Anda di halaman 1dari 20

Morning Report

Senin, 26 september 2016

Identitas Pasien
Nama : Tn. K
Usia : 79 tahun
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : grujugan rt 02 rw 3 singosari kec.
ambal kab. Kebumen
Pekerjaan : buruh tani
Agama : Islam
Suku
: Jawa

Identitas pengantar
Nama : Tn. S
Usia : 57 tahun
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : grujugan rt 02 rw 3 singosari kec.
ambal kab. Kebumen
Pekerjaan : pensiunan TNI
Agama : Islam
Suku
: Jawa

Alloanamnesa
Pasien dibawa ke RSJ Soeroyo oleh anaknya karena 2 hari pasien
mengamuk dan banyak bicara sendiri.
5 hari SMRS pasien mulai mengalami perubahan sikap. Saat anak pasien
hajatan di rumah pasien mengatakan sedang tirakatan dengan diam
dan menyendiri. 2 hari setelah hajatan pasien mulai bicara sendiri dan
lebih sering menasehati ke anaknya untuk minta ampun kepada ALLAH.
Dan pasien mudah tersinggung bahkan kadang mengamuk jika tidak
sesuai dengan pendapatnya. Namun tidak sampai melukai orang lain.
Pasien setiap hari nya tidak memiliki aktivitas lebih suka tidur dan
bermalas malasan
Pasien tidak dapat merawat diri, mandi di mandikan anaknya. Nafsu
makan menurun.
Pasien tinggal dengan istrinya yang sedang sakit patah tulang pinggang.
Dari tahun 1993 pasien tinggal dengan anaknya di kalimantan. Dan
pasien pernah mempunyai gejala yang sama namun anak pasien yang
mengantar tidak paham jelas dengan yang dialami pasien di kalimantan.

Autoanamnesa
Pasien menyangkal dirinya sakit dan tidak
tahu alasan dibawah ke RSJS
Pasien mengatakan dirinya menjadi wali
nikah putrinya.
Pasien mengaku sebagai Nabi Muhammad.
Pasien menyangkal adanya melihat sosok
tetangga yang akan melukainya,
mendengar bisikan (-)
Pasien tidak mau minum obat

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat Psikiatri
Pasien pernah mempunyai gejala seperti sekarang saat di
kalimantan (namun dari anaknya tidak mengetahui persis
kapan dan bagaimananya)
Riwayat Medis Umum
Pasien tidak memiliki trauma kepala, demam tinggi,
kejang, riwayat hipertensi, dan kencing manis.
Riwayat Penggunaan Zat Psikoaktif
Pasien merokok, tidak pernah mengonsumsi minuman
beralkohol ataupun obat terlarang

Riwayat kehidupan
1.

Riwayat Pendidikan

pasien tidak lulus SD


2.

Riwayat Pekerjaan

Sebagai buruh tani selama di jawa


3.

Riwayat Pernikahan

Pasien sudah menikah


4.

Riwayat Pelanggaran Hukun

tidak ada

5. Riwayat Aktivitas Sosial


Pasien mudah bergaul dengan teman sebaya dan memiliki
banyak teman, sebelum pasien sakit, pasien aktif di kegiatan
karang taruna
6. Riwayat Kehidupan Beragama
Pasien beragama Islam, namun sejak sakit menjadi jarang
sholat
7. Riwayat Psikoseksual
Pasien berpakaian selayaknya laki-laki, bertingkah laku seperti
laki-laki dan merawat diri dengan baik
8. Riwayat Situasi Hidup
Pasien merupakan anak pertama dari 9 bersaudara, sekarang
tinggal
dengan istrinya.

Genogram

PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran : Compos mentis (GCS 15)
Tanda-tanda vital
TD

: 140/80 mmHg

Nadi

: 111x / menit

Pernafasan

: 27x / menit

Suhu

: 36,6 oC

PEMERIKSAAN
PSIKIATRI

STATUS MENTAL
1. Deskripsi umum
a. Sikap dan tingkah laku : non
kooperatif, normoaktif
b. Jenis Kelamin
sesuai umur

: laki-laki

c. Pakaian dan rawat diri :


berpakaian, rawat diri baik
2. Perhatian
: tidak mudah di tarik,
dan tidak Mudah di cantum
3. Hubungan jiwa
4. Mood
5. Afek

: Mudah

: Eutimik
: inAppropiate

STATUS MENTAL
6. Bentuk pikir

: Realistik

7. Isi pikir

: waham kebesaran

8. Proses pikir

: miskin ideas

9. Bicara

: remming, koheren

10. Gangguan persepsi : Halusinasi auditorik (-),


Visual (-)
11. Orientasi O/W/T/S: buruk/baik/buruk/buruk
12. Tilikan

: derajat 1

SINDROM
Sindrom skizofrenia :

waham kebesaran

DIAGNOSIS BANDING
F.20.0 Skizofrenia Paranoid
F.20.3 Skizofrenia tak terinci

DIAGNOSIS MULTI AXIAL


Aksis I

: F.20.3 skizofrenia tak terinci

Aksis II

: Z.03.2

Aksis III : Tidak ada diagnosis


Aksis IV : tidak ada diagnosa
Aksis V

: GAF 60-51

TATA LAKSANA

TATA LAKSANA
Psikofarmakologi
Injeksi lodomer 1 amp
Risperidon 2x2mg
THP 2x2 mg
Rawat inap UPI P

PROGNOSIS
Kesimpulan Prognosis :
Ad Vitam

: Dubia ad bonam

Ad Sanationam : Dubia ad bonam


Ad Functionam : Dubia ad bonam

TERIMA KASIH