Anda di halaman 1dari 3

CIRI KHUSUS PHI

1. Kewenangan khusus dan terbatas;


Pengadilan hubungan industrial hanya berwenang memeriksa dan
memutuskan empat perkara perselisihan ketenagakerjaan.
2. Keberadaan hakim ad hoc
Komposisi majelis hakim pengadilan hubungan industrial juga
memasukan unsur hakim ad hoc yang diusulkan oleh serikat pekerja
dan organisasi pengusaha
3. Hukum acara, jangka waktu, dan upaya hukum
Ada beberapa ketentuan khusus terkait dengan hukum acara antara lain
mengenai ketentuan eksekusi untuk perjanjian bersama, perlunya
melampirkan risalah mediasi atau konsiliasi pada saat mengajukan
gugatan, dan kewajiban hakim untuk memeriksa isi gugatan. Selain itu,
terdapat pengaturan jangka waktu penyelesaian yaitu penyelesaian di
tingkat pertama selambat-lambatnya 50 (lima puluh) hari kerja dan di
tingkat kasasi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari. Untuk perkara
yang diperiksa dan diputus oleh pengadilan hubungan industrial tidak
dapat diajukan banding. Namun perkara perselisihan hak dan
perselisihan PHK dapat diajukan upaya hukum kasasi.

4. Kuasa hukum
Para pihak yang berperkara di Pengadilan Hubungan
Industrial dapat menunjuk kuasa hukum yang berasal dari
serikat pekerja dan organisasi pengusaha.
5. Pengajuan gugatan
Pengajuan gugatan ditujukan pengadilan sesuai dengan
wilayah hukum tempat pekerja bekerja.
6. Pemeriksaan
Pemeriksaan dalam acara di pengadilan hubungan industrial
dibagi dalam tiga macam yaitu pemeriksaan isi gugatan,
pemeriksaan acara biasa dan pemeriksaan cepat.
7. Biaya perkara termasuk biaya eksekusi
Biaya perkara yang nilai gugatannya dibawah Rp. 150.000,ditanggung oleh negara sejak pendaftaran perkara sampai
dengan eksekusi.