Anda di halaman 1dari 11

Elektrolit Imbalance

Natrium
Organ

Ekresi

Reabsorbsi

Tubulus proximal

60 65 %

Loop Henle

25 30%

Tubulus distal

5%

Duktus koligentes

4%

Hiponatremia ( < 130


meq/L)
Etiologi :
Hiponatremia dengan ADH meningkat :
Melalui ginjal :

Muntah akut

Diuretik akut
Non-ginjal :

Diare

Perdarahan

Gagal jantung

Sirosis Hati

Muntah lama
Hiponatremia dengan ADH tertekan fisiologis
Hiperglikemia

Gejala
Hiponatremia akut ( < 48
jam )

Hiponatremia kronik (>48


jam)

Penurunan kesadaran

Lemas

Kejang

Mengantuk

Tatalaksana
Non-medika mentosa

Periksa GDS : hiperglikemia ??


Periksa Elektrolit darah :
Medika mentosa
Jumlah natrium dalam larutan = 0,5 x BB x Delta Na
1 jam pertama : 5 meq/L
Jam berikutnya : 1 meq/ L

Hipernatremia ( >158
meq/ L)
Etiologi

:
Asupan natrium > asupan air
Ekresi air > ekresi natrium misal pada
keringat
Diabetes insipidus

Gejala klinis
Letargia
Lemas
Kejang

Tatalaksana
Non-medika mentosa

Periksa Elektrolit darah :


Medika mentosa
Diabetes Insipidus : Desmopressin / diureti tiazid
Defisit cairan -> koreksi cairan

Hipokalemia ( < 3,5


meq/L)
Etiologi

:
1.Asupan kurang
2.Pengeluaran kalium dalam saluran
cerna : muntah, diare
3.Pengeluaran kalium dalam ginjal :
pemakaian diuretik

Gejala klinis
Kelemahan

otot
Restless legs syndrome
Aritmia

Tatalaksana
Non-medika mentosa

Periksa GDS : hiperglikemia ??


Periksa Elektrolit darah :
Medika mentosa
Indikasi mutlak (segera diberikan ):
Pasien dalam pengobatan digitalis
Pasien dengan ketoasidois diabetik
Hipokalemia berat (<2 meq/L)