Anda di halaman 1dari 23

Adverse Drug Reaction

neni, wiwied and all friends

Adverse Drug Reaction (ADR)


Efek yang tidak diinginkan yang terjadi dalam proses

terapi dengan dosis normal (Efek Samping Obat), bisa


karena obat itu sendiri atau karena interaksi obat.

Yang penting dari ADR adalah :


Walaupun jarang terjadi tapi bisa menimbulkan
morbiditas / permasalahan obat baru
Tidaka ada obat yang bebas dari ADR, setiap senyawa
mempunyai karakteristik dengan efek samping
So pertimbangan memilih obat adalah BENEFIT &
RISK-nya
neni, wiwied and all friends

Latar belakang
ADR penyebab bermakna tingkat kesakitan (morbiditas)
dan kematian (mortalitas)
Meningkatkan biaya kesehatan
Kasus thalidomid
0.3-7% pasien mondok karena ADR
10-20% pasien selama mondok mengalami ADR
22% ADR karena interaksi obat

neni, wiwied and all friends

Ex. kasus
11

Anak sakit saluran kencing (umur 1-2 tahun) diberi


Kotrimoksazol (Trimetoprim + Sulfametoksazol pasangan yang
establish).
adakah ADR dari obat?
baca IONI hal 228 Stevens Johnson Syndrom :
multi-forme kulit di seluruh tubuh gatal2, merah,
warnanya sampai hitam, melepuh & berisi
cairan.

eritema
lama2

untuk pasien anak, menimbulkan gangguan pengobatan karena


tingkat kesakitan tinggi sekali & perlu perawatan 7 hari
sehingga
pasien harus mondok lagi.
2.

Vioxx = celecoxit
ditarik karena ADRnya 2x lebih tinggi dari efek plasebo menurut
penelitian dari pabrik itu sendiri.
neni, wiwied and all friends

Obat yang Menyebabkan ADR


Golongan

Frekuensi

Antibiotika

Paling sering

Antitumor
Antikoagulan
Kardiovaskuler
Antikonvulsi
Obat Diabetes
Obat hipertensi
Analgetika
Antiasma
Sedativ-hipnotika
Antidepresan
Antipsikotika
Obat tukak lambung

Jarang

Note : di Jogjakarta angka kejadian yang paling sering adalah antibiotika analgetik
tukak lambung
neni, wiwied and all friends

Manifestasi ADR berdasarkan frekuensi

merupakan akibat yang ditimbulkan oleh ADR, gejala,


penampakannya seperti apa.
MANIFESTASI THD
Sumsum tulang
Perdarahan
Susunan Syaraf Pusat
Allergi-kulit
Metabolisme
Jantung
Saluran pencernaan
Ginjal
Saluran Nafas

FREKUENSI
Paling sering

Jarang

Note : di Jogjakarta angka kejadian yang paling sering adalah pada kulit pada SSP
1 jadi disetiap lokal, negara bahkan RS disatu daerahpun penggolongan dan manifestai
bisa berbeda2, krn tergantung pd masyarakatnya, komunitasnya, moebiditasnya &
tingkat penyakitnya seperti apa
1so, farmasis perlu mengetahui kondisi ini, sehingga ia lebih berhati2 dalam menangani
neni, wiwied and all friends
suatu kasus.

DEFINISI

Any response to a drug which is noxious and unintended, and which occurs
at doses normally used in man for prophylaxis, diagnosis or therapy (WHO)
dalam dosis normal, tidak dosis berlebih (over dosis) atau sub dosis maupun
penyalahgunaan.
dosis berlebih
ex. Digoxin dg dosis tinggi berakibat mual, muntah, jantung
berdetakcepat.
subdosis
ex. Antibiotik jika dosisnya tidak tepat (subdosis), mk bakteri
bs
resisten & infeksi bs semakin bertambah parah hingga
kematian.
Penyalahgunaan
ex. CTM yangdisalahgunakan untuk mabuk 2an.
so, farmasis harus kritis dalam melihat ES mana yang tergolonh underdose,
overdose, or subdose.

neni, wiwied and all friends

Klasifikasi ADR

Typa A (augmented response)


Sering terjadi
jarang mengakibatkan fatal
Dapat diprediksi secara farmakologi
Umumnya bergantung pada dosis (semakin tinggi dosis, semakin tinggi
kejadian) bila obat dihentikan maka ADR juga hilang.
Beberapa berdampak jangka panjang
Mekanisme kerja :
Bentuk sediaan (antara lain tablet dan injeksi) subkutanakan lebih
lama dari IV.
Farmakokinetik
ex. Pemberian diazepam pada anak & dewasa tidak bermasalah, tetapi
pada orang tua agak bermasalah, efek lama timbul
Farmakidinamik
Contoh :
gynaecomastia (perbesaran panyudara yang juga bisa terjadi pada
laki2) karena cimetidin (obat untuk gastroartritis).
Kaku kuduk (yang termasuk extrapiramidal syndrom, banyak pada
perempuan) karena metoklorpramida
Oral antidabetik ada persoalan pada difungsi sex yang reversible tp bs
jadi irreversible
neni, wiwied and all friends

