Anda di halaman 1dari 5

1.

Apakah koefisien muai panjang


suatu benda bisa berubah
nilainya? mengapa?

Iya bisa berubah karena pertambahan panjang suatu benda


dipengaruhi oleh koefisien muai panjang yang dimiliki oleh benda
tersebut yang besarnya bisa berbeda beda. Lantas apa koefisien
muai panjang itu? Secara definisi dapat dijelaskan bahwa koefisien
muai panjang merupakan bilangan yang menunjukkan berapa cm
atau m bertambahnya panjang tiap 1 cm atau 1 m suatu batang
yang jika suhunya dinaikkan 1 derajat celcius. Semakin besar
koefisien muai panjang benda semakin besar pula pertambahan
panjangnya untuk tiap kenaikan suhu.
Efek-efek yang biasa terjadi akibat perubahan temperatur
adalahperubahan ukuran dan perubahan keadaan bahan.
Perubahan dimensi linierdari suatu objek, seperti panjang, lebar,
atau tebalnya karena adanyakenaikan temperatur 1 derajat
Celcius dinamakan koefisien ekspansi termal linier atau koefisien
ekspansi linier (Astuti, 2009).

3. Suatu kalorimeter berisi es


sebanyak 36 gram pada suhu -60C.
Kapasitas kalor kalorimeter ialah 27
kal/0K Kemudian ke dalam kalorimeter
itu dituangkan alkohol pada suhu 500C
yang menyebabkan suhu akhir menjai
8 C. Maka massa alkohol dihilangkan
adalah

JAWAB :

Diketahui :
Ces : 0,5 kal/g.K
L = 80 kal/gr
Mes = 36 gram
Tes = -60 C
C = 27 kal/K
c alkohol = 0,58 kal/gr.K
T alkohol = 500 C
T campuran = 80C

Ditanya :
Massa alkohol ...?
Catetan :
Es akan mengalami :
- Penaikan suhu dari -60C ke 00C
- Es melebur menjadi air
- Air akan naik suhunya menjadi 80C
Alkohol akan mengalami :
- Penurunan suhu dari 500C ke 80C
Kalorimeter akanmengalami :
- Kenaikan suhu dari -60C ke 80C

Azas Black
E1 E 2

Mal Cal Tal Mes Ces Tes Mair Cair Tair Ckal Tkal

Mal (0,58) (50 8) (36) (0,5) (0 (6) 36 80 36 1 (8 0) 27 (8 (6))


Mal (0,58) (42) 18 (6) 2880 288 378
Mal (24,36) 3654
Mal

3654
150 gram
24,36