Anda di halaman 1dari 26

Corpus Alienum Telinga

Raisa Hidayah S.Ked 0910710110

Pembimbing : dr. Muhammad Dwijo M., Sp.THT-KL

Identitas

Nama
: An. N
Umur
: 9 tahun
Jenis kelamin
: Laki-laki
Alamat
: Malang
Agama
: Islam
Suku
: Jawa
Pendidikan terakhir
: SD
Pekerjaan
: Pelajar
Register
: 11209xxx
Tanggal pemeriksaan : 24 November 2014

ANAMNESIS
Keluhan utama: Kapas cotton bud tertinggal di telinga kiri
Pasien datang dengan keluhan tertinggal kapas cotton bud pada
telinga kiri kurang lebih 1 jam yang lalu saat pasien sedang korek
telinga dengan menggunakan cotton bud. Bapak pasien berusaha
mengeluarkan dengan pinset tetapi tidak berhasil Telinga gatal (-/+),
cairan (-/-), grebek-grebek (-/-), denging (-/-), penurunan
pendengaran (-/-), nyeri (-/-). Riwayat kopokan (-). Keluhan hidung
(-/-), keluhan tenggorok (-). Belum pernah berobat sebelumnya.

ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Dahulu: (-)
Riwayat Alergi : (-)
Riwayat Penyakit Keluarga : (-)

ANAMNESA UMUM THT


Telinga

Kanan

Kiri

Korek Telinga

Gatal

Nyeri Telinga

Bengkak

Otore
Lamanya
Terus menerus
Kumat-kumatan
Cair/lendir/nanah

Tuli

Tinnitus

Vertigo

Mual

Muntah

Mau Jatuh

Muka Menceng

ANAMNESA UMUM THT


Hidung

Kanan

Kiri

Rinore
Lamanya
Terus-menerus
Kumat-kumatan
Cair/lendir/nanah
Campur darah/bau

Hidung buntu
Lamanya
Terus-menerus
Kumat-kumatan

Bersin
Dingin/lembab
Debu rumah

Berbau

Mimisen

Nyeri Hidung

Suara sengau

ANAMNESA UMUM THT


Tenggorok

Laring

Sukar Menelan

Sakit Menelan

Badan Panas

Trismus

Ptyalismus

Rasa
Mengganjal

Rasa berlendir

Rasa Kering

Suara parau
Lamanya
Terus menerus
Kumat-kumatan

Afonia

Sesak nafas

Rasa sakit

Rasa mengganjal

STATUS PRAESENS (24 November 2014 )


STATUS GENERALIS
Keadaan umum

: baik

Parese/paralisa

Kesadaran
Gizi
Tensi

:compos mentis
: kesan cukup
-

N. fasialis
Sesak napas
Sianosis
Stridor inspiratoir

:::: -

Nadi

Retraksi

Frekuensi nafas
Suhu badan

Tidak dievaluasi

Anemia
Muntah
Kejang
Nistagmus

::::-

Suprasternal
Interkostal
Epigastrial
Thorak
Jantung
Paru
Abdomen
:

:
:
:
:
:

Tidak
dievaluasi

Status Lokalis THT


Telinga
Pembengkakan retro aurikuler -/Fistula auris kongenital
-/Nyeri tekan
-/Meatus acusticus externus :
Hiperemi
-/ Edema
-/ Penyempitan
-/ Furunkel
-/ Fistel
-/ Sekret mukopurulen-/ Granulasi
-/ Polip
-/ Kolesteatoma
-/ Foetor
-/-

Membran Timpani:
Intak
Intak
N/Retraksi/bombans : N
Perforasi
-/Pulsasi -/ Tes fistula
-/Tes garpu tala
Tidak dievaluasi

MAE hiperemi -/Edema -/MT intak/intak


RC +/-

Hidung
Deformitas: (-)
Hematoma: (-)
Krepitasi: (-)
Nyeri: (-)
Rinoskopi anterior
Vestibulum:
edema: -/Sekret: -/massa: -/Kavum nasi:
Luas: lapang/lapang
Mukosa: licin/ licin
Hiperemi: -/Massa: -/Sekret: -/-

