Anda di halaman 1dari 50

ACARA II

Pengenalan Jenis-jenis
Citra

A. Konsep Resolusi dalam


Penginderaan Jauh
Spasial-Temporal-Spektral-Radiometrik

A. KONSEP RESOLUSI
Data penginderaan jauh memiliki empat macam
resolusi yaitu
Resolusi Spasial
Resolusi Temporal
Resolusi Spektral
Resousi Radiometrik

1. Resolusi Spasial
Resolusi spasial adalah ukuran terkecil dari
suatu bentuk (feature) permukaan bumi yang
bisa dibedakan dengan bentuk permukaan di
sekitarnya atau yang ukurannya bisa diukur.

Perbedaan tampilan objek pada berbagai macam resolusi spasial citra (Sumber: coast.noaa.gov)

1. Resolusi Spasial (Lanjutan)


Resolusi spasial berkaitan erat dengan skala peta
yang dihasilkan.
Menurut Tobler (1987):
Skala Peta = resolusi spasial (dalam meter) x 2.000
Memurut Doyle (1984):
Skala Peta = resolusi spasial (dalam meter) x 10.000

2. Resolusi Temporal
Resolusi temporal adalah interval waktu yang
dibutuhkan oleh suatu system penginderaan
jauh untuk merekam lokasi yang sama.
Contohnya:
Satelit GMS merekam lokasi yang sama dua kali sehari
Satelit SPOT merekam ulang setiap 26 hari sekali

Hubungan resolusi spasial-temporal


dengan aplikasi PJ

3. Resolusi Spektral
Resolusi temporal adalah kemampuan suatu
system optic-elektronik untuk membedakan
informasi (objek) berdasar pantulan atau
pancaran spektralnya.
Semakin banyak saluran spektralnya (dan
masing-masing cukup sempit), semakin tinggi
kemampuan membedakan objek.

3. Resolusi Spektral (Lanjutan)


Pada awalnya kamera hanya menghasilkan potret hitamputih dengan satu julat spectral yang lebar (dari biru
sampai merah) unispektral
Kemudian berkembang kamera multisaluran, misalnya
dengan empat sensor (biru, hijau, merah, inframerah dekat)
multispektral
Saat ini perkembangan citra satelit telah menghasilkan
citra hyperpektral bahkan ultraspektral.

3. Resolusi Spektral (Lanjutan)


Contoh pembagian saluran spectral beberapa
satelit:

4. Resolusi Radiometrik
Resolusi radiometric adalah kemampuan sensor
dalam mencatat respon spectral objek.
Secara langsung dikaitkan dengan kemampuan
koding yang mengubah pancaran spectral
menjadi angka.
Kemampuan ini dinyatakan dalam bit.

4. Resolusi Radiometrik (lanjutan)


Contoh:
1 bit = citra memiliki gradasi keabuan sebanyak 2 1 (2 tingkatan)

2 bit = gradasi keabuan sebanyak 2 2 (4 tingkatan)

3 bit = gradasi keabuan sebanyak 2 3 (8 tingkatan)

dan seterusnya

B. Sensor Penginderaan
Jauh Aktif vs. Pasif
Sumber gelombang elektromagnetik

PJ Sistem Aktif
Penginderaan jauh aktif merekam pantulan
energy eletromagnetik yang dipancarkan oleh
system penginderaan jauh itu sendiri
Contoh:
Radio Detection and Ranging (Radar)
Light Detection and Ranging (Lidar)
Sound Detection and Ranging (Sonar)

PJ Sistem Pasif
Penginderaan Jauh Pasif memiliki system yang tidak
memancarkan gelombang elektromagnetik sendiri.
Sistem ini sensornya merekam pantulan gelombang
dari sumber alami, misalnya dari matahari.
Contoh:
Foto udara standar
Sistem penginderaan jauh Quickbird
Sistem penginderaan jauh Landsat
Sistem penginderaan jauh NOAA

PJ Sistem Aktif vs. Sistem Pasif

C. PJ Sistem Fotografi vs.


PJ Sistem Non Fotografi

Perbedaan PJ Sistem Fotografi dan PJ


Sistem Non Fotografi
Variabel Pembeda

Jenis Citra
Citra Foto

Citra Nonfoto

Sensor

Kamera

Nonkamera, penyiam (scanner), kamera


dengan detector bukan film

Detektor

Film

Pita magnetic, thermistor, foto konduktif, foto


voltaik

Proses perekaman

Fotografi/kimia Elektronik
wi

Mekanisme
perekaman

Serentak

Parsial

Spektrum
elektromagnetik

Tampak dan
perluasannya

Spektrum tampak, NIR, SWIR, TIR, Gelombang


Mikro

(Sutanto, 1986)

