Anda di halaman 1dari 14

HIDROLIKA

Saluran Terbuka

JENIS SALURAN TERBUKA


Klasifikasi saluran terbuka berdasarkan asal usul
1. Saluran Alam (Natural Channel)
Contoh : Saluran Sungai
2.

Saluran Buatan (Artificial Channel)


Contoh : Saluran Drainase, Saluran irigasi

Klasifikasi saluran terbuka berdasarkan konsistensi


bentuk penampang dan kemiringan dasar
3. Saluran Prismatik (Prismatic Channel)
4. Saluran Non Prismatic (Non Prismatic Channel)

JENIS SALURAN TERBUKA

Saluran Prismatik : Saluran yang bentuk


penampang melintang dan kemiringan
dasarnya tetap. Contoh : Saluran
Drainase, Saluran Irigasi

Saluran Non Prismatik : Saluran yang


bentuk penampang melintang dan
kemiringan dasarnya berubah-ubah.
Contoh : Sungai

JENIS SALURAN TERBUKA


Klasifikasi Saluran Terbuka berdasarkan Geometri
Penampang Melintang :
1. Saluran berpenampang segi empat
2. Saluran berpenampang trapesium
3. Saluran berpenampang segi tiga
4. Saluran berpenampang lingkaran
5. Saluran berpenampang parabola
6. Saluran berpenampang segi empat dengan ujung
dibulatkan
7. Saluran berpenampang segi tiga dengan ujung
dibulatkan

GEOMETRI PENAMPANG MELINTANG


SALURAN
1.

2.

3.

Saluran alam : tidak beraturan,


bervariasi dari bentuk parabola hingga
trapesium
Saluran buatan terbuka : beraturan,
berpenampang segi empat, segi tiga,
trapesium, lingkaran, parabola
Saluran buatan tertutup : beraturan,
berpenampang Lingkaran,
bujursangkar, elips

UNSUR-UNSUR GEOMETRI PENAMPANG


SALURAN

Kedalaman Aliran (y) : jarak vertikal titik terendah dasar


saluran hingga permukaan air
Lebar dasar (B) : Lebar penampang melintang bagian
bawah
Kemiringan dinding (m) : Angka penyebut pada
perbandingan antara sisi vertikal terhadap sisi horisontal
Lebar puncak (T) : Lebar penampang saluran pada
permukaan air

UNSUR-UNSUR GEOMETRI PENAMPANG


SALURAN
Luas Basah (A) : Luas Penampang melintang yang
tegak lurus aliran
Keliling Basah (P) : Panjang garis perpotongan dari
permukaan basah saluran dengan bisdang
penampang melintang yang tegak lurus arah aliran
Jari-jari Hidraulik (R) : Perbandingan antara luas
basah (A) dengan keliling basah (P)
Kedalaman Hidraulik (D) : Perbandingan Antara Luas
Basah (A) dengan keliling Lebar Puncak (T)
Faktor Penampang (Z) : Perkalian Antara Luas Basah
(A) dengan akar kuadrat dari Kedalaman Hidraulik (D)

UNSUR-UNSUR GEOMETRI PENAMPANG


SALURAN
Untuk penampang melintang bentuk segi
empat maupun segi tiga, maka unsur
geometriknya adalah identik. Yang
berbeda hanya harga B dan m
Untuk segi empat nilai m = 0
Untuk segi tiga nilai B = 0

Distribusi kecepatan
Distribusi kecepatan pada suatu tampang saluran bervariasi
pada setiap titik. Hal ini disebabkan karena adanya tegangan
geser pada dasar dan dinding saluran dan juga karena
keberadaan permukaan bebas.

Distribusi kecepatan pada beberapa


penampang saluran

Tipikal variasi
kecepatan terhadap

CONTOH SOAL

SOAL
1.

Lihat Penampang trapesium di bawah


ini : Hitung nilai A, P, R, T, D dan Z

SOAL
Lihat Penampang lingkaran di bawah ini :
Hitung nilai A, P, R, T, D dan Z jika y = 0,3
m