teratur,
kesemutan.

Diet garam,
diet kalium,
bila
menggunakan
suplemen
harus
konsultasi
dulu sama
dokter,,
Pantau kadar
serum,

Apabila ada
tanda tanda
ARB
tersebut
menyebabkan segera
hiperkalemia, hubungi
penghambata dokter
n angiotensin
II dan sekresi
aldosteron.
(pasien
diabetes)
resiko lebih

Kesimpulan
1Obat yang diberikan sudah tepat
indikasi
2. Dosis obat yg diberikan sudah
sesuai dan aman untuk pasien
geriatri
3. Terapi suportif batasi asupan
makanan, diet K, diet fospat,
natrium bikarbonat
4. Jaga pola & asupan makanan
pasien, agar kondisi hiperglikemik