Anda di halaman 1dari 38

DIREKTORAT BINA KESEHATAN JIWA

DITJEN BUK
KEMENKES
October 9, 2016

October 9, 2016

10/09/16

October 9, 2016

October 9, 2016

October 9, 2016

October 9, 2016

October 9, 2016

Pasung

merupakan semua metode manual


yang menggunakan materi atau alat mekanik
yang dipasang atau ditempelkan pada tubuh
dan membuat tidak dapat bergerak dengan
mudah atau yang membatasi kebebasan
dalam menggerakan tangan, kaki atau kepala.
Pengisolasian merupakan tindakan
mengurung sendirian tanpa persetujuan atau
dengan paksa, dalam suatu ruangan atau
area yang secara fisik membatasi untuk
keluar atau meninggalkan ruangan/area
tersebut.
October 9, 2016

Tindakan yang menghalangi setiap orang


dengan gangguan jiwa memperoleh dan
melaksanakan hak-haknya sebagai warga
negara. Hak-hak tersebut meliputi:
hak

memperoleh pengobatan,
hak memperoleh penghasilan,
hak memperoleh pendidikan/pekerjaan
hak memperoleh kehidupan sosial.

October 9, 2016

10

Terhadap penyakit jiwa


Terhadap fisik
Sosial
Ekonomi pasien dan keluarga
Masyarakat

October 9, 2016

11

Pasal 148
(1)
Penderita gangguan jiwa
mempunyai hak yang sama sebagai
warga negara.
(2)
Hak sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) meliputi persamaan perlakuan
dalam setiap aspek kehidupan, kecuali
peraturan perundang-undangan
menyatakan lain.

October 9, 2016

12

Pasal 149
(1)
Penderita gangguan jiwa yang terlantar, menggelandang,
mengancam keselamatan dirinya dan/atau orang lain, dan/atau
mengganggu ketertiban dan/atau keamanan umum wajib mendapatkan
pengobatan dan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
(2)
Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat wajib
melakukan pengobatan dan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan
bagi penderita gangguan jiwa yang terlantar, menggelandang,
mengancam keselamatan dirinya dan/atau orang lain, dan/atau
mengganggu ketertiban dan/atau keamanan umum.
(3)
Pemerintah dan pemerintah daerah bertanggung jawab atas
pemerataan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan jiwa dengan
melibatkan peran serta aktif masyarakat.
(4)
Tanggung jawab Pemerintah dan pemerintah daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) termasuk pembiayaan
pengobatan dan perawatan penderita gangguan jiwa untuk masyarakat
miskin.

October 9, 2016

13

Pasal 34
Setiap orang tidak boleh ditangkap, ditahan, disiksa,
dikucilkan, diasingkan, atau dibuang secara
sewenang- wenang.
Pasal 42
Setiap warga negara yang berusia lanjut, cacat fisik
dan atau cacat mental berhak memperoleh
perawatan, pendidikan, pelatihan, dan bantuan
khusus atau biaya negara, untuk menjamin
kehidupan yang layak sesuai dengan martabat
kemanusiaannya, meningkatkan rasa percaya diri,
dan kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

October 9, 2016

14

Perjalanan penyakit dan respons terhadap


terapi
Tingkat ketergantungan dan beban
keluarga
Kurangnya pemahaman dan pengetahuan
akan gangguan jiwa
Akses ke layanan kesehatan
Pembiayaan

10/09/16

15

October 9, 2016

16

October 9, 2016

17

Mencapai masyarakat Indonesia yang bebas


dari tindakan pemasungan terhadap orang
dengan gangguan jiwa, melalui:
1. Terselenggaranya perlindungan HAM bagi orang
dengan gangguan jiwa.
2. Tercapainya peningkatan pengetahuan dari
seluruh pemangku kepentingan di bidang
Kesehatan jiwa.
3. Terselenggaranya pelayanan kesehatan jiwa
yang bekualitas di setiap tingkat layanan
masyarakat
October 9, 2016

18

4. Tersedianya skema pembiayaan yang


memadai untuk semua bentuk upaya
kesehatan jiwa di tingkat pusat maupun
daerah.
5. Tercapainya kerjasama dan koordinasi lintas
sektor di bidang upaya kesehatan jiwa.
6. Terselenggaranya sistem monitoring dan
evaluasi di bidang upaya kesehatan jiwa

October 9, 2016

19

No
1

Tahun
Oktober
2010

2010-2014

2012

October 9, 2016

Strategi

Langkah

Pemetaan kondisi
gangguan jiwa
diIndonesia

1.

