Anda di halaman 1dari 32

Progress Report KOGI

XVI
Medical Professional Education

Seksi Ilmiah

(MPE) RSHS

STANDAR BARU AKREDITASI


UNTUK RUMAH SAKIT PENDIDIKAN
16 Standar : 14 + 2 Standar (MPE and

HRP)
Standar baru ini di desain untuk
mengintegrasikan pendidikan kedokteran
dan
penelitian klinis dalam program kualitas
rumah
sakit dan keselamatan pasien.
3

Proses Survey : Perubahan Tracer


Proses survey untuk 2 standar baru ini
terintegrasi
dalam proses survey yang biasa dilakukan.

Kunjungan

ke unit yang melakukan pelayanan :

melibatkan banyak waktu dengan peserta didik


berusaha memahami penelitian klinis di unit.

Tracers

akan melibatkan :

Peserta

didik : IPSG, supervisi


Pasien pada protokol penelitian
Diskusi

dengan peneliti atau supervisor pendidikan di

Proses Survey : Perubahan Interview

Interview pimpinan akan melibatkan :


Dekan

Fakultas Kedokteran
Direktur Medik & Keperawatan
Direktur SDM & Pendidikan

Interview dengan Institusi yang melakukan


review

Interview dengan Organisasi Penelitian yang


5
dikontrak.

Standar
Medical Professional Education
(MPE)
7 standar
30 measurable elements

standart
standart
standart
standart
standart
standart
standart

1
2
3
4
5
6
7

=
=
=
=
=
=
=

5
3
3
7
4
5
3

ME
ME
ME
ME
ME
ME
ME

Standar-Standar MPE

MPE.1. Menjadi tanggung jawab


Pemerintah dan Pimpinan
Organisasi untuk
menyetujui dan memonitor
partisipasi
organisasi dalam menyediakan
pendidikan
7

Persiapan Implementasi MPE I


MPE
STANDART
MPE 1.
Menjadi
tanggung
jawab
Pimpinan
Organisasi
untuk
menyetujui
dan
memonitor
partisipasi
organisasi
Dalam
menyediakan
pendidikan
kedokteran

MEASURABLE ELEMENTS

DOKUMEN, DATA

1. Keputusan untuk

1. Penetapan RSHS sebagai RS Pendidikan


2. Akreditasi RS Pendidikan (2010
Kategori A)
3. Sesuai dengan misi RSHS : Menjadi
tempat pendidikan dan penelitian.

menyediakan
pendidikan kedokteran dibuat
pada
level tertinggi dari pimpinan RS,
konsisten dengan misi RS, dan
terdokumentasi.
2. Pimpinan RS menentukan,

mereview
dan menyetujui parameterparameter
partisipasi Fakultas Kedokteran,
dan
kegiatan ini terdokumentasi.
3. Pimpinan RS menyetujui satu

set
pengukuran untuk memonitor

1. Kriteria institusi pendidikan yang dapat


bekerja sama dengan rumah sakit PKS
RSHS-FK UNPAD

Temuan JCI di RS lain


Pedoman monitor dan evaluasi
pendidikan klinik di rumah sakit (SK).

Persiapan Implementasi MPE


MPE STANDAR

MEASURABLE ELEMENTS

DOKUMEN, DATA

MPE 1. Menjadi
tanggung jawab
Pimpinan Organisasi
untuk menyetujui dan
memonitor partisipasi
organisasi dalam
menyediakan
pendidikan
kedokteran.

4.Pimpinan RS, sekurang-

1. Rapat evaluasi tahunan


program pendidikan dokter di
rumah sakit, yang meliputi
kepuasan pasien dan staff
terhadap pelayanan yang
diberikan rumah sakit dalam
program pendidikan dokter.
2. Evaluasi tahunan di
dokumentasi
Bakordik/Komkordik

kurangnya setiap tahun,


mereview program
pendidikan
kedokteran di RS, dan review
ini terdokumentasi.
5. Review ini termasuk

kepuasan
pasien dan staf terhadap
pelayanan klinis yang
dilaksanakan dalam program
pendidikan kedokteran.

Standards for Medical Education Programs

MPE.2. Staf klinis RS, populasi pasien,


teknologi, dan fasilitas, konsisten dengan
tujuan dan sasaran dari program
pendidikan.

10

Persiapan Implementasi MPE 2


MPE STANDARTS

MEASURABLE ELEMENTS

DOKUMEN, DATA

2. Staf klinis
RS, populasi
pasien,
teknologi, dan
fasilitas,
konsisten
dengan tujuan
dan sasaran
dari program
pendidikan

1. Ada bukti bahwa staf klinis


RS berada dalam jumlah yang
memadai dan memiliki
pendidikan, pelatihan, dan
kompetensi untuk mendukung
dan memajukan pendidikan
mahasiswa kedokteran dan
trainee.

