Anda di halaman 1dari 21

PENCEGAHAN

DI RUMAH SAKIT PADA ERA JKN


Dr Kuntjoro Adi Purjanto,Mkes
Jakarta, 06 Mei 2015

BIODATA
Dr Kuntjoro Adi Purjanto, Mkes
S1 FK UNS Surakarta
S2 FK UGM Magister Manajemen RS
Jabatan semula sd sekarang:
Pimpinan Puskesmas di Kab Banjarnegara
Direktur RSUD di Kab Banjarnegara & Kota Salatiga
Direktur Jangmed Kemkes
Sekretaris Dirjen BUK Kemkes
Dosen
Surveyor Akreditasi KARS
Ketua Umum PP ARSADA
Ketua Kompartemen Organisasi PERSI Pusat
Dewas RSUD Moewardi Surakarta
Dewas RSUP Sardjito Jogjakarta
Dll
Alamat Email: kuntjoro_ap@yahoo.co.id
Telephone: 081 1 27 6858

Magula, M,1982

HAKEKAT RUMAH
SAKIT

PROSES KLINIK
MERUPAKAN INTI PELAYANAN
Aktifitas
Pelayanan

Pra
Pelayanan:

Proses Pelayanan:
Proses Pelayanan
Klinik

Pasca
Pelayanan:
Follow-up

Budaya Organisasi

Aktifitas
Penduukung

Asumsi Bersama, Nilai-nilai bersama


Struktur Organisasi
Fungsi, Divisi, Matriks
Sumber Daya Strategis
Keuangan, SDM, Informasi, Teknologi

Nilai
yang
didapat

Seberapa aman-kah Pelayanan Kesehatan

Iwan P,2005

CAUSE of DEATH
Study di Amerika menunjukkan per
tahun:
43.458 orang mati karena KecelakaanLalu Lintas.
42.397 orang mati karena Cancer payudara.
16.516 orang mati karena AIDS.
44.000
- 98.000
orang
error
( preventable
error
) mati karena medical
(Institute of
Medicine)

2700 orang mati dalam tragedi WTC

Usai Dugem, 7 Dokter Booking


Wanita Asing untuk Sekamar
http://makassar.tribunnews.com/2014/11/21/usai-dugem-7-dokterbooking-wanita-asing-untuk-sekamar

PROFILE OF ANTIBIOTIC USAGE


IN DR.SOETOMO AND DR. KARIADI
HOSPITALS 2005
Category
Surabaya
Semarang
(%)
(%)
No indication

10-80

19-76

Incorrect

11-45

9-45

No indication for
prophylaxis

4-33

1-8

BUDAYA RUMAH SAKIT


PROFESIONAL

LEMBAGA DALAM SEKTOR

BADAN PENGAWAS

Pilot

Singapore Airlines

IATA

Spesialis

Rumah Sakit

DEPKES

Pelawak

Srimulat / Ketoprak
Humor

???

Laksono Trisnantoro,2005

PERUBAHAN
YANG HARUS DI ANTISIPASI OLEH RS

SISTEM

FREE FOR SERVICE

JKN

RUJUKAN

FREE FLOW

BERJENJANG

PEMBIAYAAN

OUT OF POCKET

IUR BIAYA PADA BPJS

PEMBAGIAN JASA

FREE FOR SERVICE

REMUNERASI

PENCEGAHAN
Kebijakan dan regulasi
yang
anti fraud,
Tata Kelola Korporasi
/organisasi bernuansa
kendali mutu dan kendali
biaya,
Tata Kelola Klinik
bernuansa kendali mutu
dan kendali biaya,
Peranan Pemangku
Kepentingan.
Pencegahan fraud, abuse dan waste harus dilakukan secara
sistemik1), terstruktur2) dan komprehensif3) dengan melibatkan
seluruh sumber daya manusia di rumah sakit.

Kebijakan dan regulasi yang anti fra


Kebijakan dan regulasi secara garis besar menyatu
dengan peraturan internal rumah sakit, tetapi secara teknis dan rinci diuraikan
di dalam peraturan, standar dan pedoman pelaksanaan yang tersendiri

a)Kebijakan;
Rumah sakit harus dapat meyakinkan seluruh
insan rumah sakit bahwa fraud adalah kejahatan
terhadap publik yang merugikan negara dan
masyarakat, serta menghalangi keberhasilan
negara dalam upaya menyehatkan dan
menyejahterakan rakyatnya.
Insan rumah sakit harus bisa memahami bahwa
pelaku kejahatan tersebut dapat diancam dengan
sanksi pidana dan administratif/disiplin sekaligus.
Pidana dapat berupa pidana penjara,
pengembalian dana dan/atau denda,

Sanksi administratif/disiplin dapat


berupa pencabutan STR, SIP
dan/atau clinical privilege bagi
tenaga kesehatan, atau
pencabutan izin operasional bagi
institusi rumah sakit.
Sosialisasi melalui berbagai
metode komunikasi, informasi
dan edukasi harus dilakukan
secara terus menerus.
Kebijakan rumah sakit juga harus
mampu memberi pencerahan
kepada insan rumah sakit bahwa
abuse dan waste adalah tindakan
yang lebih didasari moral hazard
daripada nalar medis, meskipun
seringkali dapat ditutupi dengan
justifikasi klinis.