Anda di halaman 1dari 17

HEMATOTHORAX

@real_MMP

Hematothorax?

Hemothorax kondisi dimana adanya kumpulan


darah di dalam ruang antara dinding dada dan
paru-paru (rongga pleura).
Penyebab paling umum dari hemothorax adalah
trauma dada

Jenis Hematothorax

Hemathorax Kecil
Hemathorax Sedang
Hemathorax Besar

ETIOLOGI
1. Trauma
2. Non trauma

Manifestasi klinis
1. Tachypne
2. Dyspnea
3. Cyanosis
4. Tachycardia
5. Hipotensi
6. Anemia
7. Nyeri di dada
8. Kelelahan
9. Gelisah dan cemas
10.Gerak dan pengembangan rongga dada tidak sama

(paradoxical) Penurunan suara napas atau menghilang


pada sisi yang terkena
11.Dullness pada perkusi
12.Adanya krepitasi saat palpasi
13.Berkeringat

pathway

DERAJAT PENDARAHAN HEMOTHORAX


1. Perdarahan derajat I (kehilangan darah 0-15%)
2. Perdarahan derajat II (kehilangan darah 15-

30%)
3. Perdarahan derajat III (kehilangan darah 3040%)
4. Perdarahan derajat IV (kehilangan darah >40%)

KOMPLIKASI
HEMOTHORAX
Kehilangan darah
Kegagalan pernapasan
Syok
Kematian
Fibrosis atau parut dari membran pleura

PENATALAKSANAA
N
1. Hemothorak kecil : cukup diobservasi, gerakan aktif (fisioterapi)

dan tidak memerlukan tindakan khusus.


2. Hemothorak sedang : di pungsi dan penderita diberi transfusi.
Dipungsi sedapat mungkin dikeluarkan semua cairan. Jika ternyata
kambuh dipasang penyalir sekat air.
3. Hemothorak besar : diberikan penyalir sekat air di rongga antar iga
dan transfusi.

pengobatan hemothorax
Pengosongan rongga pleura dari darah
Menghentikan pendarahan
Memperbaiki keadaan umum.

Tindakan yang di
lakukan perawat
1. Resusitasi cairan
2. Pemasangan chest tube ( WSD )
3. Apabila dengan pemasangan WSD, darah tetap

4.
5.
6.
7.

tidak berhenti, maka dipertimbangkan untuk


Thorakotomi.
Pemberian terapi Oksigen 2-4 Liter/menit
Transfusi darah
Pemberian antibiotika
Apabila terjadi penebalan pleura, pertimbangkan
pemberian dekortikasi.

1.
2.
3.
4.
5.

Chest-ray
CT- Scan
USG
Nilai BGA
Cek darah lengkap

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Asuhan keperawatan hemothorax


A. Pengkajian
1. Identitas pasien
2. Pemeriksaan fisik

B. Diagnosa keperawatan
1. Ketidakefektifan pola pernapasan berhubungan dengan
penurunan ekspansi paru (adanya kumpulan darah dalam
rongga pleura).
2. Gangguan rasa nyaman, nyeri dada berhubungan dengan
cedera pada jaringan paru.
3. (Resiko tinggi) Trauma / penghentian napas b/d penyakit
saat ini/proses cedera, system drainase dada, kurang
pendidikan keamanan/pencegahan.

C.intervensi

D.Implementasi
Implementasi keperawatan adalah
serangkaian kegiatan yang di lakukan perawat
unuk membantu klien dari masalah status
kesehatan yang di hadapi ke status kesehatan
yang lebih baik lagi yang menggambarkan
kriteria hasil yang di harapkan (Gordon,
1994,dam potter & perry, 1997)

E. Evaluasi
1.Pola nafas efektif
2. Nyeri berkurang / hilang
3.Mencapai penyembuhan resiko penyakit pada
waktu yang sesuai

Matur Nuwun