Type B (bizarre response)

Tidak mudah diprediksi maka diliteratur bisa tidak disebutkan


Jarang terjadi
Berakibat fatal
Tidak berhubungan dengan dosis
Mekanisme kerja :
Bentuk sediaan farmasi
Farmakokinetik
Farmakodinamik
Contoh :
hemolysis karena pemakaian metildopa yang lama (obat parkinson)
jika metildopa sudah resisten mk pengobatannya akan susah.
so, perlu ;
Jaga jangan sampai resisten
Pentingnya info & konsultasi, juga menjalin komunikasi sehingga
akan diketahui adanya tanda2 awal yang bisa dikendalikan.
Shock anafilaktik karena penisilina

neni, wiwied and all friends

Faktor yang mempengaruhi


(obat-pasien-interaksi)
Banyak disebabkan interaksi
Pengobatan berlebih :

kejadian ADR meningkat secara eksponensial terhadap pemakaian


obat yang berlebih secara konsisten

Umur

Usia lanjut > usia muda ( t diazepam geriatri: 90 jam, usia


muda : 20 jam)

Gender

perempuan lebih rentan terhadap ADR dibanding laki-laki (captopri


efek batuk,l digoxin, chloramphenicole, heparin)

Penyakit sekarang

Gangguan fungsi ginjal dan hati sangat berpengaruh terhadap


metabolisme obat
neni, wiwied and all friends

Faktor yang mempengaruhi

Ras dan genetika


ras dan faktor genetik mempengaruhi beberapa kejadian ADR (kulit
hitam>kulit putih)
Delayed ADR
Beberapa obat menimbulkan ADR setelah pemakain jangka panjang
jadi ADR tidak hanya muncul tiba2, tapi bisa juga terlambat
Ex. stilbestrol : untuk ibu masa hamil cancer vagina pada anak
perempuan yang dilahirkan
ADR due to drug withdrawal
Beberapa obat akan menimbulkan ADR jika diberhentikan secara
tiba-tiba.
Penghentian clonidine secara tiba-tiba rebound hypertension
(hipertensi balik)
Penghentian tiba2 obat pada pasien diabetes
Obat2 psikiatri
Obat untuk parkinson
so bila ada pasien yang tidak cocok dengan suatu obat mk harus
hati2dalam memberi informasi, tidak boleh sembarangan
menginformasikan Hentikan saja penggunaan obatnya.
neni, wiwied and all friends

INTERAKSI
OBAT VS OBAT
- Farmakokinetik : ketoconazole vs antacid/cimetidin absorbsi
ketoconazole rendah
- Farmakodinamik : diazepam + chloralhydrate
over
sedation
- Sediaan : phenytoin dlm pH berubah kristalisasi
OBAT VS MAKANAN
jumlah dan kadar terabsorbsi turun
Ex. Chelating agent susu (senyawa logamnya) dengan
antibiotik gol. Penisilin, sepalosporin,dsb.
Vitamin yang mengandung Fe dengan susu
Vitamin A dalam lemak
OBAT VS ETHANOL/TEMBAKAU
neni, wiwied and all friends

Obat vs tembakau
So pada assement perlu ditanyakan life-style pasien, apakah
merokok dan menggunakan alkohol (skrg ini tidak hanya
ditanyakan pada laki2 tapi juga perempuan)
Meningkatkan metabolisme obat
Mekanisme pasti, belum diketahui
Obat yang terpengaruh :
- Pentazocine
OAD
Benzodiazepine- Propoxyphen
Chlordiazepoxide - Propanolol
- Theophylline
Diazepam
- TCA : amitriptylline etc
Chlorphromazine
- Heparin
Contraceprive
- rifampisin (u/ TBC)
Lidocaine
Oral kontrasepsi
neni, wiwied and all friends

Deteksi dan monitoring


Deteksi : harus paham patologi pasien, & obatnya, untuk paham mk
harus assessment.
Monitoring :
Laporan kasus
Penelitian prospektif antar golongan
Di Indonesia pelaporan masih sukarela
Media ilmiah
Ke produsen
Pemerintah (Badan POM) : dengan form khusus
Laporan lokal PFT regulasi dan mutu
LOS (Long of stay) : lamanya waktu mondok, semakin lama
mk mutu obatnya semakin jelek.
Berguna untuk mengetahui efek samping baru yang muncul setelah obat
dipasarkan
Ex. Pada PPA yang di luar negeri digunakan untuk obat diet dengan
dosis yang sangat tinggi berbanding lurus dengan ADR, shg ADR
juga tinggi.
di indonesia digunakan sbg dekongestan dengan dosis yang rendah,
seharusnya tidak perlu ditarik dari pasaran.
neni, wiwied and all friends

