Anda di halaman 1dari 48

UU No.

2 Th 2002 Tentang Kepolisian Negara RI


UU No.13 Th 1980 Tentang Jalan
UU No. 22 Th 2009 Tentang Lalu lintas dan

Angkutan Jalan.
Keputusan Kapolri No. Pol : Kep/53/X/2002
Tanggal 17-10-2002 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Babinkam Polri
Petunjuk Pelaksanaan Kapolri No. Pol :
Juklak/05/V/2003 Tanggal 29-05-2003 Tentang
Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan Masyarakat
Bidang Lalu Lintas (Dikmas Lantas)

Lalu

lintas adalah : gerak kendaraan, orang dan


hewan dijalan.
Jalan adalah : jalan yang diperuntukkan bagi lalu
lintas umum.
Kendaraan bermotor adalah : kendaraan yang
digerakkan oleh peralatan teknik yang berada di
kendaraan itu.
Pengemudi adalah orang yang mengemudikan
kendaraan atau yang langsung mengawasi orang
lain mengemudikannya.

Memberikan isyarat kepada pemakai jalan dengan


menggunakan tangan atau alat lain.
Mengendalikan arus lalu lintas supaya dapat berjalan
tertib dan lancar.
Mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas di
jalan umum.
Mempengaruhi pemakai jalan untuk patuh dan taat
terhadap peraturan peraturan lalu lintas.
Mengawasi dan bila perlu mengatur lalu lintas.
Memberi peringatan yang bersifat mendidik bagi
pemakai jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas
tertentu dan apabila perlu melakukan tindakan hukum.
Memberi pelayanan kepada masyarakat pemakai jalan
dengan memberikan informasi tentang letak tempat,
jalan jalan dan membantu menyebrangkan pejalan
kaki.

Berhenti untuk semua jurusan.


Berhenti untuk satu arah tertentu.
Berhenti dari arah depan.
Berhenti dari arah belakang.
Berhenti dari arah depan dan belakang.
Jalan dari kanan.
Jalan dari kiri.
Jalan dari kanan dan kiri.
Percepat dari kanan.
Percepat dari kiri.
Perlambat dari depan.
Perlambat dari belakang.

Stop dari semua arah


(depan, belakang, kanan dan kiri)

Stop untuk kendaraan dari arah belakang

Stop untuk kendaraan yang ditujukan


(Arah tertentu)

Jalan dari kanan dan kiri Petugas

Stop untuk kendaraan


dari arah depan dan belakang

Stop untuk kendaraan dari arah depan

Percepat dari depan Petugas

Perlambat dari belakang Petugas

Percepat dari belakang Petugas

Percepat dari depan Petugas

Perlambat dari depan Petugas

Percepat dari belakang Petugas

Mengusahakan agar lalu lintas berjalan dengan aman

tertib dan lancar.

Untuk mengatasi kemacetan kemacetan lalu lintas.


Mengusahakan adanya kesadaran, kepatuhan /

ketaatan dari para pemakai jalan terhadap undang


undang lalu lintas yang berlaku.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,

mencegah kerusakan kerusakan jalan dan


melindungi harta benda serta jiwa orang lain di
jalan

RAMBU LALU LINTAS


Rambu lalu lintas di jalan yang
selanjutnya disebut rambu adalah salah
satu dari perlengkapan jalan, berupa
lambang, huruf, angka, kalimat dan atau
perpaduan
diantaranya
sebagai
peringatan, larangan, perintah, atau
petunjuk bagi pemakai jalan.

RAMBU
PERINGATAN

RAMBU
LARANGAN

RAMBU
PERINTAH

RAMBU
PETUNJUK

1. SIAP KONDISI PENGEMUDI


2. SIAP KONDISI KENDARAAN
3. SIAP MENAATI PERATURAN
LALU LINTAS

REGISTRASI DAN IDENTIFIKASI


KENDARAAN BERMOTOR
Pasal 64 75 UU LAJ No.22 Th.2009
Pasal 68 (1) : Setiap Kendaraan Bermotor yg dioperasikan di
jalan wajib dilengkapi STNK dan Tanda Nomor Kendaraan
Bermotor ( TNKB ).
Ketentuan Pidana Pasal 280 : Mengemudikan Kendaraan
Bermotor di jalan tidak dipasang TNKB yg ditetapkan oleh
Kepolisian dipidana kurungan paling lama 2 bln atau denda paling
banyak 500ribu.

