Anda di halaman 1dari 29

PENENTUAN HARGA TRANSFER

KELOMPOK 7 :

Ayuni Sulistiyowati

(14080694051)

Laila Kurnia H.

(14080694071)

Laila Gita A.

(14080694073)

Fahmi Makki Al-Fikri (14080694079)


Abriyana Diyah I. (14080694081)
Astried Fransisca D. (14080694085)
Inka Yulinda S.

(14080694089)


Nilai yang diberikan
atas suatu transfer
barang atau jasa dalam
suatu transaksi dimana
terdapat salah satu dari
kedua pihak yang
terlibat adalah pusat
laba.

HARGA
TRANSFER

Ilustrasi

Pihak yang terlibat dalam kasus


6-3
General
Appliance
Corporation
divisi
divisi
manufaktu
produk
r

25 %

luar
perusahaan

75 %

Prinsip
Dasar
1.
2.
3.
4.

Orang-orang yang kompeten


Atmosfer yang baik
Harga pasar
Kebebasan memperoleh
sumber daya

Situasi
Ideal

Harga
Transfer

Harga transfer sebaiknya serupa


dengan harga yang dikenakan
jika produk tersebut dijual ke
konsumen luar atau dibeli dari
pemasok luar.

Kasus General Appliance Corp.

Presiden GAC yang


memerhatikan
kinerja yang
mengalami
penurunan kualitas
dan segera
menangani.

Orang-orang yang
kompeten

Staf keuangan menjadi


atmosfer yang baik
dalam menentukan
harga transfer yang adil
dari hasil analisis dari
dep. pengendalian
mutu, dan staf
pembelian.

Atmosfer yang
baik

Guna memperoleh
penghematan dari
penjualan perlu adanya
analisis staf keuangan
kasus kompor listrik &
masalah thermostatis
lebih baik tidak membeli
dari pihak luar. sedangkan
masalah Transmisi unutk
memilih pihak luar yang
dapat terjadi
penghematan.

Harga pasar

Staf keuangan
memberikan
kebebasan kepada
setiap divisi memilih
dari hasil analisis
yang telah dilakukan.

Kebebasan
memperoleh
sumber daya

Keberadaan kapasitas internal


mungkin membatasi
pengembangan pada penjualan
eksternal

Pasar yang
terbatas

Didalam kasus ini perusahaan untuk melakukan produksi terdapat pertakain


terhadap divisi produk dan divisi manufaktur yang melibatkan pembelian
terhadap komponen pemasok yang akan membeli dari dalam atau luar
perusahaan. Pada staf pembelian yang memiliki wewenang untuk
menyelesaikan dengan tetap memutuskan komponen terus diproduksi di
dalam perusahaan. Dan ketika divisi manufaktur diperintahkan untuk
memperoleh komponen, maka mereka harus mempertahankan pada harga
dimana divisi produk dapat membeli dari pemasok luar.

Jika suatu perusahaan


merupakan produsen tunggal
dari produk yang
terdeferensiasi, tidak ada
sumber daya dari luar

Suatu perusahaan telah


melakukan investasi yang
besar, maka perusahaan
cenderung tidak akan
menggunakan sumber daya
dari luar kecuali harga jual di
luar mendekati biaya variabel
perusahaan.

Pembangunan terhadap proyek


yang dilakukan oleh Divisi Gear and
Tansmission menyerakusulan kepada pihak manajemen puncak perusahaan an
untuk meminta dana untuk pembangunan fasilitas produksi transmisi ekonomi
yang baru dan menggunakan proyeksi laba yang meningkatkan harga $ 12
yang digunakan dalam perhitungan yang menunjukkan profitabilitas proyek
dan harga itu yang digunakan dasar persetujuan proyek.

Cara yang dilakukan perusahaan tidak membeli


dan menjual produknya ke pasar bebas

1. Jika ada harga pasar yang diterbitkan,maka harga tersebut dapat


digunakan untuk menentukan harga transfer.
2. Harga pasar mungkin ditentukan berdasarkan penawaran.
3. Jika pusat laba produksi menjual produk yang serupa di pasar bebas,
maka pusat laba tersebut sering meniru harga kompetitif berdasarkan
harga diluar.
4. Jika pusat laba pembelian membeli produk yang serupa dari pasar
luar/bebas maka pusat laba dapat meniru harga kompetitif untuk produk
produk ekslusifnya

Analisis dan contoh Kasus


1.