1. Data Staf Pendidik Klinik dan


kualifikasinya, termasuk sertifikat
pengajarannya.
2. Data kapasitas peserta didik di
masing masing program studi,
berdasarkan rasio staf pendidik klinik
dengan peserta didik.

2. Ada bukti bahwa populasi


pasien RS memadai dalam
jumlah dan kebutuhan klinis untuk
mendukung pendidikan
mahasiswa kedokteran dan
trainee.
3. Ada bukti bahwa fasilitas RS,
teknologi, dan sumber daya
lainnya mendukung pendidikan
mahasiswa kedokteran dan
trainee.

1. Data jenis penyakit dan jumlahnya per


tahun untuk masing masing disiplin ilmu.
2. Data kebutuhan jenis kasus dari
masing
masing program studi

1. Terdapat data fasilitas, teknologi dan


sumber daya lain untuk mendukung

Standards for Medical Education Programs

MPE.3. Anggota staf pengajar kilinis


diidentifikasi, dan didefinisikan peran
masing-masing anggota staf dan
hubungannya dengan lembaga
akademis.
12

Persiapan Implementasi MPE 3


MPE
STANDARTS
MPE 3. Staf
pengajar
kilinis
diidentifikasi,
dan
didefinisikan
peran
masingmasing staf
dan
hubungannya
dengan
lembaga
akademis.

MEASURABLE ELEMENTS
1. Staf pengajar klinis dikenali oleh

staf lain yang ada di RS, dan ada


daftar lengkap dari staf pengajar
klinis, termasuk gelar profesional
dan akademik.

DOKUMEN, DATA
1. Daftar staf pendidik klinik
di
seluruh rumah sakit dan
per
departemen, beserta gelar
akademik dan gelar
profesional
(spesialis, spesialis
konsultan)

2. Staf lain di RS mendapat


informasi tentang siapa saja staf
pengajar klinis ini, akuntabilitas
mereka, dan otoritas mereka.
3. Rumah sakit memiliki proses untuk
memantau gelar akademik dan
persyaratan untuk perpanjangan atau
penugasan ulang dan untuk menjaga
agar hal-hal seperti gelar tetap up date

1. Penjelasan kepada
masing
masing staf pendidik
klinik
tentang kewenangan dan
tanggungjawabnya. Surat

Standar-Standar MPE

MPE.4 . RS memahami dan


memberikan pengawasan
medis
dengan frekuensi dan
intensitas sesuai
dengan kebutuhan untuk
setiap jenis
14

PERSIAPAN IMPLEMENTASI MPE 4


MPE STANDARTS MEASURABLE ELEMENTS

DOKUMENT, DATA

MPE 4. RS
memahami dan
memberikan
pengawasan
medis
dengan frekuensi
dan intensitas
sesuai
dengan kebutuhan
untuk setiap jenis
dan tingkat
mahasiswa
kedokteran dan
trainee.

1.

1.Kebijakan rumah sakit


mengidentifikasi tingkat
supervisi yang diperlukan
untuk setiap tingkat
mahasiswa kedokteran dan
trainee.
2. Tingkat supervisi yang
akan diberikan didasarkan
pada kompetensi yang
ditunjukkan dari mahasiswa
kedokteran dan trainee
3. Setiap mahasiswa
kedokteran dan trainee
memahami tingkat,
frekuensi, dan dokumentasi
dari supervisi nya.

Data kompetensi dan


kewenanganpeserta didik pada
masing masing level tahapan
pendidikan.

2. Pedoman metode supervisi untuk


masing masing level tahap
pendidikan :
A. I am doing, you are watching
B. We are doing together
C. You are doing, I am watching
3. Peserta didik mengetahui
kompetensi dan kewenanganya serta
metode dan frekuensi supervisinya.
Disampaikan pada orientasi PPDS
baru dan oleh program studi.