F
a
kto
rJa
ln
&
L
in
g
ku
n
g
a
n
F
a
kto
rM
a
n
u
sia F
a
kto
rke
n
d
a
ra
n

Faktor-faktor penyebab kecelakaan

F
a
k
to
rp
e
n
y
e
b
a
b
k
e
c
e
la
k
an

Kecelakaan lalulintas terjadi akibat multi faktor yang


dapat diuraikan menjadi: manusia-kendaraan-jalan

PENYEBAB KECELAKAAN
Manusia
- Individu
- Pola berlalu lintas
- Ketrampilan dalam mengemudi
Jalan
- Kerusakan permukaan
- Geometri : elevasi, lebar, tikungan dll
Lingkungan : Kabut, asap tebal, hujan dll
Kendaraan
- Kelaikan jalan kondisi teknis : rem, ban dll
- Penggunaan tidak sesuai ketentuan : overloaded

KONDISI PENGEMUDI
Faktor Individu : Kepribadian, kemampuan
melihat, kemampuan menilai situasi, antisipasi,
waktu reaksi, tingkat pendidikan, usia, jenis
kelamin, psikologis.
Pola berlalu lintas : kebiasaan mengemudi
seperti kurang konsentrasi, ceroboh, agresif,
kebiasaan terlalu dekat mengambil jarak, posisi
antar kendaraan.
Ketrampilan mengemudi : aplikasi pengetahuan
teknis dan berlalu lintas dijalan raya.

KONDISI PEMAKAI JALAN DIY SAAT


INI
DISIPLIN PEMAKAI JALAN DI WIL YKA MASIH
RENDAH.
ANGKA PELANGGARAN CUKUP TINGGI.
TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP RAMBURAMBU LALIN MASIH RENDAH.
DISIPLIN BILA ADA PETUGAS YANG MENGATUR.
BILA TIDAK ADA PETUGAS SALING SEROBOT.

FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA DISIPLIN


BERLALU LINTAS

KULTUR BUDAYA DI NEGARA BERKEMBANG YG MASIH


MEMANJAKAN MASYARAKAT YG BERPERILAKU SEMAUNYA
SENDIRI TANPA MEMPERHATIKAN KEPENTINGAN ORANG
LAIN.
SARANA DAN PRASARANA PENDUKUNG PENEGAKAN
DISIPLIN MASIH KURANG ( KAMERA PEMANTAU LALIN,
SARANA PRASARANA PETUGAS POLRI, BLM ADANYA RAN
UNTUK SIDANG DITEMPAT, DLL ).
KELENGKAPAN DAN KONDISI JALAN YANG BELUM SESUAI
( RAMBU-RAMBU KURANG, PANJANG/LEBAR JALAN DGN
JML RAN YANG TIDAK SESUAI ).
SISTEM TATA KOTA & TRAYEK ANGKUTAN TIDAK
SISTEMATIS.
LALU LINTAS CAMPURAN ( MIXED TRAFFIC ).

1. PAKAILAH HELM STANDAR DAN PASTIKAN BUNYI KLIK.


2. PAKAILAH SABUK KESELAMATAN DAN PASTIKAN BUNYI KLIK.
3. GUNAKAN LAJUR KIRI UNTUK SEPEDA MOTOR, TRUCK, KENDARAAN
YANG BERKECEPATAN RENDAH.
4. GUNAKAN SPION KANAN DAN KIRI
5. BERHENTILAH DIBELAKANG GARIS STOP LINE.
6. GUNAKANLAH LAMPU REM BERWARNA MERAH.
7. TAATI BATAS KECEPATAN MAXIMUM.

8. JANGAN MENGGUNAKAN PONSEL SAAT MENGEMUDI (TELEPON ATAU S


9. GUNAKAN PLAT NOMOR SESUAI KETENTUAN

CONTOH PENGGUNA JALAN YANG TIDAK SESUAI


ATURAN DAN TINDAKAN YANG BISA
MEMBAHAYAKAN PENGENDARA LAIN

MARI
BERUBAH!

28

29

MENGUTAMAKAN ORG LAIN

2. Belum memadainya kualitas pelayanan


angkutan
umum
sehingga
orang
cenderung
memilih
menggunakan
kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Pelayanan Angkutan Umum Buruk :

Tingkat Aksesibilitas Rendah


Tingkat Pelayanan Rendah
Biaya Tinggi

HELM ?

PLAT NO ?

Hemat Pangkal Bahaya

HALO POLISI ....

MENYEBRANG ?
??

Jika pakai Helm

Kelebihanmuatan

KERJASAMA SALING
MENGUNTUNGKAN

Kelebihan muatan (jilid 1)

41

KORPS LALU LINTAS POLR

Kelebihan muatan (jilid 2)

42

KORPS LALU LINTAS POLR

Kelebihan muatan (jilid 3)

43

KORPS LALU LINTAS POLR

Layanan Bussiness Class

44

KORPS LALU LINTAS POLR

Layanan Economy-Class

45

KORPS LALU LINTAS POLR

Angkutan Berperi-kehewanan

46

KORPS LALU LINTAS POLR

Taat Aturan dan tetap cantik

47

KORPS LALU LINTAS POLR