Anda di halaman 1dari 27

KONSEP DASAR

ANTROPOLOGI
KESEHATAN

DEFINISI ANTROPOLOGI
Yunani: anthropos artinya manusia dan logos
berarti ilmu (Ihromi, 1986).
Harafiah: sebagai ilmu yang mempelajari manusia
sebagai totalitas, manusia secara holistic/menyeluruh
dalam segala aspek kehidupan manusia yang ada
dalam masyarakat.
hasil produk dari olahan cara pikir manusia itulah
yang kemudian dikenal dengan ilmu yang dapat
diperbaharui sesui jamannya.

DEFINISI ANTROPOLOGI MENURUT


PARA AHLI
Haviland(1999): ilmu yang mempelajari manusia, berusaha
menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia
dan perilakunya dan untuk memperoleh pengertian yang
lengkap tentang keanekaragaman manusia.
Koentjaraningrat (1998) : antropologi sebgai sebuah kjian
tentang manusia dari aneka warna, bentuk fisik dan
kebudayaannya.
Shiddiq (1990) : suatu kajian tentang manusia yang
dipandang dar berbagai sudut dan aspek kehidupan, seperti
: adat istiadat, tradisi, pengetahuan, norma , seni dan
bahasa.

R. Benedict: ilmu pengetahuan yang


mempelajari umat manusia sebagai makhluk
masyarakat.
Coleman, Simondan Hellen (2005): suatu ilmu
yang mengkaji manusia dan masyarakat, baik
yang masih hidup maupun yang sudah mati,
mereka yang sudah punah maupun yang masih
berkembang pada masa kini.

CONCLUTION.
Antropologi adalah sebuah kajian, studi atau
ilmu yang berusaha untuk mencapai sebuah
pemahaman atau pengertian, tentang manusia
dengan mempelajari tentang warna, bentuk
fisik, ras, bahasa dan kebudayaannya.

KAJIAN ANTROPOLOGI
Koenjtjaraningrat (1998) membagi kajian antropologi menjadi:

Paleoantropologi
ANTROPOLOGI
FISIK

Antropologi
Biologis
Antropologi
Prehistiory

ANTROPOLOGI

ANTROPOLOGI
BUDAYA

Etnolinguistik
Etnografi

SEJARAH PERKEMBANGAN
ANTROPOLOGI
Antropologi memiliki sejarah perkembangan yang
cukup panjang dan melalui proses berfikir yang lama
dari para pakarnya. Atropologi lahir karena sebuah
desakan dari para pakar yang telah melakukan
serangkaian penelitian tentang asal mula manusia dan
budaya.
Lewis H. Morgan (1818-1881) adalah perintis dan
pelopor yg memberikan andil besar pada
perkembangan antropologi, padahal dia berprofesi
sebagai pengacara.

Dari tulisannya yg berjudul Ancient


Society (1887) yang mengupas
tentang kekerabatan suku indian
yang beragam. Morgan mendapatkan
banyak kecaman maupun pujian dari
berbagai pihak.

Koentjaaningrat 1990
Fase Pertama (Abad 15-18)
Akhir abad 15 orang Eropa mulai menjelajah dan mendatangi
suku-suku bangsa di benua Afrika, Asia dan Amerika
Penjelajahan itu menghasilkan kisah-kisah perjalanan dan
laporan yang berupa tulisan para musafir, pelaut, pendeta,
penerjemah dan pegawai kolonial
Kisah dan laporan tsb menarik perhatian orang Eropa karena
perbedaan adat, susunan masy dan ciri-ciri fisiknya. Bahan
pengetahuan ini merupakan bahan etnografi yang umumnya
tidak diteliti, kabur dan hanya mendeskripsikan hal-hal aneh
saja
Akhir abad 18 bahan etnografi yang aneh tsb menarik
perhatian ilmuwan Eropa shg ada usaha mengintegrasikan
bahan-bahan etnografi diseluruh dunia mjd satu

FASE KEDUA
(PERTENGAHAN ABD 19)
Mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif
dengan maksud untuk mendapatkan suatu pengertian
tentang tingkattingkat kuno dalam sejarah evolusi dan
sejarah penyebaran kebudayaan manusia
Timbul karangan yang menyusun bahan etnografi
berdasarkan cara berfikir evolusi dan difusi

