Anda di halaman 1dari 20

PERAWATAN TERMINAL

Oleh :

Dr. Ratna Indrawati,


M.Kes, DK

PENDAHULUAN

Kehidupan manusia Kelahiran &


Kematian
Kematian pada LANSIAPenyakit
Senilitas
Perawatan Lansia menjelang
kematian tidak boleh dipandang
rendah

PERAWATAN HOSPITIUM

Hospice movement Perintis


Hospice care
Dibagi 2: - Inpatient Hospice
- Outpatient Hospice
Perawatan Paliatif
Tujuan akhir mencapai kualitas
hidup yang terbaik

IDENTIFIKASI PASIEN
TERMINAL

Identifikasi PENTING
Problema Lansia yang tidak
memiliki penyakit ganas
Pengidentifikasian: evaluasi medis,
Pemeriksaan rutin & berkala,gejala
klinis, keluhan, pemeriksaan
penunjang
Kerja sama, perawatan &
pengamatan cermat Tim medis

PEMBERIAN INFORMASI
PADA PASIEN

Dapat menbimbulkan macam2


ekspresi
Perlu/ tidaknya Lansia tahu
Informasi pada keluarga

PENERIMAAN TERHADAP
KEMATIAN

Beberapa tahapan :
- Penolakan atau ketidakpercayaan
- Marah
- Tawar-menawar
- Depresi
- Penerimaaan

MENINGGAL SECARA
TERHORMAT

MAKNA seseorang diperlakukan


secara manusiawi bahkan saat
telah meninggal sekalipun.
RESPECT/ Rasa hormat prinsip,
individu harus dihargai &
perawatan yang dilakukan
dilandasi dengan prinsip tersebut.

ASPEK PSIKOSOSIAL
ASPEK RELIGI DAN ETIKA

Merupakan Kontribusi kritis bagi pasien


Pertimbangan financial
Antisipasi wali pasien perlu ditunjuk.
Di negara barat tim geriatri
dimasukkan anggota perwakilan dari
badan keagamaan.
Bidang Keagamaan dapat membantu
menentukan keputusan dalam hidup
dan kesehatannya.

PENTINGNYA
KERJA-SAMA TIM

team work dokter, psikolog,


ulama, perawat, terapi rehabilitasi,
ahli gizi, pekerja social, relawan, dll
Kualitas interaksi direfleksikan
dalam kemampuan tim
menyediakan layanan yang
optimal

ASUHAN KEPERAWATAN
MENJELANG KEMATIAN

Aspek perawatan :
- Mengontrol nyeri dan gejala lain
- Memelihara kemandirian
- Mengurangi kecemasan & ketakutan
- Memberi kenyamanan & kehormatan
- Memberikan sokongan psikologis

MEDIKASI PADA PASIEN

Obat-obatan yang esensial harus


senantiasa tersedia
NUTRISI PADA PASIEN
MERANCANG PERAWATAN DEMI
KENYAMANAN
PENGATURAN DOSIS REGULAR

MEDIKASI PADA PASIEN

PENATALAKSANAAN RASA SAKIT :


PENGGUNAAN ANALGETIK
- ANALGETIK NON NARKOTIK
- ANALGETIK NARKOTIK
- OBAT ANALGESIK ADJUVANT

GEJALA DAN MASALAH YANG


SERING DIJUMPAI PADA BERBAGAI
SISTEM ORGAN

SISTEM PULMONAL :

SESAK NAFAS
BATUK
DEPRESI RESPIRASI DARI NARKOTIK

GEJALA DAN MASALAH YANG


SERING DIJUMPAI PADA BERBAGAI
SISTEM ORGAN

SISTEM GASTROINTESTINAL :

ANOREXIA
MUAL MUNTAH
OBSTRUKSI INTESTINAL
KONSTIPASI
MULUT KERING
KANDIDIASIS DAN SARIAWAN MULUT

GEJALA DAN MASALAH YANG


SERING DIJUMPAI PADA BERBAGAI
SISTEM ORGAN

SISTEM GENITOURINARIA :
INFEKSI TRAKTUS GENITOURINARIA
INKONTINENSIA URIN
SISTEM INTEGUMENTUM
KULIT PECAH-PECAH DAN DEKUBITUS
TUMOR GANAS
PRURITUS

GEJALA DAN MASALAH YANG


SERING DIJUMPAI PADA BERBAGAI
SISTEM ORGAN

SISTEM NEUROLOGIS :

KEJANG
DEFISIT NEUROLOGIK

PERUBAHAN STATUS MENTAL :

KECEMASAN/ GELISAH
HALUSINASI
DEPRESI

PENGELOLAAN KEMATIAN

MASA BERKABUNG
PERTIMBANGAN ESTETIKA
KEMATIAN DI RUMAH

PERSOALAN
KONTROVERSIAL

PEMBERIAN PERALATAN PERPANJANGAN HIDUP


contoh : ventilator, resusitasi kardiopulmoner,
pemberian nutrisi enteral atau parenteral

EUTANASIA

DNR ( Do Not Resusitate)


Namun tetap ada upaya memberikan rasa
nyaman, mengurangi rasa nyeri & rasa sesak
tetap dilakukan sampai saat terakhir hidup
penderita.

KESIMPULAN

Perawatan paliatif bagi lansia


menjelang kematian bagian
penting dalam pelayanan geriatri.

Puncak perawatan paliatif


terjadinya kematian.
Pengelolaan kematian harus
dikerjakan dengan sebaik-baiknya

Thank You
for your Attention

Dr. Tony Setiabudhi Ph.D.


National Centre for Ageing Studies
FK Universitas Tarumanegara 2004