Anda di halaman 1dari 11

PEMERIKSAAN

TRANSUDAT - EKSUDAT

TRANSUDAT

EKSUDAT

Akumulasi cairan serous


oleh karena proses noninflamasi

Akumulasi cairan dalam


jaringan/rongga tubuh
akibat proses inflamasi

Sebab :
gangguan sirkulasi
Contoh :
gagal jantung, sirosis
hati.

Sebab :
infeksi oleh
mikroorganisme/bakteri
Contoh :
luka bakar, kecelakaan,
trauma, keganasan.

Pengambilan Sampel :
- Aspirasi secara aseptik
- Ditampung dlm tabung yg steril
- Bahan harus segera diperiksa di lab

MAKROSKOPIS

MIKROSKOPIS

KIMIAWI

Jumlah sel

Kejernihan

Hitung
Jenis

Protein
Kuantitatif

Bekuan

Glukosa

Bj

LDH

PEMERIKSAAN
TRANSUDAT - EKSUDAT

Warna

Protein
Kualitatif :
RIVALTA

MAKROSKOPIS

Warna

TRANSUDAT

( Kekuning-kuningan )
( Jernih )

EKSUDAT
Bilirubin Kuning
Darah Merah/Coklat
Pus Putih Kuning dan Keruh
Chylus Putih seperti susu
dan Keruh

MIKROSKOPIS

Spesimen : Cairan Rongga Perut / Ascites

Metode : Bilik Hitung


Tujuan : Untuk mengetahui (Jumlah sel) Leukosit dalam cairan
Ascites.
Prinsip :
Transudat Eksudat diencerkan dengan larutan Turk akan ada sel
leukosit dan dihitung selnya dalam kamar hitung di bawah mikroskop.
Cara Kerja :
- Larutan Turk/NaCl 0,9% diisap sampai tanda 1 tepat
- Larutan Transudat Eksudat diisap sampai tanda 11 tepat.
- Dikocok perlahan dan dibuang cairan beberapa tetes.
- Diteteskan pada bilik hitung dan dihitung sel dalam kamar hitung
pada semua kotak leukosit di mikroskop lensa objektif 10x/40x.
Nilai Normal : <1000/mm3
Jumlah sel Transudat 500 sel/mm3
Jumlah sel Eksudat > 500 sel/mm3

Jumlah Leukosit : >1000/mm3


Pneumoni, infark paru,
pankretitis.

Catatan :
Pengencer NaCl 0,9% digunakan apabila pada
pemeriksaan makroskopik ditemukan adanya
cairan ke arah eksudat dan terdapat bekuan
yang banyak. Namun sebaiknya digunakan
larutan NaCl 0,9% bila ragu membedakanya.
Larutan Turk mengandung asam asetat yang
dapat menyebabkan protein menjadi denaturasi
sehingga terjadi bekuan.

MIKROSKOPIS

Spesimen : Cairan Rongga Perut / Ascites

Hitung Jenis Sel


Metode : Giemsa Stain
Tujuan : Untuk menghitung jenis sel mononuklear dan polinuklear
cairan diduga Transudat atau Eksudat.
Cara Kerjadalam
:
- Apabila cairan jernih maka cairan dilakukan sentrifugasi 5 menit
3000 rpm dibuat hapusan tebal, namun bila cairan sudah keruh dan
berkeping-keping maka dapat langsung dibuat sediaan hapus
tipis/tebal.
- Diteteskan pada objek gelas dan dibuat preparat hapusan tebal
- Di keringkan dan difiksasi selama 2 menit dengan metanol absolut.
- Diwarnai dengan Giemsa selama 15-20 menit.
- Dicuci dan diperiksa dimikroskop lensa objektif 100x dgn oil emersi.

KIMIAWI

Spesimen : Cairan Rongga Perut / Ascites

Uji Rivalta (Protein Kualitatif)


Metode : Rivalta
Tujuan : Untuk mengetahui adanya protein dalam cairan untuk
membedakan antara transudat dan eksudat.
Prinsip : seromusin dalam suasana asam akan mengalami
denaturasi hingga terjadi kekeruhan.
Cara Kerja :
- Dimasukkan 100 mL aqudest ke dalam beaker gelas dan ditambah 1
tetes asam asetat glasial. Atau dimodifikasi dengan asam asetat 1-2%
dimasukkan dalam tabung reaksi sebanyak 3 mL.
- Ditambah 1 tetes cairan transudat eksudat.

(+) Ada Kekeruhan


Eksudat
( -) Tidak Ada Kekeruhan Transudat

Anda mungkin juga menyukai