FASE KETIGA
(PERMULAAN ABAD 20)
Mempelajari masyarakat dan kebudayaan suku-suku
bangsa dluar Eropa guna kepentingan pemerintah
kolonial dan guna mendapat suatu pengertian tentang
masyarakat mas kini yang kompleks.
Berkaitan dengan kemantapan kekuasaan negaranegara penjajah Eropa

FASE KEEMPAT
(Sesudah Sekitar Tahun 1930)
Ada 2 perubahan penting:
a. Timbul antipati terhadap kolonialisme
b. Makin hilangnya bangsa-bangsa primitif
Antropologi seolah-olah kehilangan laoangan sehingga
mengembangkan lapangan penelitian baru
Tujuan akademis : mencapai pengertian makhluk manusia
secara umum dengan mempelajari aneka warna fisik dan
kebudayaannya.
Tujuan praktik : mempelajari aneka warna masyarakat suku
bangsa di dunia guna membangun bangsa tersebut.

Abad 20 merupakan sejarah baru


dalam perkembangan antropologi.
Mengapa ?

Seorang ahli Geografi bernama Frans Boas muncul


dengan segudang informasi-informasi akurat melalui
berbagai studi lapangan yang telah dilakukannya.
Meskipun latar belakang pendidikannya Geografi, tapi
hasil-hasil karya Boas justru lebih banyak mengkaji
tentang Manusia dan Kebudayaan seperti dalam salah
satu bukunya yang berjudul The Central Of Eskimo .
OKI Frans Boas kemudian dijuluki sebagai BAPAK
PENDIRI ANTROPOLOGI atau The Founding Fatrher
of Antrophology.
Pada perkembangan selanjutnya antropologi justru
menjadi ilmu dari segala ilmu . Jika meminjam istilah
para pakar antropologi ANTROPOLOGI merupakan
DEWA dari segala ilmu yang berkembang saat ini .

METODE ANTROPOLOGI
Deskriptif memberi pelukisan/gambaran tentang
kehidupan manusia dari berbagai tempat dan waktu.
Holistik mengkaji kehidupan manusia dari sudut
tinjauan jamak dan memetakannya ke dalam suatu
gambaran yang total dan menyeluruh
Komparatif membandingkan kesamaan dan
perbedaan ciri-ciri fisik dan budaya manusia, ada
dua cara yaitu : Diakronik (lintas waktu) dan
Sinkronik (lintas tempat)

Kualitatif
teknik pengumpulan
data dilakukan dengan pengamatan,
wawancara mendalam.

RUANG LINGKUP A NTROPOLOGI


A. Kategori masalah, terdiri dari:
Evolusi manusia atau sejarah perkembangan manusia
Ragam manusia yang dipandang dari ciri-ciri fisik
Penyebaran bahasa di seluruh dunia
Budaya suku bangsa

B. Cabang ilmu , terdiri dari :


Paleo-antropologi
Antropologi fisik
Prasejarah
Etnolinguistik
Etnografi

HUBUNGAN ANTROPOLOGI DENGAN


ILMU-ILMU LAINNYA
Hubungan antropologi dengan sosiologi : yaitu bagaimana
manusia ditinjau aspek sosialnya : seperti cara manusi
berinteraksi satu sama lain yang dibatasi oleh norma atau
nilai tertentu.
Hubungan antropologi dan psikologi yaitu bagaimana
manusia ditinjau dari aspek psikologisnya seperti cara
manusia nerperilaku dilingkungan keluarga dan lingkungan
sosialnya.
Hubungan antropologi dan sejarah yaitu bagamana manusia
ditinjau dari aspek asal-usulnya seperti cara hdup manusia
dari satu fase ke fase lainnya.

Hubungan antropologi dg geografi yaitu bagaimana


manusia ditinjau dari aspek tata ruang bumi seperti
bagaimana cara manusia menyesuaikan diri dengan
kondisi lingkungannya (cuaca, suhu, iklim dll)
Hubungan atropologi dg ekonomi yaitu bagaimana
manusia ditinjau dr aspek ekonomi seperti bgm manusia
mlakukn transaksi jual beli, menukarkn uang dll
Hubungan antropologi dg politik yaitu bagaimana
manusia ditinjau dari aspek kekuasaan dan kedudukan,
seperti : bagaimana cara manusia berkuasan dan
mempertahankan kekuasaannyaberdasarkan adat istiadat
setempat.