PERSIAPAN IMPLEMENTASI MPE 4


MPE STANDARTS MEASURABLE ELEMENTS
MPE 4. RS
memahami
dan memberikan
pengawasan
medis
dengan frekuensi
dan
intensitas sesuai
dengan kebutuhan
untuk setiap jenis
dan
tingkat mahasiswa
kedokteran

DOKUMEN, DATA

4. RS menyediakan tingkat supervisi yang 1. Terdapat sistem supervisi


diperlukan untuk setiap mahasiswa
dan metode penilaiannya di
kedokteran dan trainee.
seluruh rumah sakit dalam
program pendidikan klinik di
5. Ada proses yang seragam untuk
rumah sakit.
mendokumentasikan supervisi yang
2. Dimasukkan sebagai KPI
dibutuhkan.
departemen. Kamus KPI,
6. RS telah membentuk ekspektasi yang
SPO
seragam untuk semua staf yang
melakukan
supervisi untuk memastikan bahwa
proses
yang dilakukan menghasilkan
pengalaman
yang seragam bagi mahasiswa
kedokteran
dan trainee.

7. Catatan perawatan pasien ditelaah


untuk
menilai kepatuhan terhadap dokumentasi
dan frekuensi supervisi.

1. Penilaian berkala kepatuhan


pengisian medical record
pasien dalam program
pendidikan klinik.

KEWENANGAN PPDS
MEMPUNYAI SERTIFIKAT KOMPETENSI SESUAI
LEVEL
MEMERLUKAN SUPERVISI DPJP
TIDAK DIMINTAKAN KEWENANGANNYA, KARENA
DILUAR KOMPETENSINYA ATAU FASILITAS TIDAK
TERSEDIA

EVALUASI KEPATUHAN
PENGISIAN
REKAM MEDIK
1.
Pengisian initial assessment dalam 24 jam
2.
Penulisan informed consent tanpa singkatan
3.
Kelengkapan informed consent tindakan medik
Indikator
yangrawat
dinilai
meliputi :
4.
Kelengkapan
resume medik
inap
5.
Kejelasan Penulisan instruksi medis :
Jelas nama obat
Waktu pemberian
Dosis obat
Cara pemberian
Penulisan instruksi (frekuensi) pemberian obat
Penulisan jelas terbaca

18

Standards for Medical Education Programs

MPE.5. Pendidikan kedokteran yang


diberikan dalam organisasi
dikoordinasikan dan dikelola melalui
mekanisme operasional dan struktur
kepemimpinan yang jelas .
19

Persiapan Implementasi MPE 5


MPE STANDARTS

MEASURABLE ELEMENTS

DOKUMEN, DATA

MPE 5. Pendidikan
kedokteran yang
diberikan dalam
organisasi
dikoordinasikan dan
dikelola melalui
mekanisme
operasional
dan struktur
kepemimpinan yang
jelas

1&2. Struktur operasional dan


manajemen untuk pendidikan
kedokteran di RS telah
ditentukan dan berjalan sesuai
harapan yang dipersyaratkan.

1. Terdapat struktur
pengelola pendidikan
di rumah sakit : Program
Studi, Bakordik

3. Ada daftar lengkap dan


terbaru semua mahasiswa
kedokteran dan trainee di RS.

1. Daftar seluruh peserta


didik di rumah sakit :
dokter, spesialis dan
spesialis konsultan
serta fellow
1. Personal file semua
peserta didik

4. Untuk setiap mahasiswa


kedokteran dan trainee, sekurangkurangnya ada
dokumentasi personal file poin
a) sampai dengan g).

Personal File Peserta Didik

Ada daftar yang akurat dari semua peserta didik


dalam organisasi. Untuk setiap peserta didik, ada
dokumentasi :
a)

status pendaftaran;
b) klasifikasi akademik;
c) setiap lisensi atau sertifikasi yang diperlukan;
d) laporan prestasi siswa;
e) identifikasi kompetensi siswa;
f) faktor-faktor yang diketahui akan memerlukan
akomodasi (bantuan/penyesuaian diri);
g) faktor lain yang diketahui yang mungkin
21
mempengaruhi

Standards for Medical Education Programs

MPE.6. Mahasiswa kedokteran dan


trainee mematuhi semua kebijakan dan
prosedur rumah sakit, dan semua
perawatan yang diberikan berada
dalam parameter kualitas dan
keselamatan pasien rumah sakit.
22

Persiapan Implementasi MPE 6


MPE STANDAR

MEASURABLE ELEMENTS

MPE 6.
Mahasiswa
kedokteran dan
trainee
mematuhi
semua
kebijakan dan
prosedur rumah
sakit, dan semua
perawatan yang
diberikan
berada dalam
parameter
kualitas dan
keselamatan
pasien rumah
sakit.

1. Semua mahasiswa kedokteran dan trainee


diberikan orientasi yang mencakup materi
sekurang-kurangnya a) sampai dengan f).
2. Mahasiswa kedokteran dan trainee
diikutsertakan dalam pengumpulan data untuk
program pemantauan kualitas rumah sakit.

