Anda di halaman 1dari 38

PENGKAJIAN ASUHAN

KEPERAWATAN KELUARGA
Bab 3

Keperawatan keluarga merupakan


fragmentasi dari keperawatan komunitas
dengan sasaran utama keluarga.
Keperawatan keluarga merupakan
integrasi dari bidang spesialisasi lain
dalam keperawatan yang berkembang
secara dinamis dengan berfokus pada
praktek,pendidikan,dan penelitian.

Keperawatan keluarga berangkat dari pandangan


sistem kesehatan yang berbasis komunitas dengan
sasaran yang dimulai dari
individu,kelompok,keluarga sampai
masyarakat,namun demikian yang menjadi sasaran
utama adalah keluarga.
Perawat keluarga adalah perawat professional yang
memiliki dedikasi tinggi dengan pemahaman yang
berbasis komunitas, dimana perawat tersebut
dalam memberikan pelayanan berkolaborasi
dengan individu,keluarga dan pemberi pelayanan
lainnya dalam konteks pelayanan kesehatan
utama.

Pengertian asuhan keperawatan keluarga

Asuhan keperawatan keluarga adalah


suatu rangkaian kegiatan yang diberikan
melalui praktik keperawatan dengan
sasaran keluarga.
Asuhan ini bertujuan untuk
menyelesaikan masalah kesehatan yang
dialami keluarga dengan menggunakan
pendekatan proses keperawatan

Tujuan asuhan keperawatan


keluarga adalah ditingkatkannya
kemampuan keluarga dalam
mengatasi masalah kesehatannya
secara mandiri

Tujuan khusus yang ingin dicapai


adalah ditingkatkannya kemampuan
keluarga :
1.
2.

3.

4.

5.

Mengenal masalah kesehatan keluarga


Memutuskan tindakan yang tepat untuk
mengatasi masalah kesehatan keluarga
Melakukan tindakan perawatan kesehatan yang
tepat kepada anggota keluarga yang sakit
Memelihara dan memodifikasi lingkungan
keluarga sehingga dapat meningkatkan
kesehatan keluarga
Memanfaatkan sumber daya yang ada di
masyarakat untuk memperoleh pelayanan
kesehatan sesuai kebutuhan keluarga

Sebelum asuhan keperawatan


keluarga, beberapa persiapan yang
perlu dilakukan oleh perawat :
1.

2.

Menetapkan keluarga yang menjadi


sasaran kunjungan serta menentukan
kasus-kasus yang perlu ditindaklanjuti di
rumah, melalui seleksi kasus di puskesmas
sesuai prioritas.
Menetapkan jadwal kunjungan :
a.

b.

Membuat jadwal kunjungan dan identitas


keluarga yang akan dikunjungi.
Membuat kesepakatan dengan keluarga
tentang waktu kunjungan dan kehadiran
anggota keluarga pengambil keputusan.

3. Menyiapkan perlengkapan lapangan yang


dibutuhkan untuk pelaksanaan kunjungan
antara lain:
a.

b.

c.

d.

e.

Mempelajari riwayat penyakit klien dari rekam


kesehatan keluarga di puskesmas dan pencatatan
lain yang ada kaitannya dengan klien tersebut
Membuat catatan singkat tentang masalah klien
dan keluarga sebagai dasar kajian lebih lanjut di
keluarga
Formulir atau catatan pengkajian keluarga dan
catatan lain yang diperlukan
Kit Primary Health Nursing (PHN) yang berisi
peralatan dan obat-obatan sederhana
Alat bantu penyuluhan

PENGKAJIAN
Pengkajian adalah suatu tahapan ketika seorang
perawat mengumpulkan informasi secara terus
menerus tentang keluarga yang dibinanya.
Pengkajian adalah tindakan pemantauan secara
langsung pada manusia untuk memperoleh data
tentang klien dengan maksud menegaskan
kondisi penyakit dan masalah kesehatan.

Penkajian merupakan suatu proses


berkelanjutan dimana pengkaji
menggambarkan kondisi klien
sebelumnya dan saat ini sehingga
informasi tersebut bisa digunakan untuk
memprediksi kesehatan di masa
mendatang.

Pada kegiatan pengkajian ada


beberapa tahap yang perlu
dilakukan, yaitu :
Membina hubungan yang baik. Hubungan yang
baik antara perawat-klien (keluarga) merupakan modal
utama pelaksanaan asuhan keperawatan.Beberapa hal
yang perlu dilakukan adalah :
2.- Diawali dengan perawat memperkenalkan diri
3.dengan sopan dan ramah
4.- Menjelaskan tujuan kunjungan
5.- Meyakinkan keluarga bahwa kehadiran perawat
adalah untuk membantu keluarga menyelesaikan masalah
kesehatan yang ada di keluarga
6.- Menjelaskan luas kesanggupan bantuan perawat
yang dapat dilakukan
7.-Menjelaskan kepada keluarga siapa tim kesehatan lain
menjadi jaringan perawat
1.

