Anda di halaman 1dari 10

RHINITIS ALERGI

Dipresentasikan oleh :
Andreas
Rendra,
S.
Ked
NIM.
0710710046
Berthaia Ekawardhani , S. Ked
NIM.
0710713020
Hazirah Binti Harun, S. Ked
NIM.
071071400
KEPANITERAAN KLINK MADYA LABORATORIUM
Tita
Luthfia TELINGA
Sari, HIDUNG
S.
Ked
NIM.
ILMU
KESEHATAN
TENGGOROK
0810710107
BEDAH KEPAL LEHER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

DEFINISI
Rinitis Alergi adalah gejala rinitis yang
timbul setelah paparan dengan antigen
yang menyebabkan inflamasi mukosa
hidung yang diperantarai oleh IgE
dengan gejala bersin-bersin, rinore,
gatal, dan tersumbat.

(WHO ARIA- Allergic Rhinitis and Its Impact on


Asthma, 2001)

PATOFISIOLOGI
Histamin,
Leukotrien,
Sel Mast
Prostaglandi
n, Bradikinin,
PAF
Alergen
Sel
Limfosit B

Immediate
Rhinitis
Symptom
(bersin, gatal,
rinorea, congesti
nasal)

Chronic
IL-3, IL-5,
Ongoing
Sel
Eosinofil
Rhinitis
Limfosit T GM-CSF
(hidung
tersumbat,
gangguan
penghidu, nasal
(Dhingra PL, Diseases of
Ear, Nose, and
hiperensitivitas)

PATOFISIOLOGI

GEJALA

Bersin-bersin > 5 kali setiap serangan


Rhinorrhoe (Watery Discharge)
Buntu hidung
Gatal pada hidung, termasuk juga
mata, palatum, dan faring
Allergic Schiner
Allergic Salute
Allergic Crease
(Dhingra PL, Diseases of Ear, Nose, and

KLASIFIKASI

DIAGNOSIS
Anamnesis lengkap dan cermat
Adanya paparan alergen
Riwayat keluarga dengan alergi

Pemeriksaan hidung:
Rinoskopi anterior

Pemeriksaan penunjang
Test kulit prick test
Eosinofil sekret hidung. Positif bila >=25%
Eosinofil darah. Positif bila >=400/mm3
IgE total serum , IgE spesifik
Endoskopi nasal

PENATALAKSA
NAAN
Hindari alergen penyebab
Medikamentosa :
Antihistamin : CTM, loratadine, cetirizine
Kortikosteroid
Dekongestan lokal : tetes hidung
Dekongestan oral : pseudo-efedrine (dapat
dikombinasi dengan antihistamin)

Pembedahan :
Kelainan anatomi (deviasi septum nasi)
Polip hidung

KOMPLIKASI
Polip hidung
Otitis media yang sering
residif/berulang, terutama pada
anak-anak
Sinusitis paranasal
Asma bronkial. Pasien alergi hidung
memiliki resiko 4 kali lebih besar
mendapat asma bronkial

PROGNOSIS
Banyak gejala rinitis alergi dapat dengan
mudah diobati. Pada beberapa kasus
(khususnya pada anak-anak), orang
mungkin memperoleh alergi seiring
dengan sistem imun yang menjadi kurang
sensitif pada alergen. Efek sistemik,
termasuk lelah, mengantuk, dan lesu,
dapat muncul dari respon peradangan.
Gejala-gejala
ini
sering
menambah
perburukan kualitas hidup.