Anda di halaman 1dari 68

KEDARURATAN

PADA BEDAH ANAK


R.Bagoes Soesilo SpB, SpBA(K), FInaC,FISA
PONTIANAK
14 NOVEMBER 2015

PENDAHULUAN

Beberapa masalah yang biasanya berakhir


dengan suatu tindakan bedah butuh
kemampuan dalam mendiagnosa suatu
penyakit secara akurat.
Banyak kasus2 luput dari pengamatan
seorang dokter karena kurangnya
pengetahuan dan pengalaman fatal
kematian

KASUS-KASUS YANG SERING


DIJUMPAI :

Apendisitis akut
Hernia inkarserata/strangulata
Invaginasi/intususepsi
Omphalokel
Dll.

APPENDISITIS AKUTA
kausa

laparotomi tersering pada anak &


dewasa.
Insidens laki-laki > wanita
Bayi - anak 3 tahun : 15%, meningkat pada
usia 5 tahun dan puncaknya usia 9-15tahun
Diagnosa harus ditegakkan dini dan tindakan
harus segera dilakukan
Keterlambatan diagnosa penyulit perforasi
dengan segala akibatnya.

PATOFISIOLOGI
Awalnya

bukan suatu peradangan


tetapi suatu obstuksi pada lumen
appendiks

hiperplasia jaringan limfoid submukosa


Diit kurang serat
Bentuk appendik

FEKALIT
Sumbatan

keluhan sakit
sekitar umbilikus
epigastrium mual sampai
muntah mirip kel sakit
maag/gantritis.
Suatu saat dapt terjadi invasi
kuman E.coli dan sp.
Bakteroidesperitonitis lokal
kanan bawah suhu tubuh
mulai naik apps akut.

DIAGNOSIS
Sakit

sekitar umbilikus dan epigastrium


disertai anoreksia, mual dan sebagian kasus
dengan muntah.
Beberapa jam kemudian diikuti sakit perut
kanan bawah disertai kenaikan suhu tubuh
ringan.
Keadaan umum penderita terlihat sakit.
PF/.Abdomen : tanda-tanda rangsangan
peritoneal kanan bawah, defans muskuler.

LABORATORIUM
Lekositosis

ringan umumnya pada


appendisitis sederhana.
Lebih dari 13.000/mm3
abses/gangrene/perforasi
Tidak dijumpai lekositosis tidak
menyingkirkan appendisitis.
Hitung jenis pergeseran kekiri.

TERAPI

Operasi sesudah persiapan pra bedah


dikerjakan.

APPPENDEKTOMI

APPENDISITIS AKUTA

APPENDISITIS AKUTA
PERFORATA DG APPENDIKOLIT

APPENDICITIS INFILTRAT

A/ sama spt app.akut, Cuma biasanya


penderita sdh mendapat terapi, dan sudah
beberapa hari - biasa terjadi pada hari ke
4-5.
PF/ teraba massa diperut kanan bawah
Dipastikan dg pemeriksaan USG abdomen

TATALAKSANA

Massa dengan tanda2 akut operasi


Massa dengan tanda2 perbaikan, tindakan
ditunda 3 bulan.

APPENDISITIS KRONIS

Bila dijumpai tanda2 A/. Ada riwayat sakit


perut berulang, gambaran seperti sakit
maag/gastritis kronik curiga appendisitis
kronik.
PF/. Tidak dijumpai tanda2 akut,
abd.dalam batas normal
Buktikan dengan pemeriksaan Ro, Pilihan
adalah APPENDIKOGRAM /Ba-Enema.

RADIOLOGI
Yang menyokong diagnosis appendisitis kronis
adalah :
Non filling appendiks
Fixed appendiks
Iregularitas appendiks
Kinking appendiks/panjang
Retensi Barium sesudah 24 jam

APPENDISITIS KRONIS

APPENDISITIS KRONIS

RO DAN HASIL OPERASI

RO DAN HASIL OP.

TERAPI

Operasi ELEKTIF
Hospitalisasi lebih singkat
Komplikasi/resiko operasi lebih ringan.

ABRIGADO

HERNIA

Protusi organ intra ke ekstra abdomen


melalui tempat lemah/locus minores
resistensi.
Nama berdasarkan lokasi terjadinya herniasi
misal : inguinal, abdominal, umbilikal dll.

HERNIA INGUINALIS

A/. Khas, benjolan hilang timbul didaerah


inguinal, timbul waktu mengejan atau waktu
beraktifitas dan dapat masuk kembali.
PF/. Benjolan dilipat paha, dapat sampai
skrotum terutama waktu bayi menangis. Bila
perlu anak diminta mengejan, benjolan
menghilang terutama waktu tidur.

HERNIA INGUINALIS

HERNIA INGUINALIS
INKARSERATA/STRANGULATAISTILAH !!!

INKARSERATA isi kantong tdk


dapat kembali kerongga
peritoneal karena terjepit
annulus inguinalis gangguan
pasase usus klinis :
kembung, muntah hijau
sampai fekal.

