Anda di halaman 1dari 36

Mengapa auditor dibutuhkan ?

Asistensi Pertemuan 1

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Adanya skandal terhadap perbuatan

akuntansi yang diakibatkan kelemahan dari


standar akuntansi dan skandal budaya dari
para pemimpin perusahaan untuk
memanipulasi laporan keuangan perusahaan
untuk kekayaan pribadi (Agency Theory)
Skandal keuangan
Enron, WorldCom, Parmalat, Satyam

Warning alarm
Northern Rock
RBS
2

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Justification of Audit
The information hypothesis
Informasi akan menjadi lebih handal apabila

hasil auditan useful decision making


Agency theory
The insurance theory
Auditor memberikan jaminan / insurance atas

laporan yang dilakukan audit

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Agency Theory
Principle

Agent

Pemegang saham
Memaksimalkan nilai dari

pemegang saham (Pertumbuhan


nilai harga saham)
Fokusnya pada kenaikan nilai harga

saham

Manajer / Direktur
Memaksimalkan nilai dari direktur

(Bonus, Tantiem,ESOP,MESOP)
Fokusnya pada laba bersih, karena

laba menunjukkan performa


manajemen Manajemen Laba

Untuk menengahi perbedaan kepentingan ini, maka laporan keuangan


perlu disajikan oleh manajemen, dan laporan keuangan tersebut perlu
dilakukan audit oleh Kantor Akuntan Publik, apakah laporan keuangan
yang disajikan bebas dari salah saji material dan laporan keuangan
Prepared
By Raka
Fauzan
Akbar
4tersebut
apakah
sudah
disajikan
secara wajar berdasarkan Standar
Akuntansi Keuangan yang berlaku berupa opini audit

Ide dasar mengapa masalah agensi


ada

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Tujuan dilakukannya suatu audit


laporan keuangan
Memberikan assurance dengan cara menyampaikan

hasil opini audit atas laporan keuangan, apakah suatu


laporan keuangan mengandung salah saji material dan
apakah suatu laporan keuangan telah disajikan secara
wajar berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang
berlaku --> laporan keuangan handal hal ini
dilakukan dengan mencari bukti audit yang cukup dan
tepat
Sehingga LK dapat digunakan untuk:
Pengambilan keputusan
Mengurangi bias dari Agency Theory
Pendanaan
Perpajakan
6

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Truth and Fairness


Truth bukti yang cukup dan tepat mengenai

asersi yang disajikan oleh manajemen


Fairness Laporan keuangan disajikan dengan
beralasan (Reasonable)
Useful life rate of depreciation
Inventories LCNRV
Piutang usaha skedul piutang Write off

method or Allowance Method Net Realizable


Value (NRV)
Pengakuan pendapatan konstruksi, Zero or
Percentage of completion
Fair Value of Accounting
7

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Ketika LK telah memenuhi unsur Truth and

Fairness.
LK Bebas salah saji bagi pengguna
LK memiliki tingkat akurasi / kehandalan
Tiap LK yang disajikan akan dimunculkan

CALK-nya
LK dapat digunakan dalam hal pengambilan
keputusan
Disajikan berdasarkan adanya bukti audit
yang cukup dan tepat

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Audit Risk
Audit Risk = Inherrent Risk x Control Risk x

Detection Risk
Inherrent risk resiko yang melekat pada

akun/transaksi
Control risk resiko inherrent yang dapat
ditanggulangi oleh manajemen dengan
dibuatnya pengendalian internal
Detection risk resiko gagal mendeteksi
salah saji yang dilakukan oleh auditor

10

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Audit Stage
Based on Audit Process
Preliminary Stage
Systems Work and transaction testing
Preparation for final work
Final work

Based on Audit Kontemporer


Risk Asessment
Risk Response
Reporting

Based on Auditing
Audit Plan
Audit Process
Reporting
11

Prepared By Raka Fauzan Akbar

12

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Kode etik auditor


Accountability menengahi kepentingan
Integrity
Objektif dan Independen
Kompetensi
Rigour Profesional skeptisme tidak mudah

percaya
Judgement context of materiality
Clear, complete and effective communication
Association mendokumentasikan dokumen
yang saling berkaitan dan mendukung
Memberikan nilai
13

