Anda di halaman 1dari 7

SEJARAH ARSITEKTUR

MESIR
Kelompok 1
Muamar A. Helingo
Wisnu Abdullah

F 221 12

F 221

Nurhayati Kamaruddin

F 221 14 003

Dinda Aprilia F 221 14 008


Ahmad Syafii F 221 14 017
Muh. Rahmansyah Alfian F 221 14 027
Rezky R. Fattah

F 221 14 033

Muhammad Reyza

F 221 14 046

Muhammad Roni F 221 14

Perkembangan Kebudayaan Mesir


Perkembangan peradaban

Sebagian besar masyarakat


mesir purba hidup sebagai
petani. Karena daratan
rendah Sungai Nil memiliki
tanah yang subur.

Ditemukannya pola
grid/geometri untuk batas
tanah dan kanal.
Kondisi alam bantaran Sungai Nil
yang berupa lembah perbukitan
batu baku kapur juga merupakan
sumber bahan batuan putih untuk
pembangunan
piramid,
spinx,
maupun kuil. Paduan antara bahanbahan alam tersebutlah
yang
membuat
karakter
Arsitektur

SISTEM KEPERCAYAAN
Menganut pola keabadian : kematian adalah kelanutan kehidupan di alam lain.
Percaya pada dua keberadaan : materi tubuh dan spirit jiwa.
Kepercayaan melahirkan ritus yang rumit: mati di mummy, makam dilengkapi
barang kesukaan dan bahkan terdiri dari ruang-ruang fungsinal lengkap dengan
perabotan.
Dalam kematian terus dipuja, dibuat patung relief dan lukisan di dinding makam
yang mengisahkan sang arwah (Sistem ini untuk membawa mayat dalam
kehidupan yang abadi) Arwah bertemu dengan Dewa Amon Ra.
Masyarakat Mesir percaya bahwa manusia terdiri dari bagian fisik dan spiritual. Jadi
setelah kematian aspek spiritual mereka akan lepas dari tubuh dan mencari tubuh
fisik mereka dalam bentuk lain seperti patung dll untuk pulang. Oleh karena itu
masyarakat mesir purba menyembah patung-patung yang diletakan di ruang
ditengah sebuah kuil atau menyembah patung dirumah mereka

Karakteristik Arsitektur Mesir

Bah an yan g d i gu n akan


u ntu k
bangunan berupa bata
lumpur
yang dipang gang, batu kapur, atau
batu granit karena padasaat itu
terjadi kelangkaan kayu.

Bangunan dominan simetri

Besaran struktur besar, dinding


miring dengan sedikit bukaan.

Bangunan padaumumnya
d i f u n g s i k a n s eb a ga i
kegiatan ritual

keagamaan.
Dinding eksterior dan interior, serta
kolom dan dermaga, ditutupi dengan

hieroglif
dan
gambar-gambar
lukisan-lukisan dinding` dan ukiran
yang dicat warna-warna yang
cemerlang.

Bangunan Arsitektur Mesir


Banguna Mesir mempunya 3 karakte
n

Banguna rumah tinggal biasa

Banguna untuk Dewa kuil


n

Bangunan makam
Firaun /
Raja dewa yang
untuk
sudah
meningga (rumah
abadi/
l

Piramid)

orang hidup yang


nuntuk
berstrata : istana rumah
bangsawan
,
rakya
,
ruma t
biasa
h

KUIL
Kuil Mesir
banguna untu penyembahan
dewa-dewi
mengenang
pada
Mesir Kuno dan dan
di wilayahadalah firaun-firaun
n
k zaman
resmi
wilayah yang
ruma
dewa-kekuasaan
ata rajamerek
hormat
Disana orang
beradabag
dibawah
Mesir. yan
Kuil-kuil
tersebut
dipandang
orangi Mesir
melakukan
h
dewi
u
raja rituag fungsia
i.utam dar
, agam- Mesi
sebagai
rumahberbagai
l,
fungsi
a
i
a
r

Banguna Kui terba dala 2 type


n
l
gi
m
:

Tipe
Temple
yang
sebagai fungsinya tempat
Cultperibadatan dan
pemujaan langsung ke
dewa

Tipe Mortuary
yan
dibangun untuk g
temples
mengabadikan dan
memuja seorang Firaun
yang meninggal

DAFTAR KUIL DI MESIR


KUIL PEMUJAAN (CULT TEMPLE)

Medinet Habu

Kuil Kom Ombo


Kuil Philae Kuil
Edfu Luxor Temple
Karnak