Dari Divisi Kulkas memperoleh komponen pengatur dengan harga $ 2,15 dari pemasok luar
yang dapat diandalkan. Divisi tersebut yakin bahwa Monson Controls Corporation memiliki
kapasitas untuk memproduksi kebutuhan dan menerima pesan seharga $2,15 per unit.

2.

Berdasakan kasus pada tahun 1985 permintaan Divisi Motor Elektrik, Divisi Kulkas membeli 25
% kebutuhannya dari Divisi Motor Elektrik. Pada tahun 1986 presentase meningkat menjadi 50
% dan pada tahun 1987 mnjadi 75 %. Pada bulan Juli 1987 Divisi kulkas menginformasikan
kepada Monson Controls Corporation sejak 1 Januari1988 divisi tersebut akan membeli seluruh
unit pengendali suhunya dari divisi Motor Elektrik. Divisi kulkas membuat perubahan karena
permintaan Divisi Motor Elektrik yang dikatan terbaik bagi kepentingan perusahaan. Dan
perbandingan unit yang diproduksi dari luar dan didalam tidak berbed akualitasnya dan harga
uang dibayarkan kepada Divisi Motor Elektrik juga sama dengan dibayarkan pada Monson
Controls Corporation. Divisi mesin cuci juga membayar sejumlah pada Divisi Motor Elektrik.

3.

Menambah dan meningkatkan fasilitas produk dengan menambah unsur tembaga dan
menambah operasi penghalusan pada awal proses dan sebuah operasi penghalusan dengan
tangan pada akhir siklus maufakturnya. Dengan meningkatkan fasilitas diperlukan total biaya
dari operasi tambahan sebesar 80 sen per unitnya. Tetapi pada Divisi Produk Chrome
mengusulkan untuk menaikkan harga kompor tersebut sebesar 90 sen , 80 sen mencerminkan
biaya tambahan atas operasi tambahan dan 10 sen merupakan markup laba atas tambahan
biaya.

Kapasitas Industri

Kelebihan

Jika pusat laba penjualan tidak dapat


menjual seluruh produknya ke pasar
bebas
Pada Kasus 6.3: Masalah Thermostatis

Jika pusat laba pembelian


tidak dapat memperoleh
produk dari luar

Kekurangan

Antara tahun 1985-1987,


beberapa perusahaan alat
rumah tangga termasuk
General Appliance Corp.
membangun dan memperluas
fasilitas mereka untuk
memproduksi unit pengendali
suhu sangat tinggi. Sehingga
kapasitas produksinya jauh
melebihi permintaannya.

Harga Transfer Berdasarkan Biaya


Markup Laba

Dasar Biaya

Dasar biaya
yang umum
adalah biaya
standar

Full Costing
Variable
Costing
ABC

Dasar markup
yang umum
adalah persentase
biaya , atau
menggunakan
persentase dari
investasi

Contoh Penetapan Harga Transfer


Berdasarkan Biaya
Kasus 6-1 no.1
Divisi A dari Lambda Company memproduksi Produk X, yang dijual kepada Divisi B sebagai
komponen Produk Y. Produk Y dijual kepada Divisi C, yang menggunakannya sebagai
komponen Produk Z. Produk Z dijual kepada konsumen di luar perusahaan. Peraturan harga
dalam perusahaan menyatakan bahwa produk-produk yang ditransfer di antara divisi-divisi
adalah dengan biaya standar ditambah 10% tingkat pengembalian persediaan dan aktiva
tetap. Dari informasi yang tertera dibawah ini, hitunglah harga transfer untuk Produk X dan Y
dan biaya standar untuk Produk Z
Biaya Standar per Unit

Produk X

Produk Y

Produk Z

Bahan baku yang dibeli dari luar

$2,00

$3,00

$1,00

Tenaga kerja langsung

$1,00

$1,00

$2,00

Overhead variabel

$1,00

$1,00

$2,00

Overhead tetap per unit

$3,00

$4,00

$1,00

Volume standar

10.000

10.000

10.000

Persediaan (rata-rata)