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Peraturan yang Bekaitan


dengan Audit
PERTEMUAN 2

14

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Auditing standard issued by International Auditing

and Assurance Standard Board (IAASB) ISA


(International Standard on Auditing)
Why need regulation ?
Setiap profesi memiliki organisasi profesinya masing-

masing, dan selalu memiliki aturannya masing-masing


Untuk mengurangi resiko dari pengguna jasa profesi
tersebut memunculkan kepercayaan terhadap profesi
Why government willing to delegate some authority

to auditing profession ?
Private sector yang melakukan kegiatan, sehingga

pemerintah hanya sebagai regulator saja


Kepercayaan pemerintah terhadap
kemampuan/keahlian, integritas, dan posisi dari
organisasi profesi IAPI SPAP
15

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Ketentuan Profesional auditor untuk


dapat Bergabung dengan Ikatan Profesi
Memenuhi kualifikasi

Fit and proper person ; professional

integrity dan independen


Memahami standar yang berlaku, menjaga
kemampuan/kealian dan disiplin
Mengawasi dan melaksanakan investigasi
Auditor perlu memberikan laporan audit
kepada komite audit minimal 1x setahun
Audit partner yang sama dapat digunakan
tidak lebih dari masa 7 tahun
16

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Hal-hal yang dikerjakan organisasi


profesi
Menyusun standar yang berhubungan

dengan integritas dan independensi


Menyusun standar teknikal/teknis
Independen melakukan pengawasan audit
Independen dalam hal melakuan
investigasi atas kasus publik

17

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Baca sendiri Skema di Inggirs..

18

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Hubungan
antara direktur
(manajemen),
komite audit,
other
management,
dan auditor
19

Prepared
By Raka
Fauzan
Akbar
Cek
figure
4.6
hal

150

Period of Auditor Appointment and


Accounting Reference Period and Date

20

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Postulat Audit
PERTEMUAN 3

21

Prepared By Raka Fauzan Akbar

22

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Definisi postulat
Postulat adalah suatu definisi/hal yang sudah

tidak dipertanyakan lagi


keabsahan/kebenarannya
Postulat dikembangkan agar dapat menjadi fondasi

berdirinya kerangka teoritis


Ada di Level 3 kerangka konseptual penyajian laporan
keuangan, bagian Basic Assumption Going concern,
economic entity, monetary unit, periodicity, accrual

Hal ini diperlukan supaya kita dapat

memahami segala hal dengan tidak mutlak


Bukti transaksi terbakar cari jalan lain
Bukti transaksi persediaan hilang metode at cost; at
retail
23

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Audit postulates on The Audit


Process Book
1. Audit dilakukan karena pihak akuntabel

membutuhkan validitas atas pelaksanaan


akuntabilitas mereka
2. Tidak mungkin ada akuntabilitas tanpa
dilakukan proses audit
3. Audit dilaksanakan secara independen,
bebas dari halangan untuk melaksanakan
investigasi
4. Fakta yang ada dilakukan verifikasi
dengan bukti audit yang ada
24

Prepared By Raka Fauzan Akbar

5. Standar akuntabilitas diatur untuk si

akuntabel, sehingga hasilnya (report)


yang disajikan oleh pihak akuntabel
dapat diperbandingkan dengan standar
tersebut
6. Memahami atas apa yang sedang diaudit
dan memahami perlakuan atas apa yang
sedang diaudit
7. Prosedur audit yang dihasilkan
memberikan manfaat ekonomi dan sosial
pengambilan keputusan
25

Prepared By Raka Fauzan Akbar

26

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Audit Expectation Gap

27

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Definisi
Gaps antara auditor dan pengguna jasa audit
Stakeholder Agency Theory Level 2
Political power dapat memengaruhi manajemen

dapat mengetahui informasi keuangan yang lebih


baik
No political power
Dengan adanya hal ini, maka menyebabkan
ekspektasi pekerjaan audit akan berbeda antara
stakeholder yang memiliki political power dan yang
tidak memiliki potical power

