Anda di halaman 1dari 15

Siti sakdiah, SKM

Dambaan bagi setiap individu yang


sadar akan kepentingan kesehatan,
keamanan dan kenyamanan kerja.
Bekerja dengan selamat dan aman
berarti menurunkan resiko
kecelakaan.

Laboratorium adalah tempat dimana


melakukan percobaan.
Percobaan menggunakan berbagai bahan
kimia, peralatan gelas dan instrumentasi
khusus
kecelakaan.
bila dilakukan dengan cara yang tidak tepat.
Kecelakaan
kelalaian/kecerobohan
kerja,
cedera, dan bahkan bagi orang
disekitarnya

Setiap bahan kimia berbahaya,


namun tidak perlu merasa takut
bekerja dengan bahan kimia bila
tahu cara yang tepat untuk
menanggulanginya.
Berbahaya ialah dapat menyebabkan
terjadinya kebakaran, mengganggu
kesehatan, menyebabkan sakit atau
luka, merusak, menyebabkan korosi
dsb.

Peralatan dan cara kerja

Peralatan laboratorium berbahaya bila


menggunakannya tidak tepat
Banyak peralatan lab.
Gelas
mudah
pecah
melukai tubuh.
Proses pemanasan suatu larutan,
gunakan batu didih
untuk mencegah terjadinya proses didih
yang menyebabkan larutan panas itu
muncrat kemana-mana.

Bersikap tanggung jawab


Ikuti semua peraturan tertulis dan tidak
tertulis dengan baik. Jika anda tidak
mengerti suatu peraturan atau suatu
prosedur, BERTANYALAH KEPADA DOSEN ANDA
SEBELUM MELANJUTKAN AKTIVITAS ANDA.
Ketika memasuki ruangan, jangan menyentuh
peralatan, bahan kimia, atau material
lainnya di daerah laboratorium sampai anda
diperbolehkan.
Hanya lakukan percobaan yang sudah
diijinkan oleh dosen.

1.Dilarang bekerja sendirian di laboratorium,


minimal ada asisten yang mengawasi. Saat
MELAKUKAN PEMERIKSAAN, mahasiswa tidak
boleh meninggalkan laboratorium KECUALI ada
orang lain yang tahu tentang PEMERIKSAAN
TERSEBUT dan dapat menangani kegiatan
tersebut. Pada PEMERIKSAAN yang
MENGGUNAKAN ALAT DAN REAGEN berbahaya,
maka paling sedikit dua orang yang harus ada.
2.Dilarang bermain-main dengan peralatan
laboratorium dan bahan Kimia.

3.Persiapkanlah hal yang perlu sebelum masuk laboratorium


seperti buku kerja jenis bahan, jenis peralatan, dan cara
membuang limbah sisa percobaan.

4.Dilarang makan, minum supaya tidak ada risiko


terkontaminasi dan Merokok tidak diijinkan di
laboratorium terkait dengan risiko bahaya pernafasan
akibat rokok terkontaminasi dan terkait dengan risiko
percikan api dan ledakan dengan bahan kimia yang mudah
terbakar.
5.Terkait dengan risiko terkontaminasi, wadah yang biasa
digunakan untuk makanan atau barang konsumsi, tidak
boleh digunakan untuk menyimpan atau wadah bahan
kimia, dan juga sebaliknya (makanan tidak boleh
ditempatkan pada wadah yang biasa digunakan untuk
bahan kimia).

6.Jagalah kebersihan meja praktikum, apabila


meja praktiukm basah segera keringkan
dengan lap basah.
7.Jangan membuat keteledoran antar sesama
teman.
8.Pencatatan data dalam setiap percobaan
selengkap-lengkapnya.
9.Berdiskusi adalah hal yang baik dilakukan
untuk memahami lebih lanjut percobaan
yang dilakukan.
10. Jauhkan tangan dari wajah, mata, mulut, dan
tubuh ketika menggunakan bahan kimia atau
peralatan laboratorium.

11.Gunakan peralatan kerja seperti kacamata


pengaman ,sepatu tertutup dan jas
laboratorium.
Saat bekerja di laboratorium, baju kerja yang
nyaman harus dikenakan. jas laboratorium yang
dikenakan berlengan panjang terbuat dari bahan
tidak mudah meleleh.
Jas laboratorium tidak harus dikenakan di
ruangan lain seperti ruang kuliah, perpustakaan,
ruang makan dan lain sebagainya Untuk
menghindari kontaminasi dengan bahan kimia
yang melekat.

12. Dilarang memakai perhiasan yang dapat rusak


karena bahan Kimia.
13. Dilarang memakai sandal atau sepatu terbuka atau
sepatu berhak tinggi.
14. Wanita/pria yang berambut panjang harus diikat.
15. Biasakanlah mencuci tangan dengan sabun dan air
bersih terutama setelah melakukan praktikum.
16. Bila kulit terkena bahan Kimia, janganlah digaruk
agar tidak tersebar.
17. Bila terjadi kecelakaan yang berkaitan dengan
bahan Kimia, laporkan segera pada asisten atau
pemimpin praktikum. Segera pergi ke dokter untuk
mendapat pertolongan secepatnya

Bekerja aman dengan bahan kimia

Hindari kontak langsung dengan bahan


Kimia.
Hindari mengisap langsung uap bahan
Kimia.
Dilarang mencicipi atau mencium bahan
Kimia kecuali ada perintah khusus.
Bahan Kimia dapat bereaksi langsung
dengan kulit menimbulkan iritasi (pedih
atau gatal).

Bahan kimia harus disimpan dalam kemasan asli


dari produsen.
Jika wadah lain digunakan, maka haruslah
digunakan pelabelan yang sama.
label dilindungi dari pengaruh bahan kimia dan
dijaga supaya melekat baik dengan cara dilapisi
plastik transparan. Label ini harus terlihat jelas
dan ditulis dengan pencil atau tinta yang
permanen.
Wadah dan botol untuk penyimpanan bahan
kimia harus dibuat dari bahan yang kuat. Wadah
plastik atau gelas sering digunakan.

Untuk penyimpanan bahan kimia yang sangat


sensitif seperti dietil eter yang cenderung berubah
membentuk peroksida yang berbahaya maka gelas
berwarna gelap harus digunakan.
Semua bahan kimia dalam laboratorium harus
diperiksa pada periode tertentu, minimal satu kali
setahun.
Bahan kimia yang mungkin melepaskan racun,
bersifat korosif atau gas-gas yang mudah terbakar,
atau debu perlu dicadangkan hanya dalam jumlah
kecil di lemari asam.