Perbedaan PJ Sistem Fotografi dan PJ


Sistem Non Fotografi (Lanjutan)
Perkembangan teknologi telah membuat
perbedaan antara PJ Sistem Foto dan PJ Sistem
Nonfoto menjadi bias, misalnya kamera masa
kini telah menggunakan detector berupa
CCD/CMOS dengan proses perekaman secara
elektronik.
Salah satu variabel yang masih dapat
digunakan sebagai pembeda adalah spectrum
yang digunakan.

Perbedaan PJ Sistem Fotografi dan PJ


Sistem Non Fotografi (Lanjutan)
Julat
Fotograf

C.1. PJ Sistem Fotografi

Sensor Fotografik (Kamera)


Variasi warna yang muncul tergantung pada:
1. Sistem lensa, diafragma dan filter yang
digunakan
2. Jenis dan kepekaan film
3. Spektrum panjang gelombang yang digunakan
Sensor foto hanyak bekerja pada spektrum tampak
(0,4 0,7 m) dan perluasannya, yaitu spektrum
inframerah dekat (hingga sekitra 0,9 m).

Perekaman Sensor Foto

PJ Foto Foto udara format standar

Pankromatik hitam-putih
Ukuran: 23 cm x 23 cm

Inframerah warna semu


Ukuran: 18 cm x 18 cm

Sensor film pada foto udara format standar adalah 23cm x 23 cm atau 18cm x18 cm
Foto cetaknya juga dibuat pada ukuran yang sama

PJ Foto Foto Udara Format Kecil


(Small Format Aerial Photography)

SFAP disebut small format karena ukuran sensornya yang kecil (bandingkan
dengan format standar yg berukuran 23 cm atau 18cm)

C.2. PJ Sistem Non


Fotografi

Sensor Non-fotografik (Scanner)


Sebagian besar sensor PJ non foto adalah sensor pasif
berupa sensor elektro-optic (Danoedoro, 2012).
Cara perekaman scanner elektro-optik terdiri dari 3 macam
menurut Vincent (1997), yaitu:
1.Whiskbroom, yaitu perekaman secara menyilang arah
gerak wahana (across-track), Lillesand et al. (2008)
memberi istilah accros-track scanner.
2.Pushbroom, yaitu perekaman yang gerak sapuannya
sepanjang (searah) gerak wahana.
3.Scanner deret dua dimensional, menggunakan deret
detector 2 dimensi seperti frame pada kamera. sangat
jarang hanya pada Landsat generasi pertama.

Scanner Whiskbroom

Scanner Pushbroom

Contoh Citra Non Foto


(Optic-Elektronik)
Multispectral - Hyperspektral - Ultraspectral

Perbedaan Citra Multispektral,


Hyperspektral, dan Ultraspektral

Cara pemisahan spektum


elektromagnetik

Lensa Dikhroik

Prisma

Spectrum tertentu
Sinar putih
(semua spectrum)

Filter Transmisi

Contoh Citra Multispektral: Landsat 8 OLI

Landsat 8 OLI merupakan salah satu citra multispektral beresolusi spasial menengah

Tiap saluran memiliki respon spectral yang berbeda-beda, lebih lanjut dipelajari dalam acara 2b

Landsat 8 OLI dan Landsat 7 ETM+

Ingat, masing-masing citra memiliki saluran dengan julat yang berbeda. Kode band
(urutan angka) nya juga tidak sama.
Contohnya saluran biru Landsat 7 adalah band 1 sementara pada Landsat 8 adalah
saluran 2. Julat (rentang) spektrumnya pun berbeda.

