Anda di halaman 1dari 34

Laporan Kasus

Kehamilan Ektopik Terganggu


Pembimbing : dr. Putu Ary Ratih
Sp.OG

Nama

IDENTITAS
: PENDERITA
Ny. S

Umur

: 35 tahun

Agama

: Islam

Suku/ Bangsa: Sasak/ WNI


Alamat

: Rempung

Pekerjaan

: IRT

Rekam Medik
Tgl MRS

: 151966
: 10/08/2016

ANAMNESIS
Keluhan Utama: Nyeri perut bagian bawah
Riwayat Penyakit Sekarang:

Pasien rujukan dari Puskesmas dengan Abdominal Pain et causa


Suspek KET. Pasien mengeluhkan nyeri perut bagian bawah sejak
4 hari sebelum masuk Rumah Sakit, dan semakin memberat
sampai pasien tidak dapat beraktivitas sejak kemarin pukul
16.00 WITA.
Nyeri dirasakan pada seluruh perut bagian bawah, serta keluar
darah kehitaman sedikit-sedikit melalui vagina. Selain itu pasien
juga mengeluhkan merasa mual dan muntah-muntah sebanyak
4
kali. Dan sejak 2 bulan yang lalu
pasien mengalami
terlambat haid.

Riwayat Penyakit
Dahulu

Sebelumnya
pasien
tidak pernah mengalami
keluhan
serupa.
Riwayat
hipertensi,
dibetes mellitus, asma,
disangkal oleh pasien

Riwayat Penyakit
Keluarga

Didalam
keluarga
tidak
ada
yang
mengalami
keluhan
serupa. Dari dalam
keluarga
riwayat
hipertensi,
asma,
diabetes
mellitus
disangkal oleh pasien.

Riwayat
Obstetri
Pasien mengatakan mengalami haid pertama
(menarke) pada usia 15 tahun, Lama haid 7 hari.
Pasien memiliki siklus haid yang teratur (28 hari)

HPHT: 5 Juni 2016

Pasien memiliki riwayat kehamilan sebagai berikut :


I.

Laki-laki, 4 tahun, di Puskesmas, Bidan, Hidup

II. ini

Riwayat KB

Menggunakan
suntik 3 bulan

Keadaan Umum : Lemah


Kesadaran : Compos
Mentis
Vital Sign :

Tek. Darah : 110/60


mmHg

N : 88 x/mnt

RR : 24 x/mnt

T : 36,8 C

Kepala : dbn
Mata
: anemis (+/+)
Telinga : dbn
Hidung : dbn
Mulut
: dbn
Thorax : cor dbn
pulmo dbn
Abdomen
: nyeri tekan palpasi
Extremitas: dbn

Abdomen :
Inspeksi
bentuknya
normal, tidak tampak adanya
pembesaran, tidak ada
tanda-tanda
peradangan,
bekas operasi (-).
Palpasi
defense
muscular (-), nyeri tekan (+),
TFU tidak teraba

Pemeriksaan Dalam
(VT) :
Dinding vagina
normal, massa (-)
Porsio licin,
nyeri goyang porsio
(+).
Penonjolan
kavun douglas, nyeri
perabaan (+)

Pemeriksaan Penunjang
Hasil Laboratorium:
WBC : 10,4 103/mL
RBC : 2,42 106/mL
Hb : 6,9 gr/dL
HCT : 22,3 %
MCV : 92,1fL
MCH : 28,5 pg
MCHC : 30,9 g/dL
PLT : 405 103/mL

DIAGNOSIS

Kehamilan
Ektopik
Terganggu
dengan
Anemia

RENCANA TINDAKAN
pro cito laparatomi
pro transfusi whole blood 2
kolf

FOLLOW Tgl 11 Agustus 2016 Tgl 12 Agustus

Tgl 13 Agustus 2016

UP
KU

2016
Sedang

Baik

Kesadara CM

CM

CM

n
Keluhan - mual

- Nyeri bekas

- Nyeri bekas operasi

Lemah

operasi
- belum buang angin
- belum bang air
besar
- nyeri bekas operasi
- pusing

- terasa pusing

Vital Sign TD :90/60 mmhg

Terapi

TD :100/60 mmHg

TD :120/80 mmHg

RR :22x/m

RR :22x/m

RR :20x/m

HR :80x/m

HR :80x/m

HR :90x/m

T :37,00 C

T : 36,80 C

T : 36,8 0 C

-IVFD RL 20 gtt/ menit

- IVFD RL 20 gtt/ menit

-IVFD RL 20 gtt/ menit

-Inj Ketorolac 3x20mg

- Inj Alinamin 3x1 amp

- Inj Alinamin 3x1 amp

- Inj Alinamin 3x1 amp

- SF 2x1

- SF 2X1

- pro transfusi wb s/d Hb > - Asam mefenamat 3x1


8 gr/dl

- pro transfusi wb s/d Hb > 8


gr/dl

- Asam Mefenamat 3x1

Kehamilan ektopik
stiap kehamilan yg terjadi

Kehamilan
Ektopik
Terganggu Ektopik
Kehamilan

dluar kavum uteri -> bila sel

yang

telur

ruptur

yg

berimplantasi

dibuahi
&

tumbuh

dluar endometrium kavum


uteri

tuba

mengalami
pada

dinding

9%

Kehamilan
ektopik
berulang

yg

014,6%

kehamilan
intrauterine

1 (30.000)

