Anda di halaman 1dari 24

Responsibility

Center:
Revenue &
Expense Center

Aditya Arisudhana
15/391589/PEK/21035

Responsibility Center

Responsibility
Center

Revenue
Center
Expense
Center

Engineered
Center

Administrativ
e & Support
Center

Discretionary
Center

R n D Center

Marketing
Center

Responsibility Center
Unit Organisasi yang dikepalai
manager yang bertanggung jawab
terhadap aktivitas
Perusahaan terdiri dari beberapa
responsibility center

Hubungan Input dan Output

Input
(sumberdaya
yang
digunakan)

Work

Output
(Produk dan
Jasa)

Pengukuran Kinerja

Diukur dalam bentuk moneter


Efisiensi Rasio output terhadap output
Efektivitas hubungan antara output pusat
pertanggungjawaban dengan tujuan

Revenue Center

Output diukur dalam moneter


Tidak dibandingkan dengan input
Tidak memiliki otoritas mengubah harga

Expense Center:
Engineered Expense Center
Input diukur dalam bentuk moneter

Ouput diukur secara fisik

Terdapat hubungan antara Input dan output

Perhitungan cost dihubungkan dengan kualitas

Expense Center:
Discretionary Expense Center
Budget
Preparation
Financial
Control
Measurement
Performance

Incremental Budgeting
Zero- Base Review

Manager diperbolehkan ikut dalam


kontrol
Financial Control dilakukan sebelum
kos timbul
Pengukuran Financial dan NonFinancial

Discretionary Expense Center:


Administrative and Support Center

Control
Problem
Budget
Preparati
on

Kesulitan Pengukuran
Permasalahan Goal
Congruence
Pengajuan dengan list
biaya yang dibutuhkan

Discretionary Expense Center


RnD

Control
Problem
Rnd
Continuu
m

Kesulitan
menghubungkan hasil
dengan input
Permasalahan Goal
Congruence
Rnd merupakan kesatuan
antara penelitian dan
product testing.

Annual
Budget
Measureme
nt
Performanc
e

Pemberian secara bertahap untuk


proyek yang diterima

Membandingkan antara total cost


dengan sejumlah aktivitas yang
masih aktif.
Membandingkan antara anggaran
biaya dengan realisasi anggaran

Discretionary Expense Center


Marketing Center

Logistic
Activities
Marketin
g
Activities

Proses memindahkan barang ke


customer
Mengambil retur dari customer
Transportasi, pengiriman,
Melakukan pemasaran
Iklan, promosi penjualan,
pelatihan karyawan marketing

Case 4-4
Whiz Calculator Company
Whiz Calculator adalah perusahaan Kalkulator
Elektronik
Produk dijual di pasaran melalui toko, retail ataupun
secara langsung
Bernard Riesman terpilih sebagai presiden Whiz
Calculator yang baru
Riesman ingin mengganti sistem penganggaran

Sistem Penganggaran yang lama


1. Biaya Penjualan dianggarakan secara fixed atau appropriation.
2. Penganggaran dibuat bersama sama semua kepala cabang
3. Kontrol dilakukan dengan membagi anggaran tahunan menjadi
12 bulan.
4. Persetujuan akhir pada komite budget

Kelemahan Sistem Lama


1. Pembuatan Penganggaran bersama dengan semua manajer
kepala kurang sesuai
2. Kondisi penjualan yang selalu berubah

Sistem Penganggaran yang lama

Sistem Penganggaran yang baru


1. Penganggaran berdasarkan variable dan fixed basis
2. Variable diterjemahkan dalam bentuk $
a. $ tidak dapat mencerminkan pengaruh lainnya, seperti
tingkat kesulitan area, perubahan psikologi pembeli
b. Dapat dipahami oleh semua orang

Sistem Penganggaran yang baru

From the information given in Exhibits 1 and 3, determine insofar as you can
whether each item of expense is (a) variable with sales volume (b) partly
variable with sales volume (c) variable with some other factors or (d) not
related to output variable at all.
1. Variable with sales volume
a. Sales Force Compensation
2. partly variable with sales volume
a. Light and heat dan Advertising expense (local)

3. Variable with some other factors


a. Sales Force Compensation
b. Travel expense
c. Stationery and office supplies
d. Postage
e. Donations
f. Other branch expense
g. Social Secutity Taxes

4. not related to output variable at all


a. Sales Force Compensation
b. Managers salary
c. Office salaries
d. Subscription and dues
e. Rental
f. Depreciation

What bearing do your conclusions in question 1


have on the type of budgeting system that is most
appropriate?
1.

Whiz Calculator akan lebih baik ketika menggunakan flexible


budgeting. Flexible budgeting mampu menunjukkan lebih akurat
ketercapaian target sesungguhnya yang terjadi ketika terjadi
penyimpangan.

Should the proposed sales expense budgeting be


adopted? Why or Why not?
1.

Sistem penganggaran yang baru dapat diterima jika dibandingkan


dengan sistem yang lama. Sistem penganggaran lama beberapa
kelemahan, seperti penganggaran dibuat secara bersama antara
manager sehingga sulit menentukan kewajarannya, serta tidak terdapat
penyesuaian.

2. Sistem penganggaran yang baru memiliki kelebihan seperti terdapat


faktor fixed dan variable.

What other suggestions do you have regarding the


sales expense reporting system for Whiz Calculator?
1.

Sebaiknya Riesman juga menyiapkan pengukuran kinerja yang berbasis


non-financial agar aspek lain seperti tingkat kesulitan pencapaian
target perubahan psikologi pasar dapat diukur sesuai dengan kinerja
yang sesungguhnya dicapai.