PERAN FARMASIS

Perkiraan kejadian, perkiraan bisa pulih kembali (reversible)


ex. Aminoglikosida (co. gentamisin) ES. Gangguan pendengaran & ginjal
sebenarnya reversible, tapi bs jadi irreversible karena penggunaan yg
terlalu lama, so perlu perkiraan
Mempunyai pengetahuan yg cukup tentang ADR
Kemungkinan frekuensi kejadian dan kegawatan
ex. Karena antiepileptik (karbamazepin) & sulfa ES Stevens Johnson
Syndrom ini sangat berbahaya, penggunaan obat harus dihentikan, tp
hati2 pastikan dulu apakah pemakaian obatnya akut atau kronis, bila kronis
tidak bisa dihentikan lamgsung, bisa berbahaya.
Faktor pencetus
susah diklarifikasi, bisa juga dipengaruhi oleh idiosinkrasi respon pasien
secara individu
Hubungan antara dosis dan lama pengobatan
Pencegahan
ex. Kaku kuduk karena metoklorpramid lama2 bs menyebabkan gangguan
kesaraf otak so untuk anak sekolah (masa pertumbuhan) diusahakan
untuk tidak menggunakan metoklopramid
Pelaporan
harus dilaporkan karena bisa jadi studi bagi kasus yang lain dimasa yang
akan datang.
neni, wiwied and all friends

Kasus

Seorang bapak umur 81 tahun mengalami diare berat


sehingga harus mondok.
Beberapa saat yg lalu beliau mendapatkan obat amoksisilin
500mg (sehari tiga kali) dengan eritromicin 500mg (4 kali
sehari) untuk pengobatan pneumonia (acquired) selama 7 hari
Diare muncul 4 hari sebelum obatnya habis
Didapati clostrodium difficile dalam tinjanya
Beliau juga minum obat atenolol dan aspirin setiap hari 1
tablet
note :
1 Assessment : pasien mempunyai penyakit kronik sehingga
mendapatkan obat kroni, diare merupakan penyakit akut dari
pneumonia.
1 Acquired pneumonia : pneumia yang didapatkan dari
masyarakat, bukan dari RS.
1 Atenolol spesifik untuk orang tua karena larut air & ES tdk
terlalu membahayakan.
neni, wiwied and all friends

Masalah-penyelesaian

Apakah C.difficile ? Faktor apa yg berpengaruh


Obat mana yang memungkinkan mempengaruhi
Tindakan apa yang harus dilakukan ?
Bagaimana pelaporannya ?

C. Difficile adalah flora normal yang dapat muncul karena


adanya kerusakan usus. Umumnya disebabkan pemakaian
antibiotika. Menjadi patologis jika mengeluarkan toksin
yang biasanya terjadi antara 4-7 hari pemakaian atau
segera setelah berhenti minum obat
So, dengan adanya flora normal ini mk wajar pemakaian
antibiotik (gol. Beta laktam) menyebabkan mual, sebah,
tidak nafsu makan.

neni, wiwied and all friends

Masalah-penyelesaian
Faktor resiko : lamanya tinggal di rumah sakit, umur,
pembedahan (baru), penyakit penyerta yang membahayakan
Diare karea C.defficile kebanyakan disebabkan antibiotika
golongan beta laktam atau cephalosporin. Pemakaian
beberapa obat bersamaan dan berulang akan menambah
resiko.
Pemakaian antibiotika harus dihentikan dan diganti obat non
beta laktam, misalnya quinolon atau aminoglikosida
penghentian/penggantian penggunaan obat, kadang
farmasis tidak bisa sendiri tapi perlu tenaga lain (dokter,
perawat) yang mengetahui kondisi pasien secara lengkap.
ex. Pasien marah2 karena obatnya menyebabkan pusing2,
ternyata setelah ditanyakan pada dokternya sipasien
memang sering merasa pusing2 semenjak 4 tahun terakhir.
neni, wiwied and all friends

Pelaporan
Bila suatu kasus benar ADR mk harus dilaporkan, bisa sampai
ketingkat nasional. Ini bisa menjadi masukan kepada (misalnya)
dokter bila ia selalu menggunakan obat yang meyebabkan ADR
tsb.
ex. Ada dokter yang selalu memberi metoklorpramid untuk
pasiennya, dengan laporan ini farmasis dapat memberikan
masukan pada dokter tsb, sehingga dokter dapat
mempertimbangkan penggunaannya terutama pada pasien anak
& perempuan dalam usia sekolah karena ES-nya.

