Anda di halaman 1dari 18

Jurnal Reading

Eltrombopag before Procedures in Patients


with Cirrhosis and Thrombocytopenia

Rafka
611.11.008
Pembimbing :
dr. Dede Satia Sukmana, Sp.PD
KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT DALAM
RUMKITAL DR. MIDIYATO SURATANI TANJUNGPINANG
TAHUN 2015

APA?

Eltrombopag Prosedur Pasien dengan Sirosis


dan Trombositopenia
Eltrombopag adalah thrombopoietin-reseptor
agonis yang untuk digunakan pada pasien
dengan kronis trombositopenia . Sebuah studi
menunjukkan bahwa eltrombopag dapat
meningkatkan trombosit jumlah pada pasien
dengan trombositopenia

MENGAPA?

Trombositopenia sering diamati pada pasien dengan


penyakit hati kronis. Trombositopenia adalah suatu
keadaan jumlah trombosit dalam sirkulasi darah
dibawah batas normal. Jumlah trombosit yang sangat
rendah dapat menyebabkan perdarahan spontan
Eltrombopag adalah agonis reseptor thrombopoietinoral. Studi ini mengevaluasi khasiat eltrombopag
untuk
meningkatkan
jumlah
trombosit
dan
mengurangi kebutuhan transfusi trombosit pada
pasien dengan trombositopenia dan penyakit hati
kronis

DIMANA?

Di GlaxoSmithKline sudah di lakukan di 13


negara

KAPAN?

Studi dilakukan dari Juni 2008 hingga


September 2009
Jurnal diterbitkan pada agustus 23 2012

SIAPA?

pasien yang mengalami trombositopenia dan


penyakit hati kronis

METODE

Metode

: double-blind acak

Sampel
: total 288 pasien 145 menerima
plasebo
dan
143
menerima
eltrombopag dengan
dosis 75 mg
sekali sehari.

PEMILIHAN PASIEN

Kriteria inklusi : Pasien yang memenuhi


syarat adalah 18 tahun Ke atas memiliki
penyakit hati kronis dan jumlah trombosit
kurang dari 50.000 per milimeter kubik.
Kriteria ekslusi : pasien hamil
memiliki riwayat trombosis vena portal

DESAIN STUDI

Penelitian ini adalah double-blind, acak, dalam rasio


1 : 1 dikelompokkan sesuai dengan perdarahan
risiko yang terkait dengan prosedur invasif. Pasien
menerima baik eltrombopag dengan dosis dari 75
mg sehari selama 14 hari.
pasien dinilai setelah 7 hari pengobatan dan 1 hari
setelah menerima dosis terakhir. Sedangkan pasien
dengan yang jumlah trombosit lebih dari 80.000 per
milimeter kubik tidak menerima transfusi trombosit.
Pasien dengan trombosit yang kurang dari 50.000
per milimeter kubik menerima transfusi trombosit

HASIL TINDAkAN DAN


DEFINISI

Hasil primer adalah pasien yang tidak


membutuhkan transfusi trombosit sampai 7
hari setelah prosedur invasif elektif.
Hasil sekunder adalah pasien dengan
perdarahan lebih tinggi sampai 7 hari setelah
prosedur.

ANALISA HASIL

transfusi trombosit
dari 145 pasien yang
menerima eltrombopag (72%) dan 28 dari 147
yang menerima plasebo (19%) (P <0,001).
signifkan antara eltrombopag dan kelompok
plasebo diamati pada episode perdarahan.
Peristiwa trombotik dari sistem vena porta diamati
pada 6 pasien yang menerima eltrombopag,
dibandingkan dengan 1 yang menerima plasebo,
sehingga dalam terminasi dini penelitian. Insiden
dan keparahan efek samping adalah serupa pada
eltrombopag dan kelompok plasebo.

HASIL

PEMBAHASAN

Trombositopenia
sering
mempersulit
pengobatan pasien dengan sirosis hati yang
membutuhkan prosedur invasif eltrombopag
diberikan sekali sehari selama 14 hari
mengangkat jumlah trombosit dan secara
signifkan mengurangi proporsi pasien yang
membutuhkan transfusi trombosit terkait
dengan prosedur invasif


Pasien yang menerima eltrombopag memiliki
peningkatan
trombosit sekitar 2 minggu
setelah
penghentian
pengobatan
eltrombopag,
sedangkan
pasien
yang
menerima plasebo trombosit tidak memiliki
peningkatan berkelanjutan.

KESIMPULAN

Eltrombopag mengurangi kebutuhan untuk


transfusi trombosit pada pasien dengan sirosis
yang tengah menjalani prosedur invasif elektif.

TERIMA
KASIH