Anda di halaman 1dari 14

Pertemuan ke-5

Standar Kompetensi :
Memahami teori dan konsep-konsep Evaluasi
Pembelajaran Matematika serta dapat
mengaplikasikannya dalam proses
pembelajaran matematika di sekolah
Kompetensi Dasar :
Merumuskan kriteria insturmen yang tepat
sebagai alat evaluasi proses

Kualitas Alat Penilaian

Validitas

Reliabillitas

Validitas dan Reliabilitas


Validitas (validity) : Ketepatan dan kecermatan
suatu alat ukur dalam melakukan fungsinya
Reliabilitas (reliability) : Keterpercayaan alat
ukur. Artinya hasil pengukuran dapat dipercaya
apabila dalam beberapa kali pelaksanaan
pengukuran terhadap kelompok subjek yang
sama, diperoleh hasil yang relatif sama

Validitas
Validitas berkenaan dengan ketetapan alat
penilaian terhadap konsep yang dinilai
sehingga betul-betul menilai apa yang
seharusnya. Misalnya ; Hasil belajar dapat
dinilai dengan tes; Motivasi dengan
kuistioner dsb

Jenis Validitas
Validitas Isi
Validitas Bangun Pengertian (Construct
Validity
Validitas Empiris atau Validitas Kriteria
1. Validitas Internal
2. Validitas Ekternal (concurrent validity
dan predictive validiti)

Validitas Isi: Berkenaan dengan kesanggunapan


alat penilaian dalam mengukur isi yang
seharusnya. Artinya sebuah tes dapat
mengungkapkan isi suatu konsep atau variabel
yang hendak diukur.
Validitas Konstruk: Berkenaan dengan
kesangggupan alat penilaian untuk mengukur
pengertian-pengertian yang terkandung dalam
materi yang diukurnya. Validitas ini biasanya
digunakan untuk instrumen-instrumen yang
mengukur variabel-variabel konsep baik yang
sifatnya performasi tipikal (sikap, minat, dll)
maupun performa maksimuk (tes bakat, IQ, EQ
dll)

Validitas Empiris/validitas kriteria; Validitas


yang ditentukan berdasarkan kriteria baik
internal maupun eksternal. Kriteria Internal
adalah tes itu sendiri yang menjadi kriteria
sedang kriteria eksternal adalah hasil ukur
atau tes lain diluar instrumen itu sendiri.
Validitas Eksternal dibedakan jadi dua
yaitu validias konkuren dan validitas
prediktif

Kriteria internal
Kriteria validitas diukur dengan besaran yang
menggunakan instrumen itu sendiri sebagai
suatu kesatuan (keseluruhan butir). Validitas
yang dilihat adalah validitas butir item dengan
melihat instrumen tersebut sebagai suatu
kesatuan.
Validitas internal (butir) dapat dilihat sebarapa
jauh skor butir/item konsistes dengan hasil ukur
instrumen secara keseluruhan

Teknik menentukan skor butir


Untuk skor butir kontinum menggunakan
koefisien korelasi produk momen (korelasi
skor butir dengan skor total instrumen)
Untuk skor dikotomi menggunakan
koefisien korelasi biserial (rbis)

Validitas Eksternal
Kriteria eksternal dapat berupa hasil ukur
instrumen baku atau instrumen yang
diangap baku, dapat dihitung dengan
korelasi.
Valitas kongkuren (concurent validity)
Valitas prediktif (predictive validity)

Contoh validitas prediktif,


misalnya jika ingin menguji
validitas tes masuk perguruan
tinggi dengan menggunakan
indeks prestasi semester satu.
Contoh validas konkuren
misalnya bila ingin menguji
validitas tes sumatif dengan
melihat hasil tes harian

Reliabilitas
Reliabilitas Konsistensi Tanggapan
Reliabilitas Konsistensi Gabungan Item

Reliabilitas Konsistensi Tanggapan


Ada tiga mekanisme memeriksa reliabilitas alat
ukur (tes) :
1. Teknik test-retest, menggunakankan tes yang
sama pada waktu yang berbeda
2. Teknik belah dua, mengukur dengan
membelah dua kelompok tes yang setara.
Misalnya dengan membelah nomor tes (ganjil
dan gelap)
3. Bentuk ekuivalen, menggunakan dua tes yang
setara dan diberikan pada responden pada
waktu yang bersamaan

Reliabilitas Konsistensi Gabungan Item


Konsistensi ini berhubungan dengan
kemantapan atau konsistensi antara item-item
suatu alat ukur, artinya apakah hasil ukur item
konsisten dengan hasil ukur
keseluruhan.Menghitungnya dapat
menggunakan :
1. Rumus Kuder-Richarson (KR-20 dan KR-21)
2. Rumus Koefisien Alpha Cronbach
3. Rumus Reliabilitas Hoyt,