Anda di halaman 1dari 13

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM

INFORMASI GEOGRAFIS
Kelompok
Tashrik Saputra 111.140.017
Nizar Dwi P. 111.140.025
Andri Dwi Putra 111.140.145
Wildan Akbar 111.140.098
Paisal Syekh Aulia 111.130.151

PENGERTIAN SIG

Secara umum

Sistem Informasi Geografis(Geographic Information


SystemdisingkatGIS) adalahsistem informasikhusus yang mengelola
data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan).

Linden (1987)
sistem untuk pengelolaan, penyimpanan, pemrosesan atau
manipulasi, analisis, dan penayangan data yang data
tersebut secara spasial (keruangan) terkait dengan muka
bumi

Aronoff (1989)
sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk
mengolah dan menyimpan data atau infomrasi geografis

SEJARAH PERKEMBANGAN
PETA

35000 tahun yang lalu, di dinding gua


Lascaux, Perancis, para pemburu CroMagnon
menggambar hewan mangsa mereka, dan
juga garis yang dipercaya sebagai rute
migrasi hewan hewan tersebut

Pada tahun 1700an teknik survey modern


untuk pemetaan topografis diterapkan,
termasuk juga versi awal pemetaan tematis,
misalnya untuk keilmuan atau data sensus

Awal abad ke20 memperlihatkan


pengembangan "litografi foto" yang peta
dipisahkan menjadi beberapa lapisan (layer)

Perkembangan perangkat keras komputer


yanh dipacu oleh penelitian senjata nuklir
membawa aplikasi pemetaan menjadi
multifungsi pada awal tahun 1960an

Tahun 1967 Roger Tomlinson mengembangkan


SIG, yang kemudian disebut CGIS (Canadian
GIS SIG Kanada), untuk menyimpan,
menganalisis dan mengolah data yang
dikumpulkan untuk Inventarisasi Tanah
Kanada (CLI Canadian land Inventory)
sebuah
inisiatif
untuk
mengetahui
kemampuan lahan di wilayah pedesaan
Kanada dengan memetakaan berbagai
informasi pada tanah, pertanian, pariwisata,
alam bebas, dan penggunaan tanah pada
skala 1:250.000

Tahun 1980an dan 1990an memacu


pertumbuhan SIG pada workstation UNIX dan
komputer pribadi

Akhir abad ke20, pertumbuhan yang cepat


di berbagai sistem dikonsolidasikan dan
distandarisasikan menjadi platform lebih
sedikit, dan para pengguna mulai
mengekspor menampilkan data SIG lewat
internet, yang membutuhkan standar pada
format data dan transfer (WebGIS)

SEJARAH PERKEMBANGAN
SOFTWARE SIG

ESRI Inc

Environmental systems research institute didirikan


oleh Jack Dangermond dan Laura Dangermond pada
tahun 1969.
Pada tahun 1981 ESRI telah me-release perangkat
lunak
ARC/INFO.
Perangkat
ini
telah
sukses
menggabungkan teknologi basis data relasional
standar (info) dengan perangkat lunak khusus yang
digunakan untuk objek yang disimpan dalam data
spasial (Arc).
Pada tahun 1986 dikembangkan ArcInfo untuk versi PC.

SEJARAH PERKEMBANGAN
SOFTWARE SIG

Pada tahun 1991 ESRI mengembangkan


perangkat lunak ArcView untuk digunakan
dikomputer desktop.

MapInfo Corp.

MapInfo didirikan oleh empat orang mahasiswa


Lazio Bardos, Andrew Dressel, John Haller, dan
Sean
OSulivan
beserta
pembimbingnya
Michael Marvin di NewYork pada tahun 1986.
Pada
tahun
1986
juga
MapInfo
baru
mengembangkan perangkat SIG dengan DOS
sebagai sistem operasinya.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN
SIG

penanganan data geospasial menjadi lebih


baik dalam format baku
revisi dan pemutakhiran data menjadi lebih
mudah
data geospatial dan informasi lebih mudah
dicari, dianalisis dan direpresentasikan
penghematan waktu dan biaya
keputusan yang akan diambil menjadi lebih
tepat sasaran

TUGAS UTAMA SIG

Input Data, sebelum data geografis digunakan dalam


SIG, data tersebut harus dikonversi terlebih dahulu ke
dalam bentuk digital. Proses konversi data dari peta
kertas atau foto ke dalam bentuk digital disebut
dengan digitizing. SIG modern bisa melakukan proses
ini secara otomatis menggunakan teknologi scanning.
Pembuatan peta, proses pembuatan peta dalam SIG
lebih fleksibel dibandingkan dengan cara manual atau
pendekatan kartografi otomatis. Prosesnya diawali
dengan pembuatan database. Peta kertas dapat
didigitalkan dan informasi digital tersebut dapat
diterjemahkan ke dalam SIG.

Manipulasi data, data dalam SIG akan membutuhkan


transformasi atau manipulasi untuk membuat data
data tersebut kompatibel dengan sistem
Manajemen file, ketika volume data yang ada semakin
besar dan jumlah data user semakin banyak, maka hal
terbaik yang harus dilakukan adalah menggunakan
database management system (DBMS) untuk
membantu menyimpan, mengatur,dan mengelola data
Memvisualisasikan hasil, untuk berbagai macam tipe
operasi geografis, hasil akhirnya divisualisasikan dalam
bentuk peta atau graf. Peta sangat efisien untuk
menyimpan dan mengkomunikasikan informasi
geografis. Namun saat ini SIG juga sudah
mengintegrasikan tampilan peta dengan menambahkan
laporan, tampilan tiga dimensi, dan multimedia.

KEGUNAAN DALAM BIDANG


GEOLOGI

Penerapan sistem informasi geografis dalam ilmu geologi


dimanfaatkan pada pengelolaan sumber daya mineral,
sebaran air tanah, panas bumi dan kebencanaan. Berikut ini
beberapa manfaat sistem informasi geografi dalam ilmu
geologi, diantaranya:

Membantu dalam pencarian persebaran sumber daya seperti


mengetahui persebaran minyak dan gas bumi, batubara,
panasbumi, emas. Selain itu juga membantu mengekplorasi
wilayahwilayah yang kaya akan sumber daya alam lainnya
seperti perak, tembaga, mineral ekonomis, emas, dan
bahan industri lainnya.

Untuk mengetahui persebaran logam dan non logam Yang


termasuk logam yaitu logam besi, logam dasar, logam mulia
dan logam ringan, sedangkan yang tergolong non logam
meliputi bahan bangunan, bahan keramik, bahan industri,
dan batu mulia.

Penentuan lokasi-lokasi pertambangan


dilakukan untuk menjaga keselamatan dan
memperhitungkan keamanan para pekerja
tambang dan menjaga kelestarian
lingkungan nantinya.
Menginventarisasi manajemen dan
perijinan proyek pertambangan
Melakukan pemetaan permukaan,
disamping pemotretan dengan pesawat
terbang dan aplikasi GIS, dan masih banyak
lagi.