2. Pengkajian awal. Pengkajian ini terfokus


sesuai data yang diperoleh dari unit
pelayanan kesehatan
3. Pengkajian lanjutan (tahap kedua).
Pengkajian lanjutan adalah tahap
pengkajian untuk memperoleh data yang
lebih lengkap sesuai masalah kesehatan
keluarga yang berorientasi pada
pengkajian awal.

Data yang perlu diperoleh dari


pengkajian
1.

Berkaitan dengan keluarga


a.
b.
c.
d.
e.

2.

Data demografi dan sosiokultural


Data lingkungan
Struktur dan fungsi keluarga
Stress dan koping keluarga yang digunakan keluarga
Perkembangan keluarga

Berkaitan dengan individu sebagai anggota keluarga


a.
b.
c.
d.
e.

Fisik
Mental
Emosi
Sosial
Spiritual

Dalam pengumpulan data yang perlu dikaji


adalah :

Data mencakup kepala keluarga (KK),


alamat dan telepon, pekerjaan KK,
pendidikan KK, dan komposisi
keluarga.

tipe keluarga, yang menjelaskan


mengenai jenis/tipe keluarga

35

Laki-laki

Simbol dalam
35
genogram
keluarga
Menika
perem
puan

Cera
i

Pisah
Anak
kandung

Anak kembar
1980
DM

Anak
angkat

aborsi

klien

mening
gal

Tinggal dalam satu

Suku bangsa, yang mengkaji asal/suku bangsa


keluarga (pasangan), dapat digunakan untuk
mengidentifikasi budaya suku keluarga yang terkait
dengan kesehatan.
Agama, yang mengidentifikasi agama dan
kepercayaan keluarga yang dianut yang dapat
memengaruhi kesehatan
Status sosial ekonomi keluarga, status sosial
ekonomi keluarga ditentukan oleh penghasilan seluruh
anggota keluarga .

Aktivitas rekreasi keluarga, yang


dimaksud rekreasi keluarga bukan hanya
bepergian ke luar rumah secara bersama
atau sendiri menuju tempat rekreasi tetapi
kesempatan berkumpul di rumah untuk
menikmati hiburan radio atau televisi
bersama juga bercengkerama.

Riwayat dan tahap


perkembangan keluarga
Tahap perkembangan keluarga
saat ini.
tahap perkembangan keluarga
ditentukan oleh usia anak tertua dari
keluarga inti.

Tugas perkembangan keluarga


yang belum terpenuhi.

Tugas keluarga yang belum terpenuhi dan


kendala yang dihadapi oleh keluarga.

Riwayat kesehatan keluarga inti.


menjelaskan riwayat kesehatan keluarga inti,
riwayat kesehatan masing-masing anggota
keluarga, perhatian terhadap upaya pencegahan
penyakit, upaya dan pengalaman keluarga
terhadap pelayanan kesehatan dalam rangka
pemenuhan kebutuhan kesehatan.

Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya .


Riwayat kesehatan generasi di atas orang
tentang riwayat penyakit keturunan.

Data Lingkungan
Karakteristik rumah -> hasil identifikasi
rumah yang di huni keluarga. Keadaan
rumah akan lebih mudah dipelajari bila
digambar dengan sebagai denah rumah
Karakteristik tetangga dan komunitasnya
-> karakteristik dari tetangga dan
komunitas setempat.

Mobilitas geografis keluarga -> menggambarkan


mobilitas keluarga dan anggota keluarga. Mungkin
keluarga sering berpindah tempat atau ada anggota
keluarga yang tinggal jauh dan sering berkunjung
pada keluarga yang dibina.
Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan
masyarakat -> mengenai waktu yang digunakan
keluarga untuk berkumpul serta perkumpulan
keluarga yang tinggal jauh dan sejauh mana keluarga
berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya.

Sistem pendukung keluarga ->


jumlah anggota keluarga yang sehat
dan fasilitas keluarga yang menunjang
kesehatan. Fasilitas fisik yang dimiliki
anggota keluarga, dukungan psikologis
anggota keluarga atau masyarakat,
dan fasilitas sosial yang ada disekitar
keluarga yang dapat digunakan untuk
meningkatkan upaya kesehatan.

STRUKTUR KELUARGA
Struktur peran -> peran masing-masing angoota keluarga
secara formal maupun informal baik di keluarga atau masyarakat.
Nilai atau norma keluarga -> nilai dan norma yang dipelajari
dan dianut oleh keluarga yang berhubungan dengan kesehatan.
Pola komunikasi keluarga -> bagaimana cara keluarga
berkomunikasi,siapa pengambil keputusan utama, dan bagaimana
peran anggota keluarga dalam menciptakan komunikasi
Struktur kekuatan keluarga -> kemampuan keluarga untuk
memengaruhi dan mengendalikan anggota keluarga untuk
mengubah perilaku yang berhubungan dengan kesehatan.

Fungsi Keluarga
Fungsi ekonomi -> bagaimana upaya
keluarga dalam pemenuhan kebutuhan
sandang, pangan, dan papan serta
pemanfaatan lingkungan rumah untuk
meningkatkan penghasilan keluarga.
Fungsi mendapatkan status sosial ->
upaya keluarga untuk memperoleh status
sosial di masyarakat tempat tinggal
keluarga.

