Anda di halaman 1dari 13

EFEKTIVITAS PENAMBAHAN KETAMIN

PADA ANESTESI EPIDURAL


Presented by :
dr. Nurmala Dewi Maharani

LATAR BELAKANG
ANESTESI
LOKAL

EFEK SAMPING

ANESTESI
EPIDURAL
ADJUVANT
Opioid
Clonidin
Midazolam
Dexmedetomidine

KETAMIN ??

MULA KERJA DURASI

KETAMIN

2-(o-chlorophenyl)
-2- (methylamino)
cyclohexanone
hydrochloride

S(+)
ketamin

R(-)
ketamin

Penelitian Sethi (2013) dari Departemen of Anesthesia,


Max Superspeciality Hospital, Saket, New Delhi dan Departement of
Anesthesiology, Pain and Perioperative Medicine,
Sir Ganga Ram Hospital, New Delhi, India

Penelitian efek penambahan ketamin dosis rendah pada regimen


multimodal analgesia epidural
Seratus pasien American Society of Anesthesiologists status fisik I-II, yang
menjalani operasi besar abdomen atas dibagi dua kelompok secara acak :

Kelompok I menerima PCEA yang menandung bupivakain hidroklorida


0,0625% dan morfin sulfat 0,05mg/ml.
Kelompok II menerima PCEA yang mengandung bupivakain
hidroklorida 0,0625%, morfin sulfat 0,05 mg/ml, dan ketamine
hidroklorida 0,2 mg/ml.

Rerata pemakaian morfin pada kelompok I setelah hari 1 dan 2


pascaoperasi adalah 8,38+2,85 dan 7,64+1,95 mg, dibandingkan dengan
6,81+1,35 dan 6,25+122 mg (P<0,05) pada kelompok II.
Pemakaian morfin pada kelompok II lebih sedikit, pereda nyeri pada saat
istirahat dan bergerak setelah jam ke-6, 12, 24, dan 48 pascaoperasi secara
signifikan lebih baik pada kelompok II (P<0,05) daripada kelompok I.
Penemuan ini menyarankan bahwa penambahan ketamine dosis
rendah pada regimen PCEA multimodal memberikan analgesia
pascaoperasi yang lebih baik dan menurunkan konsumsi morfin.

Jurnal Anestesiologi Brazil pada tahun 2002, Lauretti dkk membahas


tentang Epidural Ketamine dibandingkan Epidural Clonidine sebagai
Terapi untuk nyeri kronis.

Metode 26 pasien dengan nyeri kronis neuropatik yang tidak responsif terhadap
terapi konservatif, yang secara acak dibagi menjadi dua kelompok dalam penelitian
acak bersamar ganda.

Kelompok ketamin diberi setiap kali 0,3 mg/kg diikuti oleh 30 mg 1% lidokain.
Kelompok clonidine 30 mcg diikuti oleh 30 mg 1% lidokain (3 ml).

Ketamine terapi alodinia dan hiperalgesia, efek samping (seperti parastesi).


Ketamin blok konduksi dan modulasi sensitisasi sentral. Ketamine berinteraksi
dengan fencyclidine mengikat N-metil-D-aspartat reseptor kompleks melalui
dua mekanisme yang berbeda pertama saluran digabungkan ke kompleks
reseptor agar terbukanya reseptor melalui mekanisme aksi alosterik yang
melibatkan area hidrofobik membran eksternal untuk terbuka. N-metil-Daspartat aktivitasnya kompleks terkait opioid reseptor.

Efektivitas Penambahan Ketamin Dosis Rendah Pada Epidural


Lidocain Untuk Penanganan Nyeri Pasca Bedah
di Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Kedokteran Gawat
Darurat, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Penelitian dilakukan pada 19 pasien RSU Dr. Soetomo Surabaya berumur 21-55
tahun dengan status fisik ASA 1-2 pembedahan ginekologi .

kelompok kontrol diberikan lidocain 1% 10 ml epidural


kelompok perlakuan diberikan lidocain 0,5% + ketamin 10 mg epidural
dengan total volume 10 ml.

Hasilnya pada pasca bedah dini nilai VAS kelompok ketamin + lidocain lebih rendah p =
0,019, Durasi analgesi kelompok ketamin + lidocain lebih lama (291,66 79,06 menit)
dibanding kelompok lidocain
Blok motorik pasca bedah dini dan 3 jam pasca bedah pada kelompok ketamin + lidocain
lebih rendah dibanding kelompok lidocain. Selama observasi tidak didapatkan efek
samping lain akibat ketamin maupun lidocain. Kesimpulan nilai VAS dan FLACC pasca
bedah dini pada kelompok lidocain + ketamin lebih baik dibanding kelompok lidocain.