Lokal : dengan form yang telah dibuat dan disepakati di rumah


sakit tersebut PFTpenggunaan obat rasional
Nasional : dengan FORMULIR PELAPORAN EFEK SAMPING
OBAT dari Badan POM
Di majalah lokal maupun nasional

neni, wiwied and all friends

muka
RAHASIA

MONITORING EFEK SAMPING OBAT NASIONAL

Cq. Direktorat Pengawasan Obat


Direktorat Jederat Pengawasan Obat dan Makanan
Departemen Kesehatan R.I.
Jl. Percetakan Negara 23, Kotak Pos No. 143 Telp. 415459
JAKARTA PUSAT
PENGIRIM:
Nama
Keahlian
Alamat
Nomor Telepon

: NESIA
: APOTEKER
: RS. MELATI
: (0274) 88888

PENJELASAN:
1. Monitoring Efek Samping Obat (MESO) bekerja sama dengan W.H.O. Adverse
Reaction Centre (W.H.O. Centre) dimaksudkan untuk semua efek samping obat yang
dugunakan pada penggunaan obat.
2. Hasil evaluasi dari semua informasi yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan
untuk melakukan penilaian kembali obat yang beredar serta untuk melakukan tindakan
pengamanan atau penyesuaian yang diperlukan.
neni, wiwied
and all friends
3. Umpan balik akan dikirimkan kepada
pelapor.

belakang
FORMULIR PELAPORAN EFEK SAMPING OBAT
Kode sumber data
Penderita
Nama (singkatan):
Umur:
Suku:
Berat badan:
Pekerjaan:
MAN
81
JAWA
Kelamin (beri tanda X):
Kesudahan (beri tanda X):
Penyakit utama:
Pria

Sembuh
Meninggal
Wanita

PNEUMONIA
Sembuh dengan gejala sisa
(Komunitas)
Belum sembuh
Hamil

Tidak tahu
Tidak hamil

Tidak tahu

Penyakit/kondisi lain yang menyertai (beri tanda X):


gangguan ginjal
Kondisi medis lain
Gangguan hati
Faktor industri, pertanian, kimia
Alergi
dan lain-lain
EFEK SAMPING OBAT (E.S.O)
Bentuk/manifestasi E.S.O. yang terjadi:
Saat/tanggal
Kesudahan E.S.O (beri tanda X):
mula terjadi:
Tanggal 13/3 - 03
diare berat
7/3 03
Sembuh
Meninggal
3 hari sebelum
Sembuh dengan gejala sisa
obat habis
Belum sembuh
Tidak tahu
Riwayat E.S.O yang pernah dialami:
OBAT

Nama
Bentuk Beri tanda X untuk obat
(Nama Dagang/Pabkrik) sedaan
yang dicurigai
1. Amox 500 mg
kap
X
2.
3.Erythromycin 500 mg
kap
X
4.
5.
6. Atenolol 50 mg
tablet
7.
8.Apirin 75 mg
tablet
9.
10.
Keterangan tambahan (misalnya kecepatan timbulnya efek
samping obat, apakah efek samping diobati)

Pemberian
Cara Dosis/waktu Tgl. Mula Tgl. akhir
po
3x1
3/3 -03 8/3 03

Indikasi
penggunaan
pneumonia

po

3x1

3/3 03

8/3 03

pneumonia

po

1x1

3/2 03

sekarang

jantung

po

1x1

3/2 03

sekarang

jantung

Data laboratorium (bila ada).

neni, wiwied and all friends

Clostridium difficile
Tgl19
Tanda Tangan Pelapor
(......)

ALGORITMA MANAJEMEN ADR


Deteksi kemungkinan ADR
Penelaahan literatur

Data spesifik pasien

-lokasi laporan sebelumnya

- uraian reaksi yg timbul

-Evaluasi ciri-ciri

- uji keterkaitan
- perhatikan kasus sebelumnya

Bandingkan manifestasi dengan literatur


Teruskan obat

Tingkat kegawatan ?

-kurangi doses
-Tambah obat lain

- Hentikan obat
- Pilih alternatif
evaluasi pasien

Note :
Deteksi kemungkinan ADR
Ex. Penggunaan obat anti TB,
yang tidak boleh dihentikan,
tp menyebabkan SGOT &
SGPT turun, tp ternyata ini
hanya 2 minggu, selanjutnya
tidak lagi, so pengobatan
harus tetap dilanjutkan

pertimbangkan ulang

neni, wiwied and all friends

APA YANG DAPAT DIPERBUAT


MANAJEMEN

Visi, Misi, Objective


Organisasi
Job discription
SDM
Protap
Fasilitas
Monitoring follow up
neni, wiwied and all friends