Anda di halaman 1dari 9

BLUE WHITE

SELECTION

h
W

t
a

h
T

?
e

!
!
?

Seleksi

biru putih (blue-white screening)


yaitu salah satu metode untuk
memisahkan sel yang mengandung
plasmid rekombinan dengan sel yang
mengandung plasmid tanpa insert DNA
(DNA Target).

Definisi

Seleksi

biru putih dilakukan untuk


mengetahui keberhasilan proses ligasi
atau keberadaan DNA sisipan.
Metode ini menggunakan media yang
mengandung X-gal dan IPTG (Isopropil
Thiogalaktosida) (Brown TA 1995).
Transforman yang dihasilkan ada yang
berwarna biru dan putih, adanya warna
biru karena senyawa X-gal dalam medium

Kegunaan

Gen

lac Z adalah gen yang mengkode


enzim -galaktosidase yang
menghidrolisis senyawa x-gal dengan
membentuk warna biru.
Disini gen lacZ merupakan tempat untuk
menyisipkan gen akan ditransfer atau
sering disebut sebagai multiple cloning
site (MCS).

Insert disisipkan di pertengahan gen lacZ yang merupakan


penyandi lacZ- subunit dari enzim -galactosidase

Enzim ini dapat memecah substrat seperti X-gal (suatu


galaktosa yang dimodifikasi) menjadi galaktosa dan prechromophore
5-bromo-4-chloro-3-hydroxyindole,
yang
selanjutnya dioksidasi menjadi 5,5-dibromo-4,4-dichloroindigo yang berwarna biru.
Jika gen LacZ ini masih utuh, maka koloni bakteri akan
berwarna biru akibat pengaruh zat warna indigo yang
dihasilkan.
Tetapi jika insert berhasil disisipkan (diligasikan) dengan
vektor, otomatis gen lacZ-nya akan terdisrupsi alias rusak dan
ujung-ujungnya tidak mampu menghasilkan indigo yang
berwarna biru, sehingga koloni bakteri akan berwarna putih.
Jadi hanya koloni putih yang tumbuh pada media yang
mengandung antibiotik dan X-Gal sajalah yang kemungkinan
mengandung gen yang kita transformasikan

Blue White Selection Mecanism

Diagram Mekanisme Blue White


Selection

ih
s
a
K
a
im
r
e
T
n
a
d
n
ia
k
Se

^
_
^