1. Orientasi PPDS dan


Trainne dengan materi a
s/d f. (Safety & Quality)
1. Peserta didik dilibatkan
dalam pengumpulan data
monitor program quality.

3. Supervisi terhadap mahasiswa kedokteran dan


trainee harus memastikan bahwa mahasiswa
kedokteran dan trainee mengetahui dan
berpartisipasi di dalam program ini.

1. Supervisor memastikan
bahwa peserta didik
memiliki pengetahuan dan
berpartisipasi dalam
program ini.

4. Mahasiswa kedokteran dan trainee dapat


menunjukkan pengetahuan tentang program ini.

1. Peserta didik dapat


mendemonstrasikan
pengetahuan tentang
safety & quality. PIT STOP

5. Supervisor mahasiswa kedokteran dan


trainee, mempertimbangkan kepatuhan

terhadap program ini dalam evaluasi kinerja

DOKUMEN, DATA

1. Evaluasi peserta didik


mempertimbangkan
kepatuhan program ini.

Materi Orientasi Harus Meliputi


Orientasi untuk trainee mencakup setidaknya :
a) kualitas organisasi dan program keselamatan
pasien
b) Program pengendalian infeksi;
c) program keselamatan obat;
d) International Patient Safety Goals;
e) semua orientasi organisasi yang diperlukan
lainnya,
termasuk di tingkat departemen dan unit kerja; dan
24
f) hal-hal apapun yang diperlukan dalam pendiidkan

Orientasi Peserta Didik


Semua peserta didik baru harus mengikuti
program
orientasi di rumah sakit.

Materi orientasi :

Umum
Unit

kerja
Profesi , oleh masing masing program studi

Metode orientasi :

Kuliah

dan diskusi

25

Materi Orientasi
Safety & Quality

Penerapan Assessment of Patient (AOP) oleh Pokja AOP RSHS

Penerapan Medication Management and Use (MMU) oleh Pokja MMU

Penerapan Access to Care and Continuity of Care (ACC) oleh Pokja


ACC

Penerapan International Patient Safety Goals (IPSG) oleh Pokja IPSG

Penerapan Care of Patient (COP) oleh Pokja COP RSHS

26
Penerapan Anestesi and Surgical Care (ASC) oleh Pokja
ASC RSHS

Materi Orientasi

Penerapan Patient and Family Right (PFR) di RSHS


Penerapan Quality Improvement and Patient Safety
(QPS)
Penerapan Prevention and Control of Infection (PCI)
Penerapan Governance, Leadership and Directing (GLD)
Penerapan Facility Management and Safety (FMS)
Penerapan Staff Qualification and Education (SQE)
Penerapan Management of Communication and
Information (MCI)
27
Metode Tracer di RSHS & diskusi

MATERI SKILL ORIENTASI

Materi Bantuan Hidup Dasar (BHD)


Materi APAR

Skill Station BHD dan APAR

28

Peserta Didik Mendemonstrasikan


Pengetahuan Quality dan Safety

Metode untuk memastikan bahwa


peserta
didik dan staf memahami / memiliki
pengetahuan quality dan safety

29

Standards for Medical Education Programs

MPE.7.

Trainee yang memberikan pelayanan medis di


luar parameter program akademik mereka diberikan izin
untuk menyediakan layanan tersebut melalui
kredensialing, pemberian kewenangan, spesifikasi
pekerjaan, atau program lain yang relevan.

30

PERSIAPAN IMPLEMENTASI MPE 7


MPE STANDARTS

MEASURABLE ELEMENTS

MPE 7. Trainee yang


memberikan pelayanan medis
di luar parameter program
akademik mereka diberikan
izin untuk menyediakan
layanan tersebut melalui
kredensialing, pemberian
kewenangan, spesifikasi
pekerjaan, atau program lain
yang relevan

1. Organisasi menentukan
1. Rumah sakit menetapkan
apa
kriteria peserta didik
tipe dari trainee dan di dalam
yang dapat ditugaskan
keadaan apa trainee bisa
untuk pelayanan di luar
ditugaskan oleh organisasi
program pendidikan.
untuk memberikan pelayanan
pasien atau layanan lainnya.

2. Trainee yang melakukan


pelayanan telah dikredensial
dan memiliki kewenangan
untuk
melakukan pelayanan.

3. Trainee yang melakukan


pelayanan di evaluasi

DOKUMEN, DATA

2 & 3. Peserta didik yang


memberikan pelayanan
medik di luar program
pendidikannya , harus
dilakukan kredensial,
diberikan penugasan klinis
dan dilakukan penilaian
kinerja medik.

TERIMA KASIH

32