Anda di halaman 1dari 6

KESELAMATAN KEAMANAN

PERALATAN KESEHATAN

1. Klasifikasi Peralatan Kesehatan


2. Tingkat Resiko Peralatan Kesehatan
3. Keselamatan Kerja Listrik pada Peralatan Kesehatan
4. Keselamatan Kerja Mekanik Pada Peralatan Kesehatan
5. Keselamatan Kerja Kimia pada peralatan Kesehatan
6. Keselamatan Kerja gas / Tekanan pada Peralatan
Kesehatan
7. Keselamatan Kerja Radiasi Pada Peralatan Kesehatan
8. Keselamatan Bahaya Biologis ( Infeksi Nosokomial )

Kalsifikasi Peralatan Elektromedik


Class I

adalah peralatan elektromedik yang didalam sistim pengamanan


terhadap bahaya kejut listrik menggunakan atau mengandalkan
adanya saluran kabel pentanahan (protective earth conductor)
Class II
adalah peralatan elektromedik yang didalam sistem pengamanan
terhadap bahaya kejut listrik tidak hanya menggunakan isolasi
dasar (basis insulation) tetapi juga menggunakan isolasi ganda
(double insulation)
Class III
adalah peralatan yang didalam sistem pengamanan terhadap
bahaya kejut listrik menggunakan atau mengandalkan sumber
tegangan awal (input) Safety Extra Low Voltage ( SELV )

Type Class Pada Peralatan Kesehatan


Menurut IEC 60601-1
Type B,
adalah peralatan elektromedik yang dalam pemakaiannya tidak memungkinkan bersentuhan
langsung dengan tubuh pasient, dengan kata lain peralatan ini tidak menggunakan / memiliki
applied part
Type BF (body protected),
adalah peralatan elektromedik yang dalam penggunaannya memungkinkan bersentuhan
langsung dengan tubuh pasient (applied part) serta menggunakan F-TYPE FLOATING
APPLIED PART.
Type CF (cardiac protected) ,
adalah peralatan elektromedik yang dibuat sengaja diperuntukkan berhubungan secara
langsung dengan jantung (heart). Type ini memiliki tingkat perlindungan yang tinggi, terutama
sangat mewaspadai pencegahan terjadinya kebocoran arus listrik (leakage current)

Keterangan:

Gambar 1 Contoh peralatan elektromedik kelas I

1. Plug utama dengan kontak


pembumian protektif
2. Kabel catu dayacatu daya
utama yang dapat dilepas
3. Appliance coupler
4. Kontak pembumian
protektif dan pin
5. Terminal pembumian
fungsional
6. Isolasi dasar
7. Selungkup
8. Sirkit sekunder
9. Bagian utama
10. Bagian yang
diaplikasikan
11. Motor
12. Layar dengan protektif
pembumian
13. Isolasi tambahan
14. Shaft yaitu bagian yang

Keterangan:
1. Plug utama
2. Kabel catu dayacatu
daya utama
3. Isolasi dasar
4. Isolasi tambahan
5. selungkup
6. Terminal pembumian
fungsional
7. Bagian utama
8. Bagian yang
diaplikasikan
9. Isolassi yang dikuatkan
10. Motor

Gambar 2 Contoh peralatan elektromedik kelas II yang terbungkus dengan logam