Anda di halaman 1dari 10

PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF

LARUTAN DALAM KEHIDUPAN SEHARIHARI


Afrilia Hidayati
13307141048
Melia Alifiana
13307141059
Ismi Fawaid
13307144003
Nindyashinta M.D. 13307144014

Sifat Koligatif
Suatu koloid dalam medium cair juga mempunyai sifat

koligaif. Sifat ini hanya bergantung pada jumlah partikel


koloid bukan pada jenisnya. Sifat-sifat koligatif koloid
umumnya lebih rendah daripada lautan sejati dengan
jumlah partikel yang sama (Yazid, 2005). Ini disebabkan
karena butir-butir koloid terdiri atas beribu-ribu molekul,
sedangkan pengaruh terhadap sifat koligatif hanya
ditentukan oleh jumlah molekul (Sukardjo, 1997)

Penurunan Tekanan Uap


Menguap merupakan kondisi ketika molekul-molekul zat

cair melepaskan diri dari permukaan cairnya dan


membentuk fasa gas atau uap
Tekanan uap jenuh adalah ukuran kecenderungan
molekul-molekul cairan untuk lolos menguap
Tekanan uap jenuh zat cair murni tergantung pada
kemampuan molekul zat cair meninggalkan permukaan
cairan.

Penurunan tekanan uap yang terjadi merupakan selisih

dari tekanan uap jenuh pelarut murni (P) dengan tekanan


uap larutan (P).
P = P - P

Tekanan uap larutan ideal dihitung berdasar hukum

Raoult tiap komponen dalam suatu larutan melakukan


tekanan yang sama dengan fraksi mol kali tekanan uap
dari komponen (pelarut) murni.
P = Xpelarut . P
Karena P= P - P
= P - (Xpelarut . P)
= P - ((1-Xterlarut) . P)
= P - (P-Xterlarut P)
Jadi P = X terlarut . P

Laut

mati adalah contoh dari terjadinya penurunan


tekanan uap pelarut oleh zat terlarut yang tidak mudah
menguap. Air berkadar garam sangat tinggi ini terletak di
daerah gurun yang sangat panas dan kering, serta tidak
berhubungan dengan laut bebas, sehingga konsentrasi
zat terlarutnya semakin tinggi.

Kenaikan Titik Didih


Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair

mendidih.
Pada suhu ini, tekanan uap zat cair sama dengan tekanan
udara di sekitarnya menyebabkan terjadinya penguapan
di seluruh bagian zat cair.

Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut

murni disebut kenaikan titik didih dinyatakan sebagai Tb .


Tb = titik didih larutan titik didih pelarut
Besarnya kenaikan titik didih larutan Tb, berbanding lurus
dengan molalitas (m) dari larutan
Tb = m.Kb
Tb = kenaikkan titik didih
Kb = tetapan kenaikkan titik didih molal
m = kemolalan larutan

Contoh Kenaikan Titik Didih


Distilasi
Air mendidih
Merebus Telur