4% dari 20
kematian

Penyebab
kematian
Kanada

di

Penyebab utama
kematian
pada
trimester pertama

FAKTOR MEKANIS
Salpingitis
Adhesi peritubal
Kelainan pertumbuhan tuba
Bekas operasi tuba
memperbaiki fungsi tuba
Tumor
Penggunaan IUD

FAKTOR FUNGSIONAL
Migrasi eksternal ovum
Berubahnya motilitas tuba
Peningkatan daya
penerimaan mukosa tuba
terhadap ovum yang dibuahi
riwayat KET dan riwayat
abortus induksi sebelumnya

Faktor Resiko
Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya
Penggunaan kontrasepsi spiral dan pil
progesteron
Kadar estrogen yang tinggi

Jenis Kehamilan Ektopik


Kehamilan Pars Interstisialis Tuba
Kehamilan Ektopik Ganda
Kehamilan Ovarial
Kehamilan Servikal
Kehamilan Ektopik Lanjut

Manifestasi Klinis
Keluhan gastrointestinal
Nyeri tekan abdomen dan pelvis
Amenore
Spotting atau perdarahan vaginal
Perubahan Uterus
Tekanan darah dan denyut nadi
Hipovolemi
Suhu tubuh
Masa pelvis
Hematokel pelvis

DIAGNOSIS

Anamnesis

Pemeriksaan Ginekologi

Pemeriksaan
Laboratorium

Kuldosentesis

USG

Tatalaksana
Pada kehamilan ektopik terganggu, walaupun
tidak selalu ada bahaya terhadap jiwa
penderita, dapat dilakukan terapi konservatif,
tetapi sebaiknya tetap dilakukan tindakan
operasi.
Operasi terdiri dari salpingektomi
salpingoooforektomi

ataupun

Prognosis
Angka

kematian

ibu

yang

disebabkan

oleh

kehamilan ektopik terganggu turun sejalan dengan


ditegakkannya diagnosis dini dan persediaan darah
yang cukup
Ibu yang pernah mengalami kehamilan ektopik
terganggu, mempunyai resiko 10% untuk terjadinya
kehamilan ektopik terganggu berulang

PEMBAHASAN
Teori

Kasus

Definisi

Terjadi implantasi pada omentum

Kehamilan ektopik terganggu :

yang berasal dari fimbriae tuba

Suatu keadaan dimana implantasi

uterina dekstra

hasil konsepsi terjadi diluar cavum


endometrium

Faktor resiko :

Trisemester pertama

riwayat penggunaan KB Suntik 3

Faktor Resiko :

bulan (hormon progesterone)

-riwayat

penggunaan

hormon

progesterone
-Riwayat

kehamilan

sebelumnya
-Kadar estrogen tinggi

ektopik

Usia 35 tahun

Teori

Kasus

Keluhan :

Keluhan :

Amenorea

Amenorea

Nyeri perut bawah bersifat Perdarahan pervaginam


tajam, hampir diseluruh Nyeri perut bawah
Darah berwarna kehitaman

regio.
Perdarahan pervaginam
Darah

berwarna

coklat/kehitaman
Keluhan gastrointestinal
Nyeri saat menarik nafas
dan sesak
Pusing

Mual-muntah

Teori

Kasus

Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik :

Anemis

Anemis (+), Hb : 6,9

Nyeri tekan abdomen

Nyeri tekan abdomen sebelah

Uterus membesar

kanan

VT : nyeri goyang porsio Tinggi fundus sulit dievaluasi


(+),

forniks

posterior VT : vulvovagina normal,

menonjol dan nyeri pada

tidak ada pembukaan, nyeri

penekanan.

goyang portio (+), forniks


posterior

agak

menonjol,

nyeri tekan forniks posterior


(+), pengeluaran darah (+)
berwarna kehitaman.

Teori

Kasus

Pemeriksaan penunjang : Pemeriksaan penunjang :


Darah Lengkap

Darah lengkap Hb:

Test kehamilan

6.9, HCT :22,3 %,

HCG-

leukosit

USG

trombosit : 405.000

Dilatasi /kerokan
Kuldosintesis
Laparoskopi

10.400,

Test kehamilan : (+)

Teori

Kasus

Penatalaksaan :

Penatalaksaan :

1)Pembedahan

Dilakukan

Laparotomi

yaitu

2)Medikamentosa

pengeluaran massa konsepsi

Methotrexate

pada

pembedahan

laparotomi
omentum

dengan
dan

membiarkan massa konsepsi


pada

colon

serta

salpingooforektomi dekstra

Daftar Pustaka
Prawirohardjo, S., 2007, Kehamilan Ektopik dalam Ilmu Kebidanan, Jakarta Pusat :
Yayasan Bina Pustaka.
Prawirohardjo S, Hanifa W. Gangguan Bersangkutan dengan Konsepsi. Dalam: Ilmu
Kandungan, edisi II. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo, 2005; 250-8.
Rachimhadhi T. Kehamilan Ektopik. Dalam : Ilmu Bedah Kebidanan. Edisi I. Jakarta:
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo, 2005; 198-10.
Cunningham FG, Macdonald PC, Gant NF. Kehamilan Ektopik. Dalam: Obstetri William
(Williams Obstetri). Edisi XVIII. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2005; 599-26.
Schwart SI, Shires TS. Kehamilan Ektopik. Dalam: Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah.
Edisi VI. Editor: Spencer FC. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2000; 599-06.
Fortner, Kimberly B.; et al_2007_THE JOHNS HOPKINS MANUAL OF GYNECOLOGY AND
OBSTETRICS_3rd EDITON_Lippincott Williams & Wilkins Philadelphia.