Anda di halaman 1dari 13

Chapter 11

Sampling: Design and


Procedures

Overview
Sampling adalah salah satu komponen dari
perancangan riset.
Perancangan sampling meliputi beberapa
pertanyaan dasar;
Haruskah sampel diambil?
Jika Ya,Proses apakah yang harus diikuti?
Sampel macam apa yang harus diambil?
Berapa besar sampel tersebut?
Apa yang dapat dilakukan untuk mengendalikan
dan membuat penyesuaian terhadap
nonresponse error?

Sample or Census

Populasi adalah Gabungan atau agregrat


dari
seluruh
element,yang
memiliki
serangkaian karakteristik serupa serta
mencakup semesta untuk kepentingan
masalah riset pemasaran
Informasi mengenai parameter populasi
dapat
diperoleh
dengan
mengambil
Sample/Census.
Census
adalah
Keseluruhan
elemen
populasi atau Obyek Studi.
Sample
adalah
Subkelompok
elemen
populasi yang terpilih untuk berpartisipasi
dalam studi.

The Sampling Design


Process
Define the Population

Determine the Sampling Frame

Select Sampling Technique(s)

Determine the Sample Size

Execute the Sampling Process

1. Define the Target


Population
Perancangan Sampling dimulai dengan
menentukan populasi sasaran secara
spesifik.
Target population adalah Kumpulan
elemen atau obyek yang memiliki
informasi yang dicari oleh peneliti dan
yang akan diambil kesimpulannya.
Target population harus didefinisikan
menurut
elemen,unit
sampling,
tingkatan(extent), dan waktu.

Apa yang didefinisikan pada


Target Population?
Elemen adalah obyek tentang apa atau darimana
suatu
infoormasi
tertentu
ingin
diketahui=>RESPONDEN
Cth; (kepala rumah tangga yang berbelanja di dept
store)
Unit
sampling
adalah
unit
dasar
yang
mengandung elemen populasi yang akan disampel
(Household)
Tingkatan(extent)
adalah
batasan
geografis
(Jakarta)
Waktu adalah tingkatan periode waktu tertentu.e.g
2003

2. Determine the Sampling


Frame
Sampling Frame adalah representasi
elemen elemen populasi sasaran
yang meliputi sebuah daftar atau
serangkaian
petunjuk
untuk
mengidentifikasi target population.

3. Select a Sampling
technique(s)

Pendekatan teknik sampling apakah yang


tepat?
Bayesian Approach adalah metode pemilohan
dimana elemen elemen dipilih secara berutrutan.
Sampling with replacement adalah teknik
sampling yang didalamnya sebuah elemen dapat
dimasukan kedalam samppel lebih dari satu kali.
Sampling Without Replacement adalah teknik
sampling yang didalamnya sebuah elemen tidak
dapat dimasukan kedalam sampel lebih dari satu
kali.
Sample Size adalah jumlah elemen elemen yang
akan dimasukkan kedalam sample.

4. Determine the Sample


Size

Jumlah Sampel adalah Jumlah elemen elemen


yang akan dimasukkan ke dalam sampel.
Faktor kualitatif yang harus diperhatikan
dalam menentukan jumlah sampel adalah;

Pentingnya keputusan
Sifat Riset
Jumlah Variabel
Sifat Analisis
Jumlah sampel digunakan dalam Studi yang serupa
Tingkat Kejadian
Tingkat Penyelesaian
Kendala Sumber Daya.

Secara
umum,semakin
penting
sebuah
keputusan
dibutuhkan
semakin
banyak
informasi
dan
informasi tersebut harus diperoleh
dengan cara lebih tepat (precisely).

5. Execute The Sampling


Process

Pelaksanaan proses sampling memerlukan


spesifikasi detail mengenai

keptusan,
perancangan sampling berdasarkan populasi,
sampling frame,
unit sampling,
teknik sampling,
dan jumlah sampel yang akan di implikasikan ,

Jika unit samplingnya adalah unit rumah


tangga,diperlukan
difinisi
operasional
rumah tangga.

Informasi detail harus disediakan untuk


seluruh keputusan perancangan sampling.