Anda di halaman 1dari 25

MANAJEMEN USAHA

I.

Sifat Usaha

Kegiatan sehari-hari manusia bersifat ekonomi dan non


ekonmi. Kegiatan ekonomi ditujukan untuk mendapatkan
keuntungan, sedangkan non ekonomi kegiatan yang
motifnya tidak bermotif keuntungan.
Maka usaha sebagai bagian dari kegiatan ekonomi dapat
diartikan sebagai kegiatan ekonomi yang ditujukan untuk
memperoleh keuntungan.
W.F. Schoell, mengartikan bisnis merupakan kegiatan mencari
keuntungan yang diorganisasikan dan diarahkan untuk
menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan.
Scholl juga mengartikan perusahaan bisnis memproduksi dan
memasarkan barang dan jasa dengan harapan akan
mendapatkan keuntungan

T.C. Huat mengartikan bisnis merupakan sebuah

sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk


memenuhi kebutuhan masyarakat.
Maka manajemen usaha merupakan suatu

tatakelola atau pengaturan kegiatan bisnis atau


usaha, dalam menjalankan usaha sebagai upaya
mencari keuntungan melalui suatu sistem
memproduksi barang dan jasa yang ditujukan
untuk mendapatkan keuntungn melalui aktivitas
kepada masyarakat.

2.

Karakteristik Manajemen Usaha

a. Kebutuhan akan keberhasilan


Mempunyai kemaungan untuk berkarya
Keberhasilan yang tinggi
Tingkat keberhasilan
Senang bersaing dengan standar keunggulan
Bertanggung jawab
b. Kemampuan mengelola dan mengambil resiko
Kemampuan mengelola resiko.
Memiliki kecenderungan mengambil tindakan resiko yang
moderat.

TATA KELOLA PEREKONOMIAN MELALUI TATA


HUBUNGAN
PEMBAYARAN BARANG-BARANG ATAU JASA
PRODUKSI BARANG/JASA

PEREKONOMIAN

USAHA

PENYEDIAAN FAKTOR PRODUKSI

PEMBAYARAN UNTUK FAKTOR


PRODUKSI

c. Percaya diri
Mempunyai kemampuan mengendalikan diri (internal
locus of control dan external locus of control)
Kreatif dan inovatif
Mempunyai visi diri terhadap keberhasilan
d. Kemampuan mengevaluasi keberhasilan
Berusaha meningkatkan kemampuan
Tabah dan kemaungan bekerja keras

3.

Klafisikasi Pengusaha

Founders (pendiri Perusahaan), inovator yang merintis


usaha dan improvisasi.

General Manager, sebagai generasi berikutnya yang


mengembangkan usaha.

Franchisee, menspesifikasikan usaha yang dibatasi


hubungan kontrak dengan organisasi franchising.

4.
o
o
o
o
o
o

Kualifikasi Dasar Pengusaha yang Baik


Percaya diri dan sikap mandiri untuk mendapatkan hasil dan
keuntungan.
Mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan.
Bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa,
bertindak dan berpikir efektif serta efisien.
Mampu berkomunikasi, mempunyai daya tawar membayar
yang tinggi.
Penanganan usaha dengan jujur, terencana, hemat dan
disiplin.
Mempunyai kemaungan meningkatkan kapasitas diri dan
memotivasi orang lain, serta melakukan pengembangan usaha
dengan resiko yang moderat.
Mengenal dan mengendalikan lingkungan serta menggalang
kerjasama saling menguntungkan.

5.

Kualifikasi Pengusaha yang Tangguh


dan Unggul

a. Pengusaha Tangguh

Berpikir dan bertindak strategis serta adaptif terhadap


perubahan, berusha mencari peluang keuntungan
termasuk yang mengandung resiko.

Selalu melakukan upaya kepuasan pelanggan.

Melakukan pengendalian kekuatan internal dan eksternal.

Berusaha pembinaan motivasi, semangat kerja dan


pemupukan modal.

b.

Pengusaha Unggul
Mampu dan pandai membuat perencanaan usaha.
Berani mengambil resiko serta mampu
memperhitungkan dan berusaha menghindar.
Berusaha mencapai dan mencapai hasil yang baik
untuk pelanggan, pemilik, pemasok, tenaga kerja,
masyarakat.
Antisipasi terhadap perubahan.
Kreatif mencari dan menciptakan peluang pasar dan
meningkatkan produktivitas dan efisien.
Berusaha meningkatkan keunggulan dan citra
perusahaan.
Mempunyai kemaungan melakukan evaluasi dan
pengambilan keputusan.

c. Pengusaha Unggul
Mampu dan pandai membuat perencanaan usaha.
Berani mengambil resiko serta mampu
memperhitungkan dan berusaha menghindar.
Berusaha mencapai dan mencapai hasil yang baik
untuk pelanggan, pemilik, pemasok, tenaga kerja,
masyarakat.
Antisipasi terhadap perubahan.
Kreatif mencari dan menciptakan peluang pasar dan
meningkatkan produktivitas dan efisien.
Berusaha meningkatkan keunggulan dan citra
perusahaan.
Mempunyai kemaungan melakukan evaluasi dan
pengambilan keputusan.

JEJARING USAHA
PEMEGANG SAHAM

INVESTOR
INVESTOR

PEMERINTAH
PEMERINTAH

PELANGGAN
PELANGGAN

PERUSAHAA
N

PERANTARA
PERANTARA

BANKIR

PENYEDIA MODAL LAIN

KELOMPOK
KELOMPOK PENEKAN
PENEKAN

SERIKAT
SERIKAT PEKERJA
PEKERJA

MITRA
MITRA ALIANSI
ALIANSI
PEMASOK
PEMASOK

KARYAWAN
KARYAWAN
MASYARAKAT
MASYARAKAT

ANALISIS SWOT
ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS
Analisis lingkungan bisnis melalui analisis matrik
Internal Factor Strategis dan Exernal Factor
Strategis.
Sebelum proses formulasi strategi dimulai, ada
beberapa pertanyaan mendasar.