$70.000

$15.000

$30.000

Aktiva tetap (bersih)

$30.000

$45.000

$16.000

Jawab :
Divisi A
Bahan Baku yang dibeli dari luar

$2,00

Tenaga kerja langsung

$1,00

Overhead variabel

$1,00
$4,00

Overhead tetap per unit

$3,00

Total biaya standar

$7,00

Return On Investment :
Total aset

$100.000

Persentase ROI

10%
$10.000

Volume standar
Biaya per unit

10.000
$1,00

Divisi B
Bahan Baku yang dibeli dari luar

$3,00

Tenaga kerja langsung

$1,00

Overhead variabel

$1,00

Harga transfer

$8,00
$13,00

Overhead tetap per unit

$4,00

Total biaya standar

$17,00

Return On Investment :
Total aset

$60.000

Persentase ROI

10%
$6.000

Volume standar

10.000

Divisi C
Bahan Baku yang dibeli dari luar

$1,00

Tenaga kerja langsung

$2,00

Overhead variabel

$2,00

Harga transfer

$17,60
$22,60

Overhead tetap per unit

$1,00

Total biaya standar untuk Produk Z

$23,60

Biaya Tetap dan Laba Hulu


Penetapan harga transfer dapat menimbulkan permasalahan yang
cukup serius dalam perusahaan yang terintegrasi. Pusat laba yang
pada akhirnya menjual produk ke pihak luar mungkin tidak menyadari
jumlah biaya tetap dan laba bagian hulu yang terkandung di dalam
harga pembelian internal. Bahkan jika pusat laba terakhir menyadari
adanya biaya tetap dan laba tersebut, pusat laba tersebut mungkin
enggan untuk mengurangi labanya guna mengoptimalkan laba
perusahaan.

Metode Untuk Mengatasi Masalah Harga Transfer

Persetujuan Antarunit Usaha


Dua Langkah Penentuan Harga
Pembagian Laba
Dua Kelompok Harga

Analisis Thermostatis (biaya tetap dan laba


hulu)
Divisi motor elektrik ini memproduksi pengontrol suhu,divisi mesin cuci dan
kulkas ini membutuhkan pengontrol suhu tersebut.divisi motor elektrik ini
menetapkan harga $2,40 berdasaran pada evaluasi penurunan penjualan selama 4
tahun terakhir, devisi kulkas dan mesin cuci menolak dan mengajukan harga
$2,15 berdasarkan asumsi bahwa pemasok dari luar bisa menetapkan harga
$2,15.tetapi divisi motor elektrik menyatakan menolak untuk menurunkan
harganya di bawah $2,40 kepada pihak manapun karena jika harganya $ 2,15
maka tidak mungkin mencetak laba

Analisis Transmisi (biaya tetap dan laba


hulu)
Divisi mesin cuci ini memproduksi pencuci otomatis dan membeli transmisi dari
2 pemasok yaitu divisi Gear and Transmission dan Thorndike Marchining
Corporation pada tanggal 1985 perjanjian dengan pemasok dari luar berakhir,
kemudian divisi Gear and Transmission mengajukan usulan untuk membuat
fasilitas trasmisi sendiri dan usulan tersebut disetujui dengan harga $12. pada
akhir 1985 divisi Gear and Transmission mengusulkan harga $12 ditambah
beberapa penyesuaian kecil dan divisi mesin cuci menolak dan tetap bertahan
dengan harga $11,21.

Dua Kelompok Harga


Pendapatan unit produksi dikreditkan pada harga jual ke
luar

Unit pembelian dibebankan dengan total biaya standar

Selisihnya dibebankan ke dalam akun kantor pusat dan


dieliminasi ketika laporan keuangan unit usaha
dikonsolidasikan

Kelemahan Penggunaan Dua


Kelompok Harga

Laba unit usaha > laba perusahaan secara keseluruhan

Unit usaha seolah-olah menghasilkan uang, padahal kenyataannya


perusahaan secara keseluruhan mengalami kerugian karena debit ke
kantor pusat

Unit usaha hanya berkonsentrasi


mengorbankan penjualan ke luar

Ada tambahan pembukuan dalam pendebitan akun kantor pusat

Konflik di antara unit bisnis yang berkurang dipandang sebagai


kelemahan

pada

transfer

internal

dan

Praktik Bisnis
General Appliance
Corp.