28

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Penyebab gap ekspektasi


audit, dan solusinya
Lihat figure 18.1 hal 757

29

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Ketidakcukupan kinerja
Kurangnya kemampuan auditor
Lack of care, knowledge, and experience
Kompleksitas bisnis klien + kurangnya kemampuan

Kurangnya independensi
Auditor melayani dua pihak, shareholder dan kantor

akuntan publik
Shareholder hubungannya dengan penugasan audit,
fee audit
Kantor akuntan publik hubungannya dengan perlu
dibentuknya kerangka konseptual penugasan audit,
remunirasi auditor, dan praktek yang ada pada kantorkantor yang sejenis
Hal ini berpotensi menyebabkan sebuah trade-off, antara
bisnis dan independensi yang dimiliki auditor
30

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Ketidakcukupan Standard
Definisi
Gap antara ekspektasi apa yang perlu dilaksanakan oleh

auditor dan apa yang telah diatur dalam hukum regulasi


dan aturan profesi yang ada

Fraud
ISA 240
Pendeteksian dan pencegahan fraud tanggungjawab
manajemen,; auditor hanya bertanggungjawab
memberikan opini saja, tidak mempermasalahkan fraud

Going Concern
Auditor perlu menilai kecukupan bukti audit atas asumsi

going concern yang disiapkan manajemen,; tugas auditor


hanya sebatas mendeteksi salah saji material dan auditor
tidak bisa memprediksi kondisi organisasi di masa depan
31

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Unreasonable Expectations
Peran auditor dalam publik
Awalnya, gap yang ada hanya pada small dan large

shareholders (political power dan non political


power)
Auditor perlu memperluas tanggungjawab auditnya,
yaitu kepada calon potensial pemegang saham,
pemegang saham saat ini, dan calon potensial
kreditur
Cost and Benefit
Cost
Search for fraud

Benefit
Expectations gap closed or reduced
32

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Audit Quality

33

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Framework for audit quality


Five drivers
Budaya yang ada dalam kantor akuntan publik
Kualitas audit dihargai, fokus kepada kepentingan publik,
memastikan waktu dan sumber daya yang tepat, tidak
mementingkan financial interest
Skill dan kualifikasi dari parter dan staff di KAP
Experieced; supervisor; mentoring process

Efektivitas proses audit


Terdapat audit plan; mendapatkan bukti audit yang cukup
dan tepat; bebas financial interest
Kehandalan dan kegunaan laporan audit
Opini audit dan isi di dalamnya memuaskan (berkualitas)

Faktor eksternal lainnya diluar kendali auditor


Struktur tata kelola entitas
34

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Transparancy Reporting
Bertujuan untuk menginformasikan kepada

stakeholder agar dapat memahami


prosedur quality control dan independensi
dari KAP
Sehingga dapat mengurangi ekspektasi gap

audit yang ada antara more informed dan


less informed stakeholders laporan lebih
handal dan relevan tidak ada kecurigaan
atas hasil laporan audit
Cek hal 772 untuk ceklist content of

transparancy
35

Prepared By Raka Fauzan Akbar

Monitoring audit quality


Tujuan
Mengawasi dan memberikan perbaikan pada kualitas

audit dan kebijakan dan prosedur yang membantu


proses audit yang dilakukan oleh KAP
Apa saja yang direview / monitoring ?
Internal communication (top-down)
Laporan transparansi
Metodologi audit, pelatihan, guidance
Evaluasi kinerja dan permasalahan sumber daya manusia
Independensi dan kode etik
Penilaian resiko atas suatu client dan penerimaan/penolakan klien
Konsultasi dan review
Pengawasan kualitas audit
Pengawasan di bidang lainnya yang mmebutuhkan penekanan

tertentu
36

Prepared By Raka Fauzan Akbar