Anda di halaman 1dari 9

Proses pemasakan atau kematangan benih

dimulai sejak selesainya pembuahan sampai


panen
Hal penting yang terjadi pada periode
pemasakan biji adalah perubahan mengenai
1. Kadar air benih
2. Daya kecambah benih (viabilitas)
3. Daya tumbuh benih (vigor)
4. Berat kering benih
5. Ukuran besar benih
. Kelima proses ini sangat berguna diketahui
sehingga diperoleh produksi benih yang
bermutu tinggi

Kadar air benih


Umumnya pada tanaman legume dan padi-padian,
ovule atau tempat embryosac yang sedang
mengalam proses fertilization mempunyai kadar
air kira-kira 80%. Dala beberapa hari kemudian
kadar air ini meningkat sampai kira-kira 85%, lalu
pelan-pelan menurun secara teratur. Dekat kepada
waktu masak (matang) kadar air ini menurun
dengan cepat sampai kira0kira 20% pada biji
tanaman serealia. Setelah tercapai berat kering
maksimum daripada biji, kadar air tersebut agak
konstan sekitar 20% tetapi sedikit naik turun
seimbang dengan keadaan lingkungan.

Gambar perubahan kadar air selama periode


pemasakan benih semenjak proses pembuahan di
dalam ovule

Masak fisiologis
Pada umumnya sewaktu kadar air menurun
dengan cepat sampai sekitar 20%, maka benih
atau biji mencapai masak fisiologis atau juga
disebut masak fungsional.
Setelah masak fisiologis ini tercapai translokasi zat
makanan yang disimpan dalam biji dihentikan.
Tidak ada lagi proses pertumbuhan pada biji
sehingga ia tidak bertambah besarnya atau
dengan kata lain biji telah mencapai ukuran
maksimumnya
Pada saat masak fisiologis, biji mempunyai berat
kering maksimum, daya tumbuh maksimum, dan
daya kecambah maksimum

Berat kering
Berat kering suatu benih berhubungan dengan
besarnya hasil. Tinggi rendahnya niali berat kering ini
tergantung dari banyak atau sedikitnya bahan kering
(karbohidrat, lemak dan protein) yang dalam dalam
biji.
Setelah fertilization, mula-mula berat kering ini naik
perlahan-lahan, kian lama semakin cepat dan
mencapai maksimum pada masak fisiologis. Setelah
masak fisiologis berat kering dipengaruhi oleh
lingkungan. Selama beberapa hari berat kering naik
turun dan kemudian kalau belum juga dipanen, berat
kering ini akan turun
Penundaan panen yang cukup lama dapat
menurunkan berat kering 15-25%. Sehingga
menyebabkan turunnya hasil.

Daya kecambah dan daya tumbuh


benih
Daya kecambah dan daya tumbuh
benih kian meningkat dengan
bertambah tuanya biji dan mencapai
maximum germination jauh
sebelum masak fisiologs atau berat
kering maksimum. Sampai masak
fisiologis tercapai maximum
germination ini konstan, tetapi akan
menurun dengan kondisi lingkungan.

Proses biologis pada periode


pemasakan biji
Pada saat benih telah masak fisiologis
maka proses metabolisme pada benih
dihentikan. Juga proses-proses translokasi
gula, asam lemak dan asam amino
sebagai hasil perombak karbohidrat,
lemak dan protein dihentikan.
Perombakan karbohidrat oleh enzim
amilase, perombak lemak oleh enzim
lipase, dan perombakan protein oleh
enzim proteinase dihentikan

Di samping itu proses tumbuh pada


embryonic axis juga dihentikan. hal
ini dilihat bahwa pada penyimpanan
yang baik tidak terjadi
perkecambahan biji.
Pernapasan pada biji kering hampir
tidak mungkin diukur, baik terhadap
pengambilan O2 maupun CO2 yang
dilepaskan. Hal ini karena pertukaran
gas pada biji kering ini sangat
rendah. Hal ini tergantung kepada
kadar air biji, dimana bertambah