STRANGULATA bila sdh


terjadi gangguan aliran darah
rasa sakit yg terus menerus,
anak rewel/menangis

TERAPI
OPERASI. HERNIOTOMI.
= ligasi prosesus vaginalis peritonei
seproksimal mungkin.
(pd orang dewasa dilanjutkan dg
HERNIORAPHY).
.Lakukan operasi elektif secepatnya setelah
diagnosa ditegakkan potensi terjadi
inkarserata/strangulata dengan komplikasi
yang berat.

HERNIA

HERNIA SKROTALIS

HERNIA SKROTALIS

HERNIA POST URUT, ABSES


SCROTUM.

HERNIA UMBILIKALIS

OPERASI

OMENTUM LENGKET

HERNIA SCROTALIS DEXTRA

MA KASIH

INVAGINASI
Adalah suatu keadaan masuknya suatu segmen
usus ke segmen bagian distalnya yang
Umumnya akan berakhir dengan obstruksi usus
strangulasi.
Insidens :
Dapat terjadi pada semua umur.
70% tejadi pada usia < 1th,
tersering pada usia 6-7 bulan,
laki-laki > anak wanita.

PATOFISIOLOGI

Suatu segmen usus berikut mesenterium atau


mesokolon masuk ke lumen usus bagian distal
oleh suatu sebab.
90% etiologinya tidak diketahui pasti,
biasanya didahului oleh infeksi virus/bakteria
(diare/batuk pilek).
Kausa lain : polip, divertikel Meckel,
neoplasma(leimioma,leimiosarkoma).

DIAGNOSTIK

A/ : batuk pilek atau diare sebelumnya, lalu


kembung disertai adanya bab darah segar
bercampur lendir.
PF/ : Perut kembung, teraba massa seperti
pisang di abdomen dan pada colok dubur ada
darah dan lendir.
USG : gambaran Doughnut sign
Kadang perlu pemeriksaan Ba-enema.

TERAPI

OPERASI
Perbaikan keadaan umum
.Pasang sonde lambung dekompresi dan
mencegah aspirasi.
Rehidrasi, hati-hati tanda dehidrasi kadang-kadang
tidak jelas karena bayi bergizi baik dan sering
malah gemuk.

INVAGINASI

BAYI WANITA 6 BLN,DIRAWAT 2 HARI DI DIAGNOSA


DG DISENTRI KARENA BERAK DARAH DAN LENDIR,
HARI KE 3 DIKONSULKAN KEBAGIAN BEDAH ANAK
DENGAN KEMBUNG.

BAB. DARAH SEGAR + LENDIR

USG INVAGINASI

INVAGINASI

INVAGINASI

INVAGINAT POST RESEKSI

USUS YG NEKROSE

POST OPERASI HARI KE 7.

TERIMA KASIH

OMPHALOKEL
Omfalokel

= exomfalos,-> kegagalan intestine


kembali kerongga abdomen dalam minggu ke10 kehidupan intrauterine.
Defek

ini ditutup oleh lapisan transparan


yang terdiri dari lapisan amnion dibagian luar
dan lapisan peritoneum dibagian dalam ->
minim vaskularisasi -> mudah nekrosis dan
infeksi.
Tali

pusat terdapat pada puncak kantong .

DIAGNOSIS

Cukup dengan melihat defek didaerah


umbilikus dengan bagian yang tertutup
selaput tipis transparan.

Dibagian dalamnya terlihat usus-usus,


sebagian hati,
lambung dan limpa
bergantung pada besarnya defek.

BEBERAPA KEADAAN YANG


PERLU DIPERHATIKAN.

Omfalokel yamg pecah prognosis buruk

Omfalokel dengan diameter < 5 cm pada bayi


aterm umumnya dapat ditutup primer,
prognosis baik.

PEMERIKSAAN RADIOLOGI

Thorak foto penting untuk melihat adanya


aspirasi pneumonia, malformasi jantung dsb.

TERAPI

Pertahankan bayi dalam lingkungan yang


hangat.
Pasang sonde lambung cegah distensi
lambung dan usus2, cegah aspirasi.
Pertahankan selaput omphalokel dalam
keadaan lembab dan steril.
AB profilaksis
Operasi segera lakukan utk menutup defek
sebelum kantong omphalokel terinfeksi.

PERTIMBANGKAN

PEMBEDAHAN prognosis lebih baik dp


terapi konservatif.

Terapi konservatif tidak mencegah proses


infeksi, sering terjadi infeksi silang di RS,
dan perawatannya MAHAL.

OMPHALOKEL

BAYI LAKI2 DG OMPHALOKEL,


HERNIA SKROTALIS BILATERAL

OMPHALOKEL DG
KEL.CONGENITAL LAIN.

PERAWATAN OMPHALOKEL PRA


BEDAH

HARI KE 2 DILAKUKAN
PEMBEDAHAN

POST HARI KE 7

KONTROL SESUDAH USIA 7


BULAN

NEKROSIS USUS

TERAPI KONSERVATIF

VIDEO OMPHALOKEL

TERAPI KONSERVATIF

TERIMA KASIH