Contoh Citra satelit Multispektral: Band 3 Pada Landsat 5,


Landsat 7, dan Landsat 8 masing-masing memiliki spektrum
yang berbeda

Citra Landsat 5
(Pankromatik Band 3)

Citra Landsat 5
(Band 3)

Citra Landsat 7 ETM +


(Band 3)
Saluran 0,63 0,69 m

Citra Landsat 8 OLI


(Band 3)
Saluran 0,53 0,59 m

Citra Quickbird
Saluran
Biru

Saluran
Hijau

Komposit
Warna Asli

Quickbird merupakan salah


satu citra multispektral
beresolusi tinggi

Saluran
Merah
Catatatn:
Bagaimana sih membuat komposit biar gak hitam putih lagi?
- Sabar, acara komposit masih jauh :p

- Cita Worldview 2 (Pankromatik single band)


Asli)

- Cita Worldview 2 (Komposit Warna

Wordview merupakan salah satu citra multispektral beresolusi tinggi

Citra Hyperspektral: E01 Hyperion

Komposit

Single band

Contoh Citra Non Foto


(Thermal)

Contoh Tampilan Citra Thermal


Citra Thermal
menggunakan
inframerah thermal
(5,5 micrometer 1
cm)
Sensor Thermal
merekam
pancaran/emisi
kalor objek

Contoh Tampilan Citra Thermal : ASTER TIR

Citra Satelit Aster TIR


(Band 1)
Citra Satelit Aster TIR
(Band 2)

Citra Satelit Aster TIR


(Band 3)

Contoh Citra Non Foto


(RADAR)
Radio Detection and Ranging

Contoh Tampilan Citra RADAR


Radar menggunakan
gelombang mikro
(panjang gelombang
1cm 1m)
Sensor Radar
menangkap
hamburan balik
objek

Contoh Citra Non Foto


(LIDAR)
Light Detection and Ranging

Contoh Tampilan Citra LIDAR

Lidar merupakan PJ system


aktif yang menggunakan
laser
Gelombang yang digunakan
umumnya UV, Visual, atau
NIR

Kegiatan Praktikum
Amati citra-citra penginderaan jauh yang
dibagikan asisten
Buatlah tabel seperti contoh (Tabel 2.1)
Catat citra-citra satelit yang dibagikan dan
masukkan ke dalam tabel dan lengkapi
spesifikasinya.
Potret masing-masing citra dan masukkan
pada tabel

HASIL PRAKTIKUM
Sistem
NO

Resolusi

Tanggal
peluncuran

Nama Sensor

Skala
optimal
Aktif

Pasif

Spasial

Temporal Radiometrik

20 meter 26 hari

20 meter 26 hari

20 meter 26 hari

Spektral

Band 1
( 0,50-0,59
mikrometer)

Band 2
(0,61 0,68
mikrometer)

Band 3
( 0,79 0,89)
mikrometer)

tanggal, bulan,
SPOT 4 HRVIR tahun

10 meter 26 hari

Pan
(0,61-0,68
micrometer)
(

Tabel 2.1 Spesifikasi Citra (Contoh)

Bidang
Gambar
kajian yang
sesuai

Link informasi sumber citra penginderaan jauh


Penydia Citra

Data

Alamat Website

Canada center for


remote sensing

Landsat 5 dan SPOT

www.ccrs.ca/cdql.html

EOSAT

Landsat, IRS, JERS, ERS

www.eosat.com

Goddard space flight


AVHRR
center

www.extreme.gsfc.nasa.gov

JAPAN NASDA

www.hdsn.eoc.nasda.go.jp

JERS-1

Johnson space center Citra dari satelit berawak

www.image.jsc.nasa.gov/html/home.htm

Jet propulsion
Laboratory

Educational Outsearch Center www.jpl.nasa.gov/education/html

Imaging radar

www.southport.jpl.nasa.gov

Public information office

www.jpl.nasa.gov

NASA

Starting point

www.hypatia.gsfc.nasa.gov/NASA.homepage.html

Scientific and tech. Info.

www.sti.nasa.gov

National oceanic and


atmospheric
Image catalog
administration

www.esdim.noaa.gov/NOAA.catalog/NOAA.ctalog.html

Weather satellite data

www.ncdc.noaa.gov

Radarsat Canada

Radarsat

www.radarsat.sou.gc.ca

Syracuse University

SIR-C

www.ericir.syr.edu/NASA/nasa.html

U.S. Geological
Survey

Global Land Information


System

www.edcwww.cr.usgs.gov/dclass.dclass.html

U.S. Spy satellite image

www.edcwww.cr.usgs.gov/dclass.dclass.html

UK

Weather image

www.web/nexor.co.uk/user/jpo/weather/weather.html

Tugas
Cari kurva pantulan spektral objek
(minimal mencakup objek air,
vegetasi, dan tanah), kemudian
pelajari kurva tersebut.

Terimakasih atas perhatiannya,


semoga ilmunya bermanfaat,
senang bertemu dengan kalian