Anda di halaman 1dari 20

MARKETING PLAN

RENCANA PEMASARAN
Bidan Hj.Nawangsih Zulaikah
P.,S.SiT.,MHKes.

Ruang Lingkup Rencana Pemasaran

Sebelum menyusun marketing plan


maka wirausaha harus mengetahui
seluk beluk atau konsep pemasaran
dan
segala
informasi
telah
dikumpulkan, maka seorang wirausaha
baru menulis marketing plannya.
Untuk menyusun marketing plan maka
perlu dijawab tiga pertanyaan berikut :
1. Where have we been ?
2. Where do we want to go ?
3. How do we get there ?

Pengertian

Marketing plan ini adalah bagian dari business


plan. Perencanaan yg harus disiapkan seperti
dijelaskan oleh Bygrave adalah analisa situasi
perusahaan dan lingkungannya analisa dan
penilaian peluang, kekuatan, kelemahan,
kendala yg dihadapi di pasar. Juga harus
digambarkan sasaran konsumen dan strategi
pemasaran yg digunakan.

Kegiatan Inti Marketing Plan


Analisis lingkungan
dan peluang pasar

Mengembangkan
Menciptakan
Marketin
g Plan
Sasaran pemasaran
taktik/tindakan
pelaksanaan

Menetapkan strategi
pemasaran

Karakteristik Marketing Plan Yang Baik


1. Harus didasarkan fakta dan asumsi yg
benar ttg siapa target market, dimana
lokasi mereka, berapa besar kemungkinan
daya serapnya.
2. Bagaimana teknik promosi yg efektif
3. Bagaimana perubahan harga dipasar
4. Bagaimana saluran distribusi
5. Bagaimana keadaan saingan
6. Bagaimana S W O T dari perusahaan
7. Siapkan sumber-sumber yg diperlukan
seperti : sumber daya manusia, keuangan,
fasilitas perawatan dan sebagainya.

Konsep A I D A + S
Di dalam setiap katan bisnis harus
diusahakan agar wirausahawan
memperhatikan konsep AIDA+S
AIDA+S merupakan singkatan dari :
A = Attention / perhatian
I = Interest / minat
D = Desire / keinginannya
A = Action / sikap
S = Satisfaction
Konsep ini berlaku untuk setiap kegiatan yg
dilaksanakan oleh bisnis yg dapat menarik hati
konsumen/langganan.

Tujuan dari pemasaran


Menimbulkan
kepuasan
bagi
konsumen.
Jika
konsumen
puas
terhadap barang atau pelayanan toko
tersebut
maka
konsumen
akan
melakukan pembelian ulang. Jika
konsumen tidak puas maka dia tidak
akan melakukan pembelian ulan dan
akan memberikan reaksi negatif serta
menginformasikan reaksi negatif itu
dan kepada keluarganya, sahabatnya,
sehingga pemasaran produk tersebut
tidak mencapai sasaran. Hal ini dapat
menimbulkan
kegagalan
bagi
perusahaan.

Komponen Marketing Concept


Sasaran utama Marketing Concept
ialah Kepuasan konsumen. Untuk
mencapai sasaran tersebut, ada tiga
komponen penting yaitu customer
needs and wants, organizationally
integrated marketing strategy and
goals (Bygrave 1994: 68)
Inti dari marketing concept ini ialah
bukan membuat konsumen mengikuti
keinginan produsen, tapi sebaliknya
mengharuskan produsen memahami

The Marketing Concept

Goal
achievement
Success

Customer
Organization
Orientation al Integration

Lanjutan
Komponen kedua yang membentuk
marketing concept ialah organisasi
yg
berintegrasi,
yang
utuh.
Walaupun bisnis sudah bertumbuh
dari beberapa orang pendiri telah
memiliki ratusan karyawan, namun
harus
tetap
satu
arah
yaitu
customer focus.
Komponen
ketiga
ialah
goal
achievement.
Memang
tujuan
perusahaan
ialah
untuk
meningkatkan volume penjualan,
tapi jangan hanya menekankan
peningkatan volume, juga harus
membuat kegiatan marketing lebih
efektif yang menunjang terhadap
penjualan yg menguntungkan.

Lanjutan
Faktor lain yang mempengaruhi keputusan membeli para konsumen
diantaranya :
1. Budaya dan sub kultur, yang memiliki value tersendiri, sikap dan
kepercayaan yg mempengaruhi respon mereka terhadap
lingkungan. Budaya dari konsumen harus dipelajari dan dimengerti
oleh para pengusaha.
2. Social class,perlu diperhatikan apakah konsumen kita termasuk
orang kelas atas, menengah atau bawah. Perbedaan kelas ini
cenderung mempengaruhi mereka terhadap, barang apa, tipe,
kualitas apa yg mereka beli, belanja dimana, dan koran apa,
majalaj apa yg mereka baca.
3. Reference groups, ini terdiri atas orang2 dekatnya seperti, anggota
famili, teman sejawat, teman sekerja, anggota seklub olahraga,
majelis taklim pengajian. Seringkali mereka benchmark terhadap
barang apa yg dibeli oleh teman2 tersebut.
4. Self image, dalam hal ini adda kecenderungan mereka percaya
bahwa tampilan seseorang dicerminkan oleh barang apa yg ia beli,
you are what you buy?
5. Situational factors, ini merupakan situasi sesaat yg berkesan pada
konsumen, seperti dalam keadaan terburu-buru, sudah memiliki
kupon hadiah atau saat ulangtahun, hari libur dsb.