Konka:
edema: -/pucat: -/hiperemi: -/septum deviasi: (-)
fenomena palatum mole:
+/+
Rinoskopi posterior:
Septum nasi: deviasi (-)
Kauda konka: kesan
massa (-)
Meatus nasi: kesan massa
(-)
Fossa rosenmuller: dbn
Atap nasofaring: dbn

Tenggorok

Uvula
Tonsil

: di tengah
: T1/T1

Laringoskopi Indirek
Sulit dievaluasi

Hiperemi : Detritus : -

Arcus anterior
:N
Arcus posterior : N
Faring
: edema (-)
hiperemi (-)
lendir (-)
granula (-)

Regio colli : pembesaran


KGB -

RESUME
Identitas
Anamnesis

An. N / 9 tahun / laki-laki / Malang / 11209xxx


Telinga kiri tertinggal kapas cotton bud kurang lebih 1 jam yang lalu, nyeri
(-/-), sebelumnya mengorek telinga dengan cotton bud, telinga gatal (+/-)
sudah dicoba mengeluarkan dengan pinset tetapi tidak berhasil. Tidak
didapatkan keluhan hidung dan tenggorok.

Pemeriksaan
fisik

Telinga : tampak corpal cotton bud


Hidung : dalam batas normal
Tenggorok : dalam batas normal

WORKING DIAGNOSIS
Corpus alienum MAE S/ kapas cotton bud

RENCANA DIAGNOSIS
RENCANA TERAPI

Ekstraksi corpus alienum cotton bud Auricular


sinistra didapatkan 1 buah kapas cotton bud.
Post ekstraksi laserasi MAE (-), MT intak.
KIE

RENCANA MONITORING
-

RENCANA EDUKASI
Mengedukasi kepada orang tua pasien agar lebih cermat
dan berhati-hati kepada anaknya dikarenakan biasanya
anak tak melaporkan keluhannya sebelum timbul
keluhan nyeri akibat infeksi di telinga tersebut, lamalama telinganya berbau. Jika hal ini terjadi, orang tua
patut mencurigainya sebagai akibat kemasukan benda
asing. Jangan menanganinya sendiri karena bisa-bisa
benda yang masuk malah melesak ke dalam karena
anatomi liang telinga yang berlekuk.

PROGNOSIS
Dubia ad bonam

Penatalaksanaan
Pada benda yang sangat kecil dapat dicoba untuk mengoyangkan
secara hati- hati. Menarik pinna telinga kearah posterior meluruskan
liang telinga dan benda asing dapat keluar dengan goncangan
lembut pada telinga. Jika benda asing masuk lebih dalam maka
perlu diangkat oleh dokter yang kompeten. Tidak dianjurkan untuk
mengorek telinga sendiri karena dapat mendorong lebih kedalam
dan menyebabkan ruptur membran timpani atau dapat melukai liang
telinga.

Masukknya benda asing ke dalam telinga yaitu ke


bagian kanalis audiotorius eksternus akan menimbulkan
perasaaan tersumbat pada telinga, sehingga klien akan
berusaha mengeluarkan benda asing tersebut. Namun,
tindakan yang klien lakukan untuk mengeluarkan benda
asing tersebut sering kali berakibat semakin
terdorongnya benda asinr ke bagian tulang kanalis
eksternus sehingga menyebabkan laserasi kulit dan
melukai membrane timpani. Akibat dari laserasi kulit dan
lukanya membrane timpanai, akan menyebabkan
gangguan pendengaran , rasa nyeri telinga/otalgia dan
kemungkinan adanya resiko terjadinyainfeksi.

Kebiasaan terlalu sering memakai cottonbud untuk membersihkan


telinga sebaiknya dijauhi karena dapat menimbulkan beberapa efek
samping: kulit teling kita yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang
berguna untuk membuat gerakan menyapu kotoran di telinga kita
akan rusak, sehingga mekanisme pembersihan alami ini akan
hilang. Jika kulit kita lecet dapat terjadi infeksi telinga luar yang
sangat tidak nyaman dan kemungkinan lain bila anda terlalu dalam
mendorong Cottonbud, maka dapat melukai atau menembus
gendang telinga.