Isi :
Gambar
6.3

Metode Harga
Negosiasi

Negosiasi
antar Divisi

Sepakat

Tidak Sepakat
(Konflik)

Harga transfer

Staf Keuangan

Penentuan Harga Transfer Korporat


Jenis Transfer

Untuk pusat jasa yang


harus diterima oleh unit
penerima di mana unit
penerima dapat
mengendalikan jumlah
yang digunakan paling
tidak secara parsial

Untuk pusat jasa yang


dapat diputuskan oleh unit
usaha apakah akan
digunakan atau tidak

Pengendalian atas Jumlah Jasa

1.

Biaya variabel standar dari jasa yang diberikan

2.

Harga yang sama dengan biaya penuh (full


cost), yaitu biaya variabel standar ditambah
bagian yang wajar dan biaya tetap standar

3.

Harga yang sama dengan harga pasar, yaitu


standar full cost ditambah margin laba

NEGOSIASI
Harga komponen yang ditransfer sesuai dengan hasil negosiasi diantara mereka,
biasanya berdasarkan harga aktual yang dibayarkan kepada pemasok luar untuk
komponen yang sebanding.
Selain itu jika harga luar berdasarkan pembelian yang dilakukan pada tanggal yang
lebih awal, maka disesuaikan untuk perubahan tingkat harga umum sejak tanggal
tersebut.

Arbitrase dan penyelesaian konflik

Masalah

Utama

Staf
keuangan
Transmisi

Harga kompor yang naik $10


per unit dikarenakan adanya
biaya tambahan atas
operasi tambahan yang
dilakukan untuk
memperbaiki mutu produk.

Pengendalian
thermostatis

Analisis staf keuangan pada


masalah utama kompor
Karena hasilnya yang sudah jelas yaitu kualitas produk yang meningkat
dan komponen-komponen barunya memiliki kualitas yang lebih baik jika
dibandingkan dari pemasok luar. Maka diputuskan untuk menyetujui usul
dari divisi manufaktur untuk menaikkan harga kompor. Karena staf
keuangan mempertimbangkan lebih baik mana antara harga murah namun
konsumen merasa tidak puas dan akhirnya mempengaruhi tingkat
penjualan atau menaikkan harga jual sedikit lebih mahal namun kualitas
terjamin dan konsumen merasa puas

Analisis staf keuangan pada


masalah pengendalian
thermostatis
Sekilas masalah pengendalian thermostatis :
Divisi kulkas mengusulkan harga $2,15 namun divisi motor menolak
menurunkan harganya di bawah $2,40 karena dirasa laba yang dihasilkan
menurun drastis. Setelah beberapa minggu bernegosiasi akhirnya
diserahkan pada staf keuangan untuk penyelesaiannya.
Analisis
Disimpulkan staf keuangan menyetujui usulan divisi kulkas yaitu harga
sebesar $2,40 karena jika kebutuhan divisi diperoleh dari pemasok luar
maka akan menimbulkan eliminasi pada kelebihan kapasitas

Analisis staf keuangan pada


masalah transmisi
Sekilas masalah transmisi:
Divisi gear and transmission dan divisi mesin cuci bersama-sama menentukan
karakteristik kinerja yang dibutuhkan untuk transmisi ekonomi. Akhirnya divisi
gear and transmission mengirim rincian biaya, dan diperolehlah harga $11,66.
namun menurut divisi gear and transmission harga tersebut tidak memberikan
laba yang objektif , maka diusulkan untuk menjualnya dangan harga $12.
namun divisi mesin cuci menolak untuk menerima harga harga yang diusulkan
dan tetap bertahan pada harga $11,21.
Analisis
Staf keuangan menyetujui usul divisi gear and transmission dengan harga $12
karena dengan harga tersebut dapat memperoleh laba setelah pajak sekitar
15%, dan hal tersebut nantinya akan dapat menghilangkan unsur desain.

Klasifikasi produk
Kelas I : Kelas II : Kompor, pengontrol suhu (thermostatis), transmisi

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai