Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KERJA

PRAKTEK

RISET TEKNOLOGI INFORMASI


NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

Nama

: abdurrahimradhin

Nim

: 11453104992

Kelas

:c

Semester

: 5 (lima)

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUSKA SULTAN SYARIF
KASIM RIAU
Jl. HR.Soebrantas No 155 KM 18 Tampan Pekanbaru - Riau

LATAR BELAKANG

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

LATAR BELAKANG

Kemiskinan merupakan masalah pokok di Negara Indonesia


seperti yang ada di daerah Riau, baik itu kemiskinan secara
struktural, cultural dan natural. dalam arti tidak hanya berkaitan
dengan dimensi ekonomi saja tetapi juga dengan dimensidimensi lain diluar ekonomi. Namun selama ini kemiskinan lebih
sering
dikonsepsikan
dalam
konteks
ketidakcukupan
pendapatan dan harta (lack of income and assets) untuk
memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar seperti pangan,
sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan, yang mana
semuanya berada dalam lingkup dimensi ekonomi. Kemiskinan
tidak hanya berkenaan dengan tingkat pendapatan, tetapi juga
dari aspek sosial, lingkungan bahkan keberdayaan dan tingkat
partisipasinya. Di negara sedang berkembang, kemiskinan
adalah pekerjaan nomor satu pemerintah yang harus segera
diatasi dan harus segera diselesaikan.

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

kemiskinan tidak
lagi dilihat sebagai
tolok ukur gagalnya
Pemerintah
melindungi dan
memenuhi hak-hak
dasar warganya
melainkan menjadi
tantangan bangsa
untuk mewujudkan
masyarakat adil
dan sejahtera.

LATAR BELAKANG

Di Riau, Badan pusat statistik melakukan pengumpulan


data dan memantau kondisi penduduk dan sosial
ekonominya. Misalnya melalui survei social ekonomi
nasional (Susenas) dan Potensi desa (Podesa). Jumlah
penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis
Kemiskinan) di Riau September 2015 sebesar 562,92 ribu
jiwa (8,82 persen). Jika dibandingkan dengan penduduk
miskin pada September 2014 yang berjumlah 498,28 ribu
jiwa (7,99 persen), jumlah penduduk miskin di Riau
mengalami kenaikan.

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

Data Susenas dan


podesa memiliki
referensi gografis dan
waktu. Referensi
geografis bias
dinyatakan dalam kode
profinsi, kode
kabupaten, kode
kecamatan, kode desa,
kode wilayah tertentu.

LATAR BELAKANG

Perkembangan dalam struktur data spasial (Guting 1994),


spatial reasoning (Egonhofer 1991) dan computation
geometry telah merilis jalan bagi spatial data mining.
spatial data mining telah digunakan oleh Ester et al.
(1998) untuk menganalisis karakteristik spasial serta
deteksi kecendrungan spasial pada data sensus penduduk
daerah Bavaria.
Kerja peraktek ini akan menggunaka teknik spatial data
mining untuk mengungkapkan karakteristik spasial dari
kondisi kemiskinan di Riau.diharapkan dari proses
karakteristik spasial tersebut dapat terbentuk sebuah
pengetahuan spasial baru yang bermanfaat bagi
penentuan kebijakan pengentasan kemiskinan di Riau.

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

Salah satu teknik


dalam spatial data
mining adalah
karakteristik spasial
yang digunakan untuk
mengungkapkan
karakteristik atau
deskripsi ringkas
spasial dari properties
yang menarik misalnya
karakteristik daerah
yang memiliki jumlah
penduduk usia lanjut.

RUMUSAN MASALAH

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

Perumusan Masalah

1. Bagaimana Desain aplikasi dalam penerapan data


mining untuk penanggulangan kemiskinan di riau
2. Bagaimana Tool yang digunakan dalam aplikasi
3. Bagaimana isi aplikasi dalam penerapan data mining
untuk penanggulangan kemiskinan di riau yang ingin di
gunakan
4. Bagaimana Penggunaan aplikasi dalam penerapan data
mining untuk penanggulangan kemiskinan di riau

NESDI EVRILYAN ROZANDA, S.KOM, M.SC

RISET TEKNOLOGI INFORMASI

Masalah-masalah
yang dihadapi
berkaitan
Perancangan
Aplikasi Dalam
Penerapan Data
Mining Untuk
Penanggulangan
Kemiskinan Di
Riau Adalah :