Melakukan perhitungan
estimasi gangguan jiwa
berat dan pemasungan

2.

Pencanangan Bebas
Pasung 2014 oleh Menteri
Kesehatan

Penyusunan
peraturan
perundangan yang
mendukung
program bebas
pasung

1.
2.
3.

Penyusunan
petunjuk
tatalaksana
dengan
pemasungan
penelantaran

1.
teknis
orang
dan

Realisasi

Estimasi
18.880gagguan
jiwa berat yg
dipasung

PP Keswa : 2010-2012
SPM Provinsi: 2011-2012
Perda Bebas pasung :
2012-2014

PP Keswa
sedang dalam
proses legitasi
SPM ditolak
Perda belum
dilaksanakan

Menyusun Pedoman
Penanggulangan
Penatalaksanaan dan
Pemasungan serta
Penanganan Salah Lainnya
terhadap Orang dengan
Gangguan Jiwa

Siap untuk
diseminasi

20

No
4.

Tahun
20112014

Strategi
Sosialisasi
Program Bebas
asung kepada
stakeholder
terkaiit

Langkah
1.
2.

3.

4.
5.
6.
7.
8.
October 9, 2016

Peningkatan Peran
Organiasasi Masyarakat yang
peduli Kesehatan Jiwa
Desiminasi dan Informasi
Pedoman Penanggulangan
Penatalaksanaan dan
Pemasungan terhadap Orang
dengan Gangg uan Jiwa
Pertemuan Koordinasi Lintas
Sektor Masalah HAM bagi
Orang Dengan Masalah
Kesehatan Jiwa
Workshop Peningkatan peran
media massa tentang keswa
Workshop penerapan kaidah
kode etik pada kasus keswa
Pilot project penatalaksanaan
bebas pasung di provinsi DKI
Jakarta
Pengembangan sistem
pelayanan keswa di provinsi
yang tidak ada RSJ
TP-KJM

Realisasi

Poin 1,3, 4,
5,7 sudah
terlaksana
Poin 2 segera
dilaksanakan

21

No Tahun
5

20112014

20112014

October 9, 2016

Strategi

Langkah

Realisasi

Penyiapan
SDM Keswa
mendukung
Program Bebas
Pasung

1. Pelatihan tenaga
Kesehatan (dokter) :
2011-2014
2. Pelatihan tenaga
Kesehatan (Perawat):
2011- 2014
3. Pelatihan Kader : 20112014

Penyiapan
Sarana dan
Prasarana
pendukung
dan Monev

1.

Penyiapan obat dan


Perbekalan
mendukung program
bebas pasung

2.

Monitoring Evaluasi

Tersedia 60.000
ampl Haloperidol
Decanoate (2011)
Tersedia 300.000
ampl Fluphenazin
dec
Tersedia sistem
pelaporan
Sedang dalam
proses persiapan
pelksanaan Monev
kerja sama dengan
Melbourne University
22

Telah
terlaksana pada
7 provinsi
2013 akn dilatih
15 provinsi

No
7.

Tahun
20132014

Strategi
Mengintegrasikan
pembiayaan
yankeswa ke
dalam sistem
pembiayaan yang
ada.

Langkah
1.

2.

3.

October 9, 2016

Penyusunan
perencanaan
pembiayaan
berbasis bukti
(evidence based
planning).
2. Penyiapan
kelengkapan
dokumen
pendukung
perencanaan (TOR,
RAB).
Mengalokasikan
anggaran di
pusat dan daerah
secara
berkesinambungan.

Realisasi
Dalam
persiapan
SPM
bebas
Pasung

23

No
8

Tahun
2013-2015

Strategi
Membangun komitmen
dengan lintas program
dan lintas sektor

Langkah
1.

2.

2013-2014

October 9, 2016

Melakukan pemetaan
ulang kasus bebas
pasung melalui
penguatan Monev

Penandatanganan SKB yang


dikoordinir oleh Kemenkokesra
yang melibatkan Kemenkes,
Kemensos, Kemendagri,
Kemenag, Kemendiknas, dan
Kemenhukham
Melakukan pertemuan lintas
sektor dalam rangka komitmen
dan koordinasi berkelanjutan.

1. Menindaklanjuti laporan yang


masuk
2. Melakukan training kepada untuk
monev program bebas pasung
3. Melakukan penelitian untuk
mendpat data di lapangan
4. Kajian monev sebagai dasar
kebijakan selanjutnya
5. RISKESDAS 2013
24

No
10

Tahun
2014

Strategi
Menyusun target dan
indikator
keberhasilan

Langkah
1.
2.
3.

Menyusun rencana kerja sesuai


hasil pencapaian 2014
Menetapkan bebas pasung lima
tahun ke depan
Menentukan target setiap
tahun sebanyak 15%/tahun

11

2015

Menyelesaikan NSPK
yang belum selesai

12

20152016

Meningkatkan
1. Menngkatkan kapasitas SDM,
jangkauan pelayanan
sarana dan prasarana pada
provinsi dengan cakupan rendah
2. Meningkatkan pera serta dan
pemberdayaan masyarakat

13

20172019

Melakukan koordinasi 1. Pertemuan monev rutin


berkesinambungan
2. Memperbaiki sistem untuk
dengan pemangku
mencapai bebas pasung pada
kepantingan
2019

October 9, 2016

1. Mengevaluasi NSPK yang sudah


ada
2. Merevisi NSPK yang sudah tidak
sesuai

25

26
October 9, 2016

October 9, 2016

27

* Sampai Pebruari
2013
October 9, 2016

28

PENANGAN PENDERITA PENYAKIT JIWA


Jawa Tengah :
DIPASUNG DI JATENG
Jml kasus : 1145

Purbl
g

Cilacap

Terapi Di
Puskesmas
6 Pasien

Cila
cap

Keterangan :
> 50 kasus
30 - 50 kasus
> 10 - 30 kasus

Banyum
as

Banjar
negaraWonosobKab.
o
Mag
Mgl

Kebum
en

Terapi Di
Puskesmas
7Pasien

Remba
ng
Blora

Sragen

Boyolali
elan
Kota. Mgl
Surakar
S
g
Klate ta R
Kr.Any
Sukoharjo
n
K
Purwore Magel
ar
ang
jo
DI. Yogyakarta
Wonog
iri

RSJ
Klaten
31 Pasien

Terapi Di
Puskesmas
6 Pasien

JATIM

JABAR

Jiwa Ditangani :
1145 Jiwa
Rincian :
RSJ Smg
di rawat di RS :
RSJ Mgl
446
287
Jepar
286
Pasien
Jepara
Di rwt di Pusk :
a
Pasien
Pat
19
i
Resosialisasi :
Kudu
Kota
Pekalongan
22RSJ
s
Kota
Pulang
: Brebe
Demak
Kota
Byms
Tegal
730
Batang Kenda
6 Pasien
s
Pekalong Bat
Semar
Dirawat di rmh :
ang
l
Tegal Pemalang
an
ang
Grobogan
78
Kab Semarang
Pekalon
meninggal
:
gan
Temanggung Salatiga
9

RSJ Ska
248
pasien

< 10 kasus
October 9, 2016

29
29

J/K
NO.

KAB / KOTA

JML KASUS /
PENEMUAN

BLM
JML
JML MSH Resosialisa TERAPI DI
JML PLG
TERTANGA
JEMPUT
DRWT
si
PUSK
NI

122

86

36

114

94

19

122

58

PATI

BLORA

58

38

20

54

50

GROBOGAN

47

32

15

47

41

DEMAK

44

22

22

44

20

12

REMBANG

39

21

18

27

23

JEPARA

28

14

14

28

18

10

KENDAL

22

14

22

11

SEMARANG

13

13

KUDUS

10

KOTA SEMARANG

11

KOTA SALATIGA

391

247

144

363

273

October 9, 2016

JML

J U M L A H

MEN.
DUNIA

47
5

1
12

44
39
28

22
13
4

6
4

72

28

391

30

J/K
NO.

KAB / KOTA

JML KASUS /
PENEMUAN

BLM
JML
JML MSH Resosialisas TERAPI DI
JML PLG
TERTANGA
JEMPUT
DRWT
i
PUSK
NI

JML

84

76

WONOGIRI

84

59

25

61

54

KEBUMEN

76

48

28

76

40

35

PURWOREJO

61

38

23

57

29

28

MAGELANG

32

22

10

32

24

KLATEN

31

18

13

29

27

WONOSOBO

28

15

13

28

14

BOYOLALI

27

20

27

25

SUKOHARJO

22

15

22

22

22

KARANGANYAR

13

13

13

13

10

TEMANGGUNG

11

SRAGEN

12

KOTA MAGELANG

13

KOTA SURAKARTA

389

251

359

253

J U M L A H

October 9, 2016

138

23

MEN.
DUNIA

32
2
7

31
2

28
27

95

61

30

389

31

J/K
NO.

KAB / KOTA

JML KASUS /
PENEMUAN

BLM
JML
JML MSH Resosialisa TERAPI DI
JML PLG
TERTANG
JEMPUT
DRWT
si
PUSK
ANI

MEN.
DUNIA

TEGAL

83

67

16

83

58

23

PEMALANG

55

41

14

47

30

17

PEKALONGAN

51

30

21

51

28

21

CILACAP

49

31

18

49

39

10

BREBES

45

33

12

39

10

19

PURBALINGGA

35

26

31

15

BANJARNEGARA

22

14

20

14

KOTA TEGAL

13

13

BANYUMAS

10

10

10

10

10

KOTA PEKALONGAN

364

259

344

230

J U M L A H

October 9, 2016

105

120

JML

83
8

55

51
49

10

6
6

45
1

35
22
13

14

20

364

32

DATA PASUNG JAWA TIMUR PER 28 DESEMBER 2012


NO

KAB/KOTA

1 Kota Kediri
Kabupaten
2
Madiun
3 Kota Batu
Kabupaten
4
Magetan
Kabupaten
5
Nganjuk

KASUS
DITEMUKAN
0

KASUS
DITANGANI

KETERANGAN

34

34

34 org oleh Pusk

28

28

1 org
7 org oleh RSJ, 21
org oleh Pusk

5 org

Kabupaten
Pasuruan

4 org

Kabupaten
Ponorogo

68

14

14 org oleh
puskesmas

October 9, 2016

33

NO
8

KAB/KOTA
Kabupaten
Mojokerto

KASUS
DITEMUKAN

KASUS
DITANGANI

KETERANGAN

1 rujuk RSJ, 4 Pusk

Kabupaten
9
Pacitan

3 org oleh Pusk,


kondisi masih
terpasung

10 Kota Blitar

2 Rujuk RSK, 1 oleh


Pusk

11

Kabupaten
Blitar

2 org oleh RSJ, 7


org oleh Pusk

12

Kabupaten
Jombang

13

13

Kabupaten
Bondowoso

October 9, 2016

34

NO

KAB/KOTA

KASUS
DITEMUKAN

Kabupaten
14
Gresik

Kabupaten
Situbondo

15

Kabupaten
16
Malang

41

17

Kabupaten
Lamongan

18

Kabupaten
Tulungagung

39

19

Kabupaten
Kediri

40

October 9, 2016

KASUS
DITANGANI

KETERANGAN

4 org oleh Pusk, 2


org belum tertangani
sama sekali

5 org dirujuk RSJ, 20


org berobat ke
alternatif

10

10 org dirujuk ke RSJ


Lawang

35

NO

KAB/KOTA

20 Kota Malang
21

Kabupaten
Trenggalek

KASUS
DITEMUKAN

KASUS
DITANGANI

KETERANGAN

2
30

Kabupaten
22
Ngawi

5 org dirujuk RSUD


Ngawi,1 org dirujuk
RSJ Lawang

23

Kabupaten
Lumajang

10

10

10 org rujuk RSJ


Lawang

24

Kabupaten
Sampang

14

TOTAL

382

October 9, 2016

141
36

October 9, 2016

38