Anda di halaman 1dari 36

ALAT-ALAT

PENCABUTAN
GIGI PERMANENT
Drg. Nurasisa Lestari

Pendahuluan
Untuk pencabutan gigi, digunakan beberapa jenis tang (forceps) dan
Elevator.
Forceps (Tang)
Berdasarkan bentuk dasarnya:
Bentuk I
: untuk gigi anterior RA
Bentuk S
: gigi posterior RA
Bentuk L
: gigi RB

berdasarkan mahkota dan sisa akar :


- Kedua beak tidak bertemu untuk gigi bermahkota
- Kedua beak bertemu rapat untuk sisa akar gigi

TANG UNTUK GIGI ANTERIOR RAHANG ATAS


PERMANENT
Antara handle sampai dengan Beaknya lurus
Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
Tang untuk gigi kiri dan kanan sama

TANG UNTUK GIGI PREMOLAR RAHANG


ATAS PERMANENT
Antara handle sampai dengan Beaknya seperti S
Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
Tang untuk gigi kiri dan kanan sama

TANG UNTUK GIGI MOLAR PERTAMA DAN


KEDUA RAHANG ATAS PERMANENT
Antara handle sampai dengan Beaknya seperti S

Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu


Salah satu paruh beak berlekuk untuk bagian bukal sedang paruh
yang tidak berlekuk-lekuk untuk bagian palatal.
Tang untuk Molar Atas kiri dan kanan berbeda.

TANG UNTUK GIGI MOLAR KETIGA RAHANG


ATAS PERMANENT
Antara handle sampai dengan Beaknya seperti : Bayonet

Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu


Kedua paruh beak tidak berlekuk.
Untuk kri/kanan sama.


TANG UNTUK AKAR GIGI POSTERIOR RAHANG ATAS
PERMANENT

Kedua paruh beak bila ditutup bertemu


Ujungnya runcing
Untuk kri/kanan sama.


TANG UNTUK GIGI ANTERIOR RAHANG BAWAH DAN
PREMOLAR RAHANG BAWAH PERMANENT

Antara handle sampai dengan Beaknya 900


Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
Tang untuk kiri dan kanan sama.


TANG UNTUK GIGI MOLAR RAHANG BAWAH PERMANENT

Antara handle sampai dengan Beaknya 900


Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
Kedua paruh Beak berlekuk-lekuk.
Tang untuk Molar Atas kiri dan kanan sama.


TANG UNTUK AKAR GIGI RAHANG BAWAH PERMANENT

Antara handle sampai dengan beaknya 900


Kedua paruh beak bila ditutup akan bertemu
Tang untuk akar gigi bawah sama semua

Root Elevator/ Bein


Untuk melepaskan perlekatan gingiva dapat pula di pergunakan
bein sebelum pencabutan, kadang-kadang bein ini diletakkan diantara septum
interdentalis dengan baik konkaf menghadap gigi yang akan dicungkil.
Indikasi penggunaan Root Elevator
Untuk mengeluarkan gigi, misalnya gigi malposisi atau impaksi
Untuk mengeluarkan sisa akar ,misalnya gigi fraktur hingga gingiva, 1/2
apikal radiks

Bahaya yang dapat ditimbulkan karena penggunaan Elevator


Fraktur tulang dan processus alveolaris
Meleset masuk ke jaringan lunak
Perforasi ke sinus maksillaris
Perforasi yang mengenai pembuluh darah dan saraf

Cryer
- Untuk mengambil fraktur atau fragmen dari akar (sisa akar) M1 dan
M2 RB
- Untuk mengambil akar molar dimasukkan dalam soket alveolaris
yang kosong dengan bagian yang tajam mengarah ke interdental,
jadi cryer ini terdiri dati dua buah , 1 untuk didistal radiks dan satu
untuk mesial radiks, khusus untuk RB.

Pengaturan posisi penderita dan operator (agar operator


dapat bekerja dengan baik dan penderita tidak cepat lelah)

a.
b.

Posisi operator mudah mencapai objek kerja


Posisi kepala penderita tidak terlalu
menengadah keatas/ menunduk
c. Segala perlengkapan atau keperluan operator diatur
sedemikian rupa untuk memudahkan operator

Posisi Operator dan Pasien Untuk


Pencabutan Gigi
QUADRAN

POSISI PASIEN

POSISI OPERATOR

Gigi RA KananKiri Posterior

Supine

Berdiri disamping
kanan depan
pasien

Gigi RA Anterior

Supine

Berdiri disamping
kanan depan
pasien

Gigi RB Kiri
Posterior

Duduk tegak

Berdiri disamping
kanan depan
pasien

Gigi RB Kanan
Posterior

Duduk tegak

Berdiri disamping
kanan belakang
pasien

Gigi RB Anterior Duduk tegak

Berdiri disamping
kanan depan
pasien

Tinggi kursi
-Pencabutan gigi RB :bidang oklusal gigi RB setinggi siku operator
atau sedikit lebih rendah
-Pencabutan gigi RA :bidang oklusal RA lebih tinggi dari siku
operator sampai setinggi bahu operator

POSISI PENCABUTAN
GIGI RAHANG ATAS

PENCABUTAN GIGI RAHANG ATAS


KANAN POSTERIOR

PENCABUTAN GIGI RAHANG ATAS


KIRI POSTERIOR

PENCABUTAN GIGI
RAHANG ATAS ANTERIOR

POSISI PENCABUTAN
GIGI RAHANG BAWAH

PENCABUTAN GIGI
RAHANG BAWAH ANTERIOR

PENCABUTAN GIGI RAHANG BAWAH


KANAN POSTERIOR

PENCABUTAN GIGI RAHANG BAWAH


KIRI POSTERIOR

SEKIAN

Anda mungkin juga menyukai