Kemana perusahaan hendak diarahkan?


Kearah mana perusahaan bergerak sekarang ini?
Faktor-faktor lingkungan apakah yang paling signifikan
yang sedang dihadapi perusahaan?
Apa saja yang dilakukan perusahaan untuk mencapai
tujuan secara lebih efektif untuk masa yang akan datang?

Elemen-elemen analisis SWOT

Analisis Internal
KEKUATAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kompetensi yang unik


Sumber daya keuangan
yang memadai
Ketrampilan yang
unggul
Citra yang baik
Keunggulan biaya
Kemampuan inovasi
tinggi
Dll

KELEMAHAN
1. Tak ada strategi yang
jelas.
2. Persaingan yang kurang
baik.
3. Fasilitas yang usang.
4. Kesenjangan
kemampuan manajerial.
5. Lini produk yang sempir.
6. Citra yang kurang baik.
7. Dll

Analisis Eksternal
PELUANG
1. Segmen atau pasar
baru.
2. Penambahan produk
baru.
3. Integrasi vertical.
4. Cepatnya
pertumbuhan pasar.
5. Dll.

ANCAMAN
1.
2.

Persaingan baru.
Peningkatan penjualan
produk substitusi.
3. Tingginya bargaining
power konsumen.
4. Perubahan selera
konsumen.
Dll.

LINGKUNGAN BISNIS
Definisi
Lingkungan bisnis memiliki arti yang luas
karena menunjukkan seluruh pengaruh
eksternal terhadap organisasi.
Memiliki tiga konsep, yaitu 1) fakta objektif, 2)
fakta subjektif, 3) pembagian antara
organisasi dan lingkungan tidak jelas, dan
lingkungan tercipta dan didefinisikan oleh
individu.

ANALISIS STRUKTUR KEKUATAN PERSAINGAN

Persaingan antar pesaing dalam industri yang


sama.

Ancaman untuk memasuki pasar bagi pendatang


baru.

Ancaman barang substitusi.

Daya tawar pembeli.

Daya tawar penjual.

LINGKUNGAN INTERNAL :
SUMBER DAYA, KAPABILITAS DAN KOMPETENSI INTI

SUMBER DAYA (RESOURCES)

Tiga sumber daya dasar: aset yang terlihat,


aset tak terlihat, dan kapabilitas organisasi.

Karakteristik sumber daya yang berharga:


menambah nilai (value), langka (rare), sukar
ditiru (hard to imitate), dan kemampuan dalam
memanfaatkan (ability to exploit).

SUMBER DAYA (RESOURCES) :


Mekanisme Isolasi

Superiorias kompetitif

Kelangkaan sumber daya

Kemudahan ditiru

Appropriability

Daya tahan

Dapat digantikan (substitutability)

KOMPETENSI INTI

Kapabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk


mengintegrasikan sumber daya yang dimilikinya untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
Kapabilits dapat dikombinasikan untuk menciptakan
kompetensi inti.
Kompetensi inti (core competence): apa yang dilakukan
perusahaan, yang bernilai secara tratejik.
Kompetensi inti memiliki potensi untuk menjadi kekakuan
inti (core rigidities)
Core rigidities adalah bentuk lampau kompetensi inti yang
menebarkan benih kelambanan, inersia organisasi,
stratetig myopia, dan menghalangi perusahaan merespons
perubahan lingkungan eksternal secara layak.
Kondisi yang mempengaruhi keputusan manajerial tentang
sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi inti:
ketidakpastian, kompleksitas, dan konflik intraorganisasi.

KONDISI PERUSAHAAN
1. Bagaimana dengan rencana bisnis

sebagai :
a. Panduan yang diikuti sepanang masa
b. Sebagai Visi dan Misi
c. Tujuan dan sasaran organisasi yang
menyangkut pengembangan Usaha (SDM,
Sumber daya, Modal, Teknologi, Pasar dan lain
sebagainya.
d. Bagaimana kerjasama eksternal (pemasok,
Bank, pelanggan dan lain sebagainya).

2. Data Keuangan :
a. Pencapaian trend laba
b. Arus Kas
c. Neraca
d. Cadangan modal
e. Kerjasama dengan investor
f. Aset
g. Pemegang saham

3. Data Pasar
a. Riset Pasar
a) Rumusan sasaran penelitian pasar.
b) Tentukan data dan informasi yang akan
dikumpulkan atau dicari.
c) Tentukan cara yang terbaik dalam
pengumpulan data.
d) Siapkan daftar pertanyaan atau formulir
e) Kerja survey lapangan dengan baik dan benar

b. Data Demografi
a) Tentukan wilayah yang akan di data.
b) Merujuk data statistik kependudukan
c) Pendapatan
d) Umur
e) Dan lain sebagainya

c. Data Psokografi
a) Data demografi yag akan mengetahui selera
dan perkembangannya.
b) Gaya hidup.
c) Tren.
d) Pengaruh lingkungan eksternal.

d. Tentukan keadaan pasar saat ini


e. Ramalkan pasar yang akan datang
f. Ramalan kebutuhan pasar yang akan
datang
g. Ramalan kondisi pesaing
h. Rencana penjualan
i. Perkembangan konsumen
a) Selera
b) Bentuk pasar
c) Pendapatan