Anda di halaman 1dari 3

SENYAWA FUNGSI EKSKRESI

Kulit berfungsi dalam ekskresi dengan


perantaraan dua kelenjar:
1. Kelenjar Sebasea
melepaskan lipid yang dikenal sebagai
sebum(campuran trigliserida, kolesterol,
protein, dan elektrolit).
Sebum berfungsi untuk menghambat
pertumbuhan bakteri, melumasi dan
memproteksi keratin.

2.

Kelenjar Keringat
a)

Kelenjar Keringat Apokrin

b)

Kelenjar Keringat Merokrin (ekrin)

Terdapat di aksila, payudara dan pubis,


menghasilkan sekret yang kental dengan
bau yang khas yang bekerja apabila ada
sinyal dari sistem saraf dan hormon.
Terdapat di daerah telapak tangan dan
kaki. Sekretnya mengandung air, elektrolit,
nutrien organik, dan sampah metabolisme.
Kadar pH-nya berkisar 4,06,8 dan
berfungsi untuk mengatur temperatur,
mengekskresikan air dan elektrolit serta
melindungi dari agen asing

FUNGSI IDENTIFIKASI
Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di
dermis dan subkutis.
Badan Ruffini di dermis dan subkutis berfungsi
mengidentifikasi rangsangan panas.
Badan Krause yang terletak di dermis
mengidentifikasi rangsangan dingin
Badan taktil Meissner terletak di papila dermis
berperan terhadap rabaan, demikian pula badan
Merkel Ranvier yang terletak di epidermis.
Badan Paccini di epidermis berperan terhadap
tekanan.
Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya
di daerah yang erotik.