Strategi Pemasaran
Strategi perusahaan adalah
pola
keputusan
yg
menentukan sasaran, maksud
atau tujuan yg menghasilkan
kebijaksanaan
utama
dan
merencanakan
untuk
pencapaian
tujuan
serta
merinci jangkauan bisnis yg
akan dicapai oleh perusahaan.
Definisi strategi pemasaran
adalah
memilih
dan
menganalisa pasar sasaran
yg
merupakan
suatu
kelompok orang yg ingin
dicapai oleh perusahaan dan
menciptakan suatu bauran
pemasaran yg cocok dan yg
dapat
memuaskan
pasar
sasaran tersebut.

Lanjutan
Dalam menyusun strategi
pemasaran ada 2 variabel
utama yg perlu
dipertimbangkan., :

Variabel
yang
dapat dikontrol :
Market
segmentation
Market budget
Timing
Marketing mix

Variabel yang tidak


dapat dikontrol oleh
perusahaan :
Keadaan
persaingan
Perkembangan
teknologi
Perubahan
demografi
Kebijaksanaan
politik
dan
ekonomi
pemerintah
Sumbaer
daya
alam

Market Segmentation
Disini pengusaha harus menetapkan strategi arah
sasaran
dari
pemasarannya.
Apakah
sasaran
pemasarannya ditujukan ke seluruh lapisan masyarakat
konsumen atau hanya menetapkan segmen pasat
tertentu saja.
Ada beberapa cara untuk menyusun segmen pasar ;
1. Berdasarkan geografis
2. Berdasarkan demografis
3. Berdasarkan psikografis
4. Berdasarkan perilaku
a.
b.
c.
d.
e.

Kejadian
Manfaat
Status pemakai
Tingkat pemakaian
kesetiaan

Marketing Mix
Pengertian
Marketing Mix berarti bauran pemasaran
yaitu kegiatan mengkombinasikan berbagai
kegiatan marketing agar dicapai kombinasi
maksimal dan hasil yg paling memuaskan
ada empat elemen yg tercakup dalam
bauran pemasaran ini yg dikenal dengan
elemen 4P :
P1 = Product P5 = People
P2 = Price P6 = Physical Evidence
P3 = Place P7 = Process
P4 = Promotion

Mengenai Marketing Mix dapat


diuraikan
Variabel yg tidak dapat dikontrol
oleh pengusaha
Keadaan persaingan
Perkembangan teknologi
Perubahan demografi
Kebijaksanaan politik dan ekonomi
pemerintah
Sumber daya alam
Odd Prices
Combination Offers

Pengembangan Produk
Produk ialah A product that are anything that can offered
to a market to satisfy awant or need.
Artinya : produk adalah segala sesuatu yang dapat
ditawarkan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dan
keinginan konsumen.
Definisi yg lebih lengkap tentang produk adalah a product
is a set of tangible and intangible attributes, including
packaging, color, price, manufacturers prestige, retailers
prestige and manufacturers and retailers service, which
the buyer mau accept as offering want satisfaction.
Artinya : yang dikatakan produk ialah seperangkat atribut
baik berwujud maupun tidak berwujud, termasuk di
dalamnya masalah warna, harga, nama baik pabrik, nama
baik toko yg menjual (pengecer), dan pelayanan pabrik
serta pelayanan pengecer, yg diterima oleh pembeli guna
memuaskan keinginannya.

Tujuan Mengadakan
Pengembangan Produk
Memenuhi keinginan konsumen
Memenangkan persaingan
Meningkatkan jumlah penjualan
Mendayagunakan sumber-sumber
produksi
Mencegah kebosanan konsumen.

Market Inteligent
Ada empat langkah yg dapat dilakukan untuk
meningkatkan kualitas dan kuantitas intelijen
pemasaran :
Melatih dan mendorong staf penjualan
Perusahaan
mengirim
spesialis
untuk
mengumpulkan intelijen pemasaran
Perusahaan membeli informasi dari pihak luar
ataupun dari agen-agen penjualan berbagai
komoditi
Beberapa perusahaan membentuk suatu pusat
pemasaran dan mengumpulkan informasi dgn
cara menyebarkan intelijen pemasaran.

TERIMAKASIH