Lantas bagaimana hubungan antara antropologi dg


ilmu komunikasi ??
Para pakar antropologi sekapat bahwa hubungan
kedua ilmu tersebut terletak pada bagaimana cara
manusia mencapai suatu kesepakatan atau kesamaan
pengertian melalui bahasa dan simbol-simbol yang
mereka gunakan.
Contoh
Orang Indonesia dan orang Amerika saling berjabat
tangan ketika keduanya bertegur sapa. Sedangkan orang
Jepang dan orang Korea saling membungkuk ketika
keduanya bertegur sapa. Orang Eskimo saling
menempelkan hidung ketika mereka saling bertegur
sapa

KONSEP DALAM ANTROPOLOGI


Kebudayaan yaitu suatu kumpulan pengetahuan yang
diturunkan dari satu generasi ke generasi . Kebudayaan juga
merujuk kepada warisan sosial, seperti tradisi sopan santu dan
kesenian.
Evolusi yaitu suatu gagasan mengenai bentuk-bentuk kehidupan
manusia yang berkembang dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Proses evolusi pada umumnya berubah perlahan tapi pasti.
Culture Area (Daerah Kebudayaan)
yaitu suatu daerah
geografis yang memiliki ciri-ciri budaya tertentu. Biasanya
unsur-unsur budaya baru akan menggeser budaya lama hingga
sekeliling daerah tersebut dipenuhi dengan budaya baru

Enkulturasi yaitu suatu proses pembelajaran


kebudayaan. Pada hakakikatnya sejak kecil manusia
mengalami proses enkulturasi seperti sopan santun
pada ortu, table anner dll
Difusi yaitu proses penyebaran unsur-unsur
kebudayaan secara luas hingga melewati batas tempat
budaya tsb timbul. Sifat difusi erat kaitannya dg :
inovasi, komunikasi dg saluran tertentu, waktu , sikap
masy
Akulturasi yaitu proses pertukaran atau saling
mempengaruhi antar budaya hingga pada akhirnya
budaya tersebut menjadi budaya sendiri.

Etnosentrisme yaitu suatu pandangan bahwa


budaya sendiri lebih baik daripada budaya
lain.
Tradisi yatu suatu pola perilaku atau
kepercayaan yang telah menjadi bagian dari
suatu budaya yang telah lama dikenal sehingga
menjadi adat-istiadat dan kepercayaan yang
secara turun temurun

Ras dan Etnik adalah sekelompok org yg memiliki


sejumlah ciri biologis (fisik) tertentu atau suatu
populasi yg memiliki suatu kesamaan dalam
sejumlah unsur biologi/fisik yg khas yg disebabkan
oleh faktor keturunan. ETNIK lebih menekankan
sbg kelompok sosial bagian dari ras yg memiliki
ciri-ciri budaya yg unik sifatnya.
Stereotipe yaitu suatu generalisasi yg relatif tetaap
mengenai kelompok atau kelas manusia yg menjurus
pada hal-hal negatif maupun tidak menguntungkan.

Magis yaitu mengemukakan bahwa magis


merupakan penerapan yang salah pada pikiran
manusia dg maksud untuk mendukung hukum
alam yg palsu
Tabu yatu pemisahan antara cemar dan suci
dimaksudkan untuk menciptakn solidaritas
kelompok

Perkawinan yaitu mengacu pada proses formal


pemaduan hubungan dua individu yg berbeda jenis
kelamin dg penekanan pada hak dan tanggungjawab
yang ditimbulkan tidak hanya antara suami dan istri
tetapi juga antara kerabat kedua belah pihak
Kekerabatan yatu merujuk kepada tipologi
klasifikasi kerabat menurut penduduk tertentu
berdasarkan aturan-aturan keturunan dan aturanaturan perkawinan.

A
M
I
R
E
T

H
I
S
A
K