Anda di halaman 1dari 29

Sediaan Face Lotion

Tujuan
Mengetahui cara membuat sediaan face lotion
denga melihat pengaruh pelarut campuran dan
surfaktan terhadap kelarutan suatu zat.

Face lotion
Maksud penggunaan losion muka adalah untuk
membasahi kulit muka dengan air. Karena
pemberian air menyebabkan rasasegar pada
kulit muka, maka osion muka disebut juga skin
refreshner atau skin tonic. Selain itu, karena
losion muka juga digunakan untuk menghapus
sisa-sisa krim, maka disebut juga Cream
remover.

Informasi Esktrak

Lidah buaya (Aloe vera; Latin: Aloe


Barbadensis Milleer)
Sejenis tumbuhan yang digunakan sebagai
penyembuh luka dan untuk perawatan kulit.
Tanaman ini mempunyai kandungan senyawa
kimia seperti enzim, asam amino, mineral,
vitamin, polisakarida, dan komponen lain yang
sangat bermanfaat bagi kesehatan antara lain
aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloeemodin,
aloenin, dan aloesin.

Komponen kimia lidah buaya berdasarkan


manfaatnya

Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia, Swingle)


Buah jeruk nipis mengandung bahan kimia
diantaranya

asam sitrat sebanyak 7-7,6%


damar lemak
Mineral
vitamin B1
minyak terbang (minyak atsiri atau essensial oil).

Minyak esensial sebesar 7% mengandung

sitrat limonene
Fellandren
lemon kamfer
geranil asetat
Cadinen
linalin asetat
Flavonoid
seperti poncirin
Hesperidine
Rhoifolin
Naringin.

Selain itu, jeruk nipis juga mengandung vitamin


C sebanyak 27mg/100 g jeruk, ca sebanyak
40mg/100 g jeruk dan pospat sebanyak 22mg

Tea Tree Oil


Tea tree oil adalah minyak essential yang
diperoleh dari destilasi daun Melaleuca
alternifolia dan mempunyai sifat antiseptik yang
secara tradisional digunakan untuk mencegah
dan merawat infeksi. Kandungan terpinen-4-ol
pada Tea tree oil mempunyai aktifitas
antimikroba yang dapat membunuh bakteri
Propionibacterium acnes.

Komposisi kandungan Melaleuca alternifolia

Di antara substansi-substansi kimia di atas yang


diduga memiliki efek anti jamur adalah terpinen4ol, terpinene, pinene, 1,8 cineole, dan thymol.

Ingredients
Aqua, Alcohol Denat, Sodium Lactate, Propylene
Glycol, Melaleuca alternifolia (tea tree) Leaf Oil,
Citric Acid, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil,
Benzophenone-4, Sodium Methylparaben, Disodium
EDTA, Salicylic Acid, Polysorbate 20, PEG-20
Glyceryl Laurate, Tocopherol, Linoleic Acid, Retinyl
Palmitate, Caprylic/Capric Triglyceride, Fragrance,
Citrus
aurantifolia
(lime)
Fruit
Extract,
Phenoxyethanol,
Methylparaben,
Ethylparaben,
Menthol, Aloe barbadensis Leaf Extract.

Manfaat
Aqua

Pelarut

Alcohol Denat

Anti-nailbiting preparation

Sodium Lactate

Sebagai pengawet, buffering agent, humektan

Propylene Glycol

Bahan pengental

Melaleuca alternifolia (tea tree) Leaf Oil


Citric Acid

Sebagai pembersih dan sebagai antioksidan yang


mencegah kerusakan kulit

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil

Solubilizer

Benzophenone-4
Sodium Methylparaben

Pengawet

Disodium EDTA

Sebagai penstabil kandungan produk kosmetik

Salicylic Acid

Dapat menghilangkan sel-sel kulit mati dari


lapisan kulit

Polysorbate 20

Sebagai bahan campuran untuk menghindari


proses oksidasi

PEG-20 Glyceryl Laurate


Tocopherol

Antioksidan

Linoleic Acid

Untuk merangsang tumbuhnya sel kulit baru dan


kolagen

Manfaat
Retinyl Palmitate

Vitamin A

Caprylic/Capric Triglyceride

Untuk memperlambat hilangnya air dari kulit


dengan membentuk penghalang di permukaan
kulit

Fragrance

Sebagai bahan pengharum

Citrus aurantifolia (lime) Fruit Extract

Menyegarkan kulit

Phenoxyethanol

sebagai pengawet anti-bakteri dan anti-oksidan

Methylparaben

Pengawet , anti bakteri

Ethylparaben

Pengawet , anti jamur

Menthol

Sebagai penyegar

Aloe barbadensis Leaf Extract

Sebagai perangsang pertumbuhan dan


pembentukan sel jaringan kulit yang sehat

Cara pembuatan

Evaluasi
Uji Organoleptik
Uji Kejernihan
Uji Bobot Jenis

Elixir Of Extract Leaf Belimbing


Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) As
Anti Hypertension With Method
Of Maserasi

Tujuan
untuk mengetahui penggunaan daun belimbing
wuluh sebagai sediaan elixir untuk anti hipertensi .

Tentang bahan alam


Daun belimbing wuluh merupakan salah satu bahan
alami yang dapat dimanfaatkan sebagai obat.
Salah satu khasiat yang dimiliki daun belimbing
wuluh adalah sebagai obat hipertensi.
Pemanfaatan daun belimbing wuluh dikaji untuk
dimanfaatkan sebagai obat anti hipertensi dalam
bentuk sediaan elixir.
Daun belimbing wuluh mengandung tanin, sulfur,
asam format, peroksida, kalsium oksalat, kalium
sitrat.

Formula

ekstrak daun belimbing wuluh 14,4 gram


Etanol 90% = 5%
Propilen glikol= 5%
sirupus simplex= 65%
Esssen 0,1%
FD&C 0,1%
Aqua ad 60,0 ml

Cara pembuatan

Disiapkan alat dan bahan.


Masing-masing bahan ditimbang.
Sediakan botol, lakukan kalibrasi ad 60ml
Ekstrak daun belimbing wuluh dilarutkan
dengan etanol 90% + propilen glikol + sebagian
aquadest lalu dimasukkan ke dalam botol
dikocok ad homogen.

FD&C dilarutkan dalam beaker glass dengan


sebagian aquadest dimasukkan ke dalam botol,
dikocok ad homogen.
Ditambahkan sirupus simplex dan essens
dimasukkan ke dalam botol lalu dikocok ad
homogen.
Botol diberi etiket dan label.

Evaluasi
NO

UJI

Organoleptis
Warna
Bentuk
Bau
rasa

HASIL
Kuning Merah
Larutan
Jeruk
Manis

pH

8 (asam)

Kejernihan

Jernih

Volume terpindahkan

60,0 ml

Bobot jenis

1,12 gr/ml

Viskositas

4,59 Cp

Kemasan

Brosur