Durasi analgesi pada kelompok ketamin + lidocain lebih lama dibanding


kelompok lidocain. Blok motorik pasca bedah dini kelompok ketamin +
lidocain lebih kecil dibanding kelompok lidocain. Penambahan ketamin
dosis rendah pada epidural lidocain meningkatkan efektivitas penanganan
nyeri pasca bedah.

Tavares (2013) menerima original artikel dari Teaching and Training


Center, Department of Anesthesiology, Base Hospital,
Federal District (HBDF), Brasilia.

Perbandingan antara ketamin epidural dan morfin pada pasien yang menjalani
operasi mastektomi. Penelitian ini pada 26 pasien berusia antara 18 dan 70 tahun
yang dibagi menjadi dua kelompok.

Group (morfin) menerima 12 mL 0,75% ropivacaine terkait ditambah 2 mg


morfin bebas pengawet.
Grup K (ketamine) pasien mendapat 12 mL 0,75% ropivacaine ditambah
dengan 50 mg ketamin.

Penelitian ini mengevaluasi hemodinamik, kebutuhan vasopressor, obat untuk


sedasi, VAS score, dan insiden mual dan muntah. Hasilnya tidak ada perbedaan
statistik antara kelompok demografi, tekanan darah sistolik dan diastolik, jumlah
anestesi lokal atau kebutuhan untuk vasopressor.

Epidural ketamin ini memiliki skor nyeri yang lebih rendah setelah
operasi dibanding morphin. Epidural ketamin dengan hemodinamik
aman dan efektif lebih baik kinerjanya untuk mengontrol nyeri pasca
operasi, serta lebih rendah insiden mual dan muntah.

DAFTAR PUSTAKA

Miller. Epidural and caudal anesthesia.


In: Anesthesia. 5th ed,
New York: Chrchill Livingstone Inc; 2000:151321.
Morgan, Mikhail MS. Spinal, Epidural, and caudal blocks. In: Clinical anesthesia. 5rd ed., New York: McGrawHill Co; 2013:937-974.
Stoelting RK. Local anaesthetics. In: Stoelting RK, editor. Pharmacology
amd
physiology
in
anaesthetic
practice. 2nd ed.,
Philadelphia: JB Lippicontt Company; 1991:148-171
Morgan, Mikhail MS. Local anesthetics. In:
Clinical anesthesia.
5rd ed., New York: McGraw-Hill Co;
2013:263-76.
Himmelseher S, Durieux M. Ketamin for perioperative pain management. J American society of
ansthesiologsits.2005. 5(102); 211-219.
Tavares F, Freire M. Comparative study between epidural ketamin and
morphine in patients submitted to mastectomy. J Rev Dor San Paulo. 2013. Juli-Set;14(3); 169-73.
Lauretti R, Rodrigues A. Epidural ketamine versus epidural clodine therapeutic for refractory neuropathic chronic
pain. J Rev Bras Anesthesiologis. 2002. Jan-Feb;2(1);34-40.
Amr,Yasser. Effect of addition of epidural ketamine to steroid in lumbar radiculitis: One year follow up. Pain
physician. 2011. 14; 475-481.
Shobary, Sonbul. Epidural ketamin for postoperative analgesia in the elderly. M.E.J. Anesth. 2008. 19(6); 1369-1378.
Chia, Liu. Adding ketamine in a multimodal patient-controlled epidural regimen reduces postoperative pain and
analgesic consumption. J Anesth Analgesia. 1998. 86;1245-9.
Adhi S, Margarita N. Efektivitas penambahan ketamin dosis rendah pada epidural lidokain untuk penanganan nyeri
paska bedah. 2010.
Singh J, Shah RS. Comparison of ketamine, fentanyl, and clonidine as an adjuvant during bupivacaine caudal
anaesthesia in paediatric patients. Journal Kathmandu University Medical. 2012. Jul-Sep;(10).
Himmelseher. Small-dose S(+) - ketamin reduces postoperative pain when applied with ropivacaine in epidural
anesthesia for total knee. J Anesth Analg. 2001. May; 92 (5); 1290-5.

TERIMA KASIH