Anda di halaman 1dari 13

Oleh:

Arianita Putri Pratiwi


Dhea Erningtyas
Pembimbing : drg. Sofia Katzumi

No.status : H. 2149/III/2010
Nama : Hedhita Vidya A
Tanggal lahir : 27 april 1989
Usia : 21 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
1.Keluhan utama :
- terdapat luka pada mukosa pipi kiri belakang bawah
2. Riwayat Penyakit
- 3 hari yang lalu terdapat luka kecil, sakit, pernah
menggunakan obat (abothyl) lalu luka menjadi besar
dan kemudian lama kelamaan rasa sakit berkurang.

Gambaran Klinis

Terdapat luka (ulkus) berbentuk oval, berdiameter <


1cm, berwarna putih dan berbatas merah (pada
regio gigi 37)

Diagnosis

AFTE tipe minor pada mukosa bukal kiri


belakang bawah regio gigi 37
Perawatan
Kunjungan I (8 April 2010) : instruksi pasien
menjaga OH dan menggunakan obat salep
Bufacomb
R/ zalf Bufacomb tube no.I
.u.c
Kunjungan II (15 April 2010) : ulkus sudah
hilang dan pasien tidak merasa sakit lagi.

8 April 2010

15 April 2010

STUDI PUSTAKA
Definisi
AFTE atau aphtae dapat diartikan

sebagai suatu ulserasi baik single


ataupun multiple yang etiologinya tidak
diketahui dengan pasti dan terdapat
pada mukosa mulut.
Nama lain dari kondisi ini antara lain

aphtous ulcers,ulcerative stomatitis, dll

ETIOLOGI
Etiologi afte belum dapat dipastikan.
Timbulnya afte dapat dipengaruhi

oleh hal-hal seperti suatu reaksi


imun, genetik, hormonal dan faktor
kondisional lain seperti ansietas, dan
stress emosional.

GEJALA KLINIS
Ulser afte berbentuk bulat-oval dan tepinya

beraturan, dapat timbul sebagai ulserasi single


atau multiple. Biasa terdapat pada lidah, palatum,
dan mukosa unattached. Lokasi terseringnya
yaitu pada mukobukal fold.
Pada awalnya timbul makula kemerahan yang

kemudian menjadi nekrosis, membentuk suatu


ulser dangkal dengan tepi yang beraturan.
Ulser ini dikelilingi daerah erythematous dan

konsistensinya lunak serta sangat sakit.

Lesi ini disertai rasa sakit akut yang

timbul bila pasien makan, menelan


dan adanya pergerakan dari lidah.
Alkohol, buah-buahan dan makanan

pedas akan memperparah rasa sakit.


Ulser sembuh dalam 10-14 hari dan

tidak meninggalkan bekas luka.

AFTE dibagi menjadi 3


AFTE mayor

AFTE minor

Tipe herpetik

Diameter ulkus > 1cm

Diameter ulkus < 1cm

Ulkus kecil < 1-2 mm

Biasa terdapat pada


mukosa mulut yang
berkeratin (palatum
durum dan attached
gingiva)

Biasa terdapat pada


mukosa mulut yang
tidak berkeratin
(mukosa pipi, lidah atau
bibir)

Seluruh mukosa mulut


dapat terkena

Tanpa didahului gejela


prodromal

Tanpa didahului gejela


prodromal

Didahului dengan gejala


prodromal

Ulkus seperti kawah,


Ulkus berwarna abu-abu
disekelilingnya hiperemi, kuning, disekitarnya
ada komponen nekrotik
berwarna merah
ditengahnya

Ulkus berwarna abu-abu


tanpa dikelilingi daerah
merah ditepinya

Sangat sakit
mengganggu kesehatan
pasien

Sangat sakit
mengganggu makan
dan bicara

Sangat sakit dan


mengganggu makan
dan bicara

Sembuh > 14 hari


dengan meninggalkan
jaringan parut

Sembuh dalam 7-10 hari


tanpa meninggalkan
jaringan parut

Sembuh dalam 7-14 hari

Afte tipe mayor

Afte tipe
minor

Afte tipe minor


herpetik

DIAGNOSIS
BANDING
AFTE minor
Traumatik
ulser
Berbentuk
bulat-oval,
tepinya
beraturan
Ulkusnya
terdapat
dirongga
mulut,
Etiologinya
tidak diketahui,
diduga
berhubungan
dengan imun,
hormon,dll
Sembuh dalam
7-10 hari

Bentuk dan
tepinya tidak
beraturan
Ulkus terdapat
dirongga mulut

Aphthous ulcer tipe minor

Timbul karena
adanya suatu
trauma
(mekanik,
kimiawi,
thermal, dsb)
Sembuh
apabila
penyebab
trauma
dihilangkan.

Traumatik Ulser

DIAGNOSIS
BANDING
AFTE
minor
Celiac

Disease

Berbentuk
bulat-oval,
tepinya
beraturan
Jumlahnya 1-5

Ulkusnya
hanya
dirongga
mulut, tidak
terjadi diare

Berbentuk
bulat oval
seperti afte
minor.
Jumlah lebih
dari 1
menyebar
sampai ke usus
halus

Ulkusnya
terdapat
sampai pada
usus halus
sehingga
Etiologinya
tidak diketahui, terjadi diare
diduga
Etiologinya
berhubungan
adalah akibat
dengan imun,
alergi glutein
hormon,dll
pada gandum

Aphthous ulcer tipe minor

Aphthous ulcer pada pasien penderita


celiac disease.