Fungsi pendidikan -> upaya yang dilakukan oleh


keluarga dalam pendidikan selain upaya yang
diperoleh dari sekolah atau masyarakat sekitar.

Fungsi sosialisasi -> hubungan anggota keluarga,


sejauh mana anggota keluarga belajar tentang
disiplin, nilai, norma, budaya, dan perilaku yang
berlaku di keluarga dan masyarakat.

Fungsi pemenuhan kesehatan, tujuan


pengkajian yang berkaitan dengan tugas
keluarga di bidang kesehatan :
a.

b.

c.

d.

e.

Mengetahui kemampuan keluarga untuk mengenal


masalah kesehatan
Mengetahui kemampuan keluarga dalam mengambil
keputusan mengenai tindakan kesehatan yang tepat.
Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan keluarga
merawat anggota keluarga yang sakit.
Untuk mengetahui kemampuan keluarga
memelihara/memodifikasi lingkungan rumah yang
sehat
Untuk mengetahui kemampuan keluarga menggunakan
fasilitas pelayanan kesehatan di masyarakat.

Fungsi religius -> kegiatan keagamaan yang dipelajari dan


dijalankan oleh keluarga yang berhubungan dengan
kesehatan
Fungsi rekreasi -> kemampuan dan kegiatan keluarga
untuk melakukan rekreasi secara bersama baik di luar
dan dalam rumah, juga tentang kuantitas yang dilakukan
Fungsi reproduksi -> bagaimana rencana keluarga
memiliki dan upaya pengendalian jumlah anggota
keluarga.
Fungsi afeksi -> gambaran diri anggota keluarga,
perasaan memiliki dan dimiliki dalam keluarga,
dukungan anggota keluarga, dan bagaimana keluarga
mengembangkan sikap saling menghargai.

Stres dan Koping Keluarga

Stresor jangka pendek dan panjang

Stresor jangka pendek adalah


stresor yanng dialami keluarga dan
memerlukan waktu penyelesaian
lebih kurang 6 bulan.

Stresor jangka panjang adalah


stresor yang dialami keluarga dan
memerlukan waktu penyelesaian
lebih dari 6 bulan.

Harapan Keluarga
Perlu dikaji bagaimana
harapan keluarga terhadap
perawat untuk membantu
menyelesaikan masalah
kesehatan yang terjadi.

PENGKAJIAN FOKUS

Meskipun demikian perawatan perlu


melakukan pengkajian fokus pada tiap
perkembangan yang didasari oleh :
1.

2.

3.

Dalam tiap tahap perkembangan keluarga,


karakteristik keluarga akan berbeda karena ada
perubahan anggota keluarga (dapat bertambah
atau berkurang)
Pada tiap tahap perkembangan, keluarga
mempunyai tugas perkembangan keluarga
yang harus dilakukan
Pada tiap tahap perkembangan keluarga,
kewajiban keluarga berbeda.

Tahapan tahapan pengkajian.


Penjajakan I.
Data umum
- stress dan koping kel
Riwayat & tahapan pertukem harapan
kel
Lingkungan
- data tambahan
Struktur keluarga
- pemeriksaan fisik
Fungsi keluarga

Penjajakan kedua

Ketidak mampuan kel mengenal masalah


kesehatan
Ketidak mampuankeluarga mengambil
keputusan
Ketidak mampuan kel merawat anggt
keluarga
Ketidk mampuan kel memodifikasi
lingkungan
Ketidak mampuan kel memanfaatkan
fasilitas kesehatan.

Analisa data merupakan kegiatan


memilah data dalam proses klarifikasi
dan validasi informasi untuk mendukung
penegakan diagnosa keperawatan
keluarga yang akurat.
Review data yang dapat
menghubungkan antara penyebab dan
masalah yang ditegakkan.
Menghubungkan data yang dapat dari
pengkajian yang berpengaruh kepada
munculnya suatu masalah.

Diagnosa Keperawatan
Keluarga

Diagnosa keperawatan merupakan


kumpulan pernyataan uraian dari hasil
wawancara,pengamatan langsung dan
pengukuran dengan menunjukkan status
kesehatan mulai dari potensial,resiko
tinggi,sampai masalah tinggi.
Diagnosa keperawatan terdiri atas:
1. problem/masalah
2. etiologi/penyebab
3. sign dan symptom/tanda dan gejala

Tipe diagnosa keperawatan

Aktual tidak efektif bersihan jalan nafas


Resiko tinggi resiko tinggi gangguan
integritas kulit
Potensial potensial kehamilan dengan
status kesehatan normal

Prioritas masalah didasari 3 komponen

Kriteria
Bobot
Pembenaran mengacu pada masalah yang
sedang terjadi, baru menunjukkan tanda
dan gejala atau bahkan dalam kondisi sehat.

Kriteria Penilaian
Aktual dengan nilai 3
Resiko tinggi dengan nilai 2
Potensial dengan nilai 1