Anda di halaman 1dari 28

PRESENTASI KERJA PRAKTEK

UNIVERSITAS MUHAMMADIAH JAKARTA

PROYEK PEMBANGUNAN
KANTOR PUSDIKLATKAR
DINAS PEMADAM
KEBAKARAN DAN
PENYELAMATAN PROVINSI
DKI JAKARTA

Di Susun Oleh:
Ika Desiyanti - 2011410061
Vita Mayasari - 2011410074
Teknik Sipil

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II PERSIAPAN
LELANG DAN KONTRAK
BAB III STRUKTUR
ORGANISASI
BAB IV METODE
PELAKSANAAN DI
LAPANGAN
BAB V PENGAWASAN
PELAKSANAAN DI
LAPANGAN
BAB VI PENUTUP DAN
KESIMPULAN

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring dengan terus berkembangnya Kota Jakarta, maka harus
diimbangi pula dengan Sumber Daya Manusia dalam mengatasi bencana
kebakaran. Oleh sebab itu, Dinas Damkar PB Provinsi DKI Jakarta
melalui Bidang Pusat Pendidikan dan Latihan Pemadam Kebakaran perlu
memberikan pelatihan kepada seluruh jajaran di Dinas Damkar PB di
lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Gedung ini dibangun diatas lahan luas 432 m2, yang beralamat di
Jl. Ciracas Raya, Jakarta Timur. Gedung ini meiliki 8 lantai terdiri dari :
1 lantai basement, lantai 1- 8 dan lantai atap penutup tangga.
Estimasi biaya pembangunan proyek ini adalah Rp. 22.033.018.312,00

B. Data Proyek
Owner

: Dinas Pemadam Kebakaran dan


Penanggulangan Bencana Provinsi DKI
Jakarta
Jenis Proyek
: Gedung Pelatihan
Luas Lahan Total
: 432 m2
Jumlah Lantai
: 8 Lantai
Konsultan Perencana
: PT. Granitindo Cipta Sejati
Kontraktor
: PT. Karya Bisa Jasa Utama, JO
Jenis Kontrak
: Harga Satuan (Unit Price)
Jangka Waktu Pelaksanaan : 217 hari kalender
Jangka Waktu Perawatan :180 hari kalender
Cara Pembayaran
: Termin

C. Lokasi Proyek
Batas lokasi proyek :
a. Sebelah Utara
: Jl Raya Ciracas
b. Sebelah Timur
: Jl. Kaja II B
c. Sebelah Selatan
: Tanah Kosong
d. Sebelah Barat
: Bank CIMB Niaga cabang Mikro Laju

BAB 2 PERSIAPAN LELANG DAN KONTRAK


Sebelum proses pembangunan suatu proyek, terlebih dahulu owner
akan mengadakan pelelangan, sehingga melalui pelelangan ini, owner
mendapatkan beberapa calon kontraktor. Setelah melalui beberapa
proses pelelangan, maka owner akan menunjuk salah satu kontraktor
sebagai pemenang pelelangan.

PROSES PELELANGAN
Pendaftaran
melalui LPSE

Dokumen
tender

Aanwijzing

Evaluasi

Pembukaan
Dokumen
Penawaran

Upload
Dokumen

Pembuktian
Kualifikasi

Pengumuman
Pemenang

Masa Sanggah
Hasil Lelang

SPPBJ (Surat Penunjukkan


Penyedia Barang dan Jasa)

Kontrak adalah pernyataan tertulis kedua belah pihak untuk saling


mengikat mengerjakan suatu hal dengan aturan-aturan yang
disepakati bersama.
Pada Pembangunan Kantor Pusdiklatkar Dinas Pemadam Kebakaran
dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, sistem kontrak yang
digunakan adalah Unit Price (harga satuan), dimana jenis pekerjaan
borongan dan perhitungan volume berdasarkan hasil perhitungan
bersama untuk masing-masing unsur/jenis item pekerjaan sudah
diketahui dengan pasti berdasarkan gambar rencana & speksifikasi
teknisnya.

BAB 3 STRUKTUR ORGANISASI


A. Manajemen proyek
. Struktur organisasi proyek (organization chart)
. Pemilik proyek (owner)
. Konsultan perencana
. Kontraktor

B. Hubungan kerja antara unsur-unsur


pelaksana
.Kedudukan masing-masing pihak secara teknis.
.Kedudukan masing-masing pihak secara hukum.

C. Struktur organisasi pelaksana pekerjaan

Project Manager
Site Manager
Tenaga Ahli (Arsitektur, Struktur, MEP, dan K3 )
Pengawas

BAB 4 METODE PELAKSANAAN DI LAPANGAN

Bahan Bangunan yang Digunakan


Beton (concrete), mutu beton K-350 dengan fc = 29,05 Mpa
Besi tulangan, mutu tulangan fy=400 MPa (BJTD-40) untuk >D10,
dan mutu tulangan fy= 240 MPa (BJTD-24) untuk >8.
Kayu
Bahan lain-lain seperti mortar, bata merah, keramik, sanitary,
gypsum, cat interior & exterior.

