Anda di halaman 1dari 12

BUDIDAYA IKAN

BANDENG

Kelompok :
Ayu Laksmi P (06)
Belia Bima N (10)
Dini Arya P (16)
Shafira Nur L (30)

XI-MIA 1

SEJARAH
Bandeng (Chanos chanos Forsskal) adalah ikan pangan
populer di Asia Tenggara. Ikan ini merupakan satu-satunya
spesies yang masih ada dalam familia Chanidae (bersama
enam genus tambahan dilaporkan pernah ada namun sudah
punah. Dalam bahasa Bugis dan Makassar dikenal sebagai
ikan bolu, dan dalam bahasa Inggris milkfish).
Bandeng hidup di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik
dan cenderung berkawanan di sekitar pesisir dan pulau-pulau
dengan terumbu koral. Ikan yang muda dan baru menetas
hidup di laut selama 23 minggu, lalu berpindah ke rawarawa
bakau berair payau, dan kadangkala danau-danau berair asin.
Bandeng baru kembali ke laut kalau sudah dewasa dan bisa
berkembang biak.

Klasifikasi

Kingdom
Phylum
Sub phylum
Class
Sub class
Ordo
Family
Genus
Species
Local name

: Animalia
: Chordata
: Vertebrata
: Pisces
: Teleostei
: Malacopterygii
: Chanidae
: Chanos
: Chanos chanos
: Bandeng

Cara Budidaya
1.PERSIAPANTAMBAK
Dalam hal ini tambak yang dipersiapkan adalah tambak yang
telah ada dan sudah berulang kali melaksanakan panen ikan
bandeng kita tidak lagi membicarakan site selection (penentuan
lokasi) maupun tata letak tambak, para petani tambak yang tidak
melaksakan tahapan persiapan dengan benar memang bisa panen
ikan bandeng namun hasilnya kurang maksimal.
Agar dapat menghasilkan panen ikan bandeng para petani
tambak sebaiknya mengikuti tahapan sbb:
a.
b.

Penjemuran Tambak.
Pemupukan dan pengapuran dasar tambak

2.PENEBARANBENIHGELONDONGAN

- Setelah pemupukan dasar tambak dilakukan, air


dimasukan secara bertahap (30%) tiga kali hingga
ketingian 50 cm.
- Setelah air dimasukan biarkan selama 2 minggu
- Penebaran benih gelondongan ukuran 10 cm dengan
padat tebar 50 ekor/meter dengan cara terlebih dahulu
memasukan plastik packing yang berisi ikan kedalam
tambak 1-2 jam agar suhu air dalam tambak dan air
didalam packing sama atau sesuai untuk menghindari
ikan stress

3.PEMBERIANPAKAN
-Benih gelondongan yang baru ditebar tentunya masih cukup makan dari
pakan alami yang tumbuh ditambak.
- Setelah 2 minggu ditaburkan lagi pupuk cair organik untuk menumbuhkan
pakan alami
- Memasukan pupuk kompos/kotoran ternak kedalam goni plastik dengan
melubangi lalu dimasukan kedalam tambak untuk menumbuhkan pakan
alami untuk menekan penggunaan pakan buatan yang dapat menekan
biaya produksi.
- Pemberian pakan buatan disesuaikan dengan kondisi pakan alami
didalam tambak dapat dilakukan setelah ikan 3 bulan didalam Tambak
hingga panen sesuai ukuran ikan bandeng yang diharapkan menurut
kebutuhan pasar setempat atau lokal.

4.PEMANENANIKANBANDENG
Panen ikan bandeng dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:
a. Panen selektif
yaitu dengan cara mengeringkan/ membuang air dari tambak
sebanyak 70 % kemudian menyeser ikan dengan jaring kemudian ikan
disortir/ dipilih yang dipanen adalah ikan yang besar atau ikan telah
memenuhi ukuran yang diharapkan lalu dijual kepasar atau pedagang
b. Panen total
yaitu panen yang dilakukan serentak atau sekaligus yang besar
maupun yang kecil semuanya dipanen dan dijual kepasar atau kepada
pedagang ikan.

Pengobatan Penyakit
Ikan bandeng jarang sekali terkena penyakit pada. Namun demikian
ada beberapa jenis ectoparasit yang pernah dilaporkan menyerang
ikan ini. Oleh karena ikan bandeng merupakan ikan yang jarang
terserang penyakit, sehingga tindakan pengobatan dengan
penggunaan jenis obat dari bahan kimia belum ditetapkan secara
pasti, oleh karena itu pendekatan alamiah dengan pemanfaatan obat
alami saat ini lebih dikedepankan.
Untuk pengobatan dengan menggunakan bahan alami yang dapat
digunakan adalah dengan menggunakan tumbuhan SAGA.

Saga dapat ditemukan di hutan, semak belukar, atau ditanam sekitar


pekarangan rumah sebagai tanaman obat, merupakan tumbuhan
topis dan subtropis serta dapat ditemukan dari 1-1.000 m dpl.
Khasiat ; Membunuh parasit, anti radang, melancarkan pengeluaran
nanah, bercak-bercak berwarna pada kulit yang terpapar, penyejuk
pada selaput lendir.

Olahan Ikan Bandeng

NuggetBandeng
BahanNuggetIkanBandeng:

500 gr ikan bandeng yang sudah dibersihkan dari duri dan kulit
2 sendok makan Tepung Tapioka
3 butir Telur ayam
750 ml Minyak goreng, untuk menggoreng

BumbuNuggetBandeng:

4 siung Bawang putih, cincang halus


Bawang bombay cincang halus
1 batang Bawang perai, iris tipis
2 sendok makan Kecap asin
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
1 sendok teh Merica bubuk
1 sendok teh Minyak wijen

Bahanadonanluar:

1 butir Telur ayam, kocok


100 gram Tepung terigu protein sedang,
100 gram Tepung pangko/panir

CaramemasakNuggetIkanBandeng:

Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih dan bawang


bombay hingga harum. kemudian Angkat.
Campur bahan-bahan dan bumbu yang lain, aduk rata.
Tuang adonan kedalam loyang kotak berukuran 15x15x3 cm yang dialasi
plastik. lalu Ratakan.
Selanjutnya Panaskan panci pengukus, kukus adonan hingga matang
kurang lebih 15 menit. Angkat dan dinginkan, potong balok.
Gulingkan adonan dalam terigu hingga rata. Celup dalam sisa telur yang
dikocok, angkat. Gulingkan dalam tepung pangko/panir.
Panaskan minyak, goreng adonan hingga kuning kecokelatan. Angkat
dan tiriskan. Sajikan Nugget Ikan Bandeng hangat-hangat.

Harga

500 gr ikan bandeng


kg tepung tapioka
Telur ayam
1 liter Minyak goreng
ons Bawang putih
1 Bawang bombay
1 batang Bawang perai,
1 saset Kecap asin
1 saset merica bubuk
100cc Minyak wijen
100gr garam
100gr gula
kg Tepung terigu
150 gr tepung panir

=
=

= Rp 12.000
=
3.000
6.000
=
10.000
=
2.000
=
2.000
=
1.000
=
1.000
=
1.000
=
3.000
1.000
1.500
=
3.500
=
3.000

+
Rp. 50.000