PERALATAN KERJA
Theodolite

Excavator

Truck Mixer

Tower Crane

Tahapan Pelaksanaan
Pekerjaan
Pekerjaan Tower Crane

Perencanaan
Lokasi
penempatan
Tower Crane

Pekerjaan Tanah

Pekerjaan galian tanah pada proyek


ini dilakukan menggunakan
excavator dan dibuang menggunakan
dump truck

Pekerjaan Pondasi Rakit


(Raft Foundation)
Shop
drawing

Pemasangan
bekisting

Pabrikasi
pembesian
Checklist
pemasangan besi

Pengecoran

Pekerjaan Pondasi Rakit


(Raft Foundation)

Pekerjaan Shear Wall


Shop
drawing

Pabrikasi
pembesian

Checklist
pemasangan besi
Pemasangan
bekisting

Pengecoran

Pekerjaan Shear Wall


Pada pekerjaan pemasangan bekisting untuk
Shear Wall menggunakan metoda Bekisting
Sistim. Bekisting Sistim ini sering disebut juga
metoda investasi karena BekistingSistim ini
pada awal pembuatannya memakan biaya yang
lumayan cukup besar.Bahan dasar dalam
pembuatan Bekisting Sistim adalah besi holo
dan besi baja, bahan dasar inilah yang
memakan biaya yang lumayan besar kemudian
juga dalam hal pengerjaan Bekisting Sistim
yang menggunakan metode las

Pekerjaan Kolom
Shop
drawing

Pabrikasi
pembesian

Checklist
pemasangan besi
Pemasangan
bekisting

Pengecoran

Pekerjaan Kolom

Pabrikasi
pembesian

Pemasangan
bekisting

Pengecoran

Pekerjaan Balok
Shop
drawing

Pengecoran

Pabrikasi
pembesian
Checklist
pemasangan besi

Pemasangan
bekisting

Pekerjaan Balok

BAB 5 PENGAWASAN PELAKSANAAN DI LAPANGAN

A. Manajemen Kualitas
Bahan atau pengerjaan yang disyaratkan oleh spesifikasi dalam pelaksanaan
proyek ini harus sesuai dengan Rencana Kerja & Spesifikasi Teknis Pekerjaan Struktur.
Ketentuan mutu dilakukan dengan cara pengujian untuk memenuhi mutu yang telah
disyaratkan dalam peraturan dan standar. Standar rujukan yang diacu dalam
spesifikasi adalah SNI (Standar Nasional Indonesia).

B. Pengontrolan Kualitas
. Beton
Mutu beton yang digunakan pada masing-masing kegiatan struktur beton harus sesuai
dengan gambar rencana dan dengan melakukan pengujian slump test dan uji tekan beton.

Prosedur Slump Test

Test Tekan Beton


Ambil beda uji yang akan ditentukan kekuatan tekanannya dari bak perendam,
kemudian bersihkan dari kotoran yang menempel dengan kain. Benda uji dapat
berbentuk silinder.
Tentukan berat dan ukuran benda uji.
Letakkan benda uji pada mesin secara sentris, sesuai dengan tempat yang tepat
pada mesin test kuat tekan beton.
Jalankan benda uji atau mesin tekan dengan penambahan beban konstan.
Lakukan pembebanan sampai benda uji hancur dan catat benda maksimum yang
terjadi selama pemeriksaan benda uji beton.
Pengujian kuat tekan beton ini dilakukan pada saat beton berumur 3, 7, 14, dan 28
hari lalu diambil rata-rata.
Evaluasi hasil pengujian.

C. Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L)


Kecelakaan dalam pekerjaan tidak dapat dihilangkan namun bisa dikurangi dengan
analisa dalam pengendalian resiko. Oleh karena itu pada proyek ini mengikuti petunjuk
pelaksanaan dan ketentuan dalam K3L, seperti Perlengkapan pelindung tubuh, Kebersihan
dan kerapihan (house keeping), Rambu-rambu peringatan dll.

D. Time Schedule
Time schedule adalah rencana alokasi waktu untuk menyelesaikan masing-masing item
pekerjaan proyek yang secara keseluruhan adalah rentang waktu yang ditetapkan untuk
melaksanakan sebuah proyek.
Dari time schedule telah dijadwalkan pekerjaan pada Proyek Pembangunan Kantor
Pusdiklatkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Pekerjaan
konstruksi dimulai dari pekerjaan persiapan hingga pekerjaan pemeliharaan yaitu dari
tanggal 27 Agustus 2015 sampai dengan tanggal 31 Maret 2016.

BAB 6 PENUTUP
1. Dalam dunia konstruksi banyak pihak-pihak yang terkait dalam proses
pembangunan suatu konstruksi tersebut dan semua pihak mempunyai tujuan yang
sama yaitu terlaksananya pekerjaan sesuai yang direncanakan.
2. Tahapan pelaksanaan pekerjaan dimulai dengan pekerjaan tower crane yang
berfungsi sebagai alat bantu pendistribusian material secara vertical. Dilanjutkan
dengan Pekerjaan tanah yang meliputi pekerjaan untuk pondasi rakit (raft
foundation). Kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan Shear wall, kolom dan
balok.
3. Pada pekerjaan pemasangan bekisting menggunakan metoda Bekisting Sistim,
besi tulangan pada proyek ini digunakan baja tulangan ulir dari D10 s/d D22 dan
sesuai ketentuan SNI, dan beton menggunakan mutu beton K-350.
4. 6. Pekerjaan dilapangan harus berdasarkan gambar for constraction dari
konsultan, tetapi kontraktor harus membuat shop drawings ebagai gambar